Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Boots …

[and batik :-) ]

Bawa Bacaan Apa Ya?

Lagi mikir mau bawa bacaan apa untuk perjalanan. Bawa buku paling enak karena gak usah buka-buka notebook yang ngabisin batre dan berat. Tapi, buku juga bikin tebel bawaan. Mau bawa buku yang tipis, gak ada yang bagus. Hadoh.

Buku juga banyak pilihan. Mau bawa yang isinya serius (dan lambat kemajuannya – justru dalam perjalanan ini mungkin saat yang terbaik?) tapi mosok bawa yang serius. Mau bawa yang gak serius, tapi sayang juga waktu yang terbuang. Gimana ya? pusieng …

Good Morning

Selamat pagi …

awaken.
while everybody is fallen.
time is not on my side.
it’s off by a wide margin.

am i turning into a bat?

Good morning

Selamat pagi dari Bandung …

Bike at campus


[dipotret 30 Juli 2010]

Pagi ini ternyata ada kumpul-kumpul “bike at campus” lagi. Karena tidak tahu, saya pakai batik ke kampus. Tapi, tetap saja saya pinjem sepeda dan putar-putar kampus ITB dulu. Asyik juga meskipun agak dingin dan agak angin. Minggu depan pake kaos bike at campus ah.

Sekarang saya sedang baca buku komik “kid stuff” karangan Tita “esduren”. Buku ini, yang disebut “graphic diary” oleh pengarangnya – yang dosen FSRD ITB, berisi cerita sehari-hari yang dialami Tita dan sekeluarganya. Seru juga. :-)

Karena saya gak bisa menggambar, saya menulis blog saja :-) Mungkin suatu saat harus minta bantuan Tita untuk membuatkan gambar untuk tulisan-tulisan di blog saya (atau malah cerita bersambung itu).

Mau?

Ini makan siang kemarin, sate Yayan Gondrong.

Sate Yayan Gondrong

Sate Yayan Gondrong

ID-CERT gathering

ID-CERT gathering 28 Juli 2010

ID-CERT gathering 28 Juli 2010

Beberapa hari yang lalu saya bertanya ke seorang kawan mengapa dia tidak membuat (menulis) buku, padahal tulisannya bagus menurut saya. Dia menjawab bahwa dia merasa belum yakin (belum puas?) akan karyanya. Dia tidak ingin sekedar membuat buku saja. Asal-asalan, gitu.

Menurut pendapatnya, di satu sisi, saat ini banyak sekali penulis buku. Itu bagus, tetapi di sisi lain kualitasnya kurang diperhatikan. Jika semua orang (atau sebagian besar orang) menulis yang biasa-biasa saja, ala kadarnya, mediocre, maka membuat buku menjadi tidak aneh dan tidak menarik. Hmmm… menarik juga.

Saya termasuk yang kurang puas dengan tulisan saya sendiri dan bahkan saya biasanya tidak mau membaca ulang tulisan saya. Malu. Hi hi hi. Kok hanya seperti itu saja sih? Atau kok kata-katanya hanya itu-itu saja. Tidak berkembang. Bagaimana untuk membuatnya menjadi lebih baik?

Salah satu alasan saya mengapa saya membuat blog adalah agar tulisan saya menjadi lebih baik. Jika saya sering menulis, mudah-mudahan semakin lama semakin baik tulisannya. Kan, ada konsep 10.000 jam itu, yaitu untuk menjadi jagoan (master) di satu bidang maka kita harus melewati 10.000 jam atau 10 tahun dulu.

Eh, apakah ini bisa diterjemahkan menjadi 10.000 tulisan original di blog ini ya? Hmm … wah saya belum sampai ke sana. Saat tulisan ini ditulis, saya baru menuliskan 2701 posts (kata halaman statistik). Kalau nge-blog kan sudah dari tahun 2002, berarti sudah 8 tahun. Nah, butuh 2 tahun lagi deh untuk mencapai syarat 10 tahun. hi hi hi.

Masih belajar … Mudah-mudahan suatu saat bisa menghasilkan sebuah masterpiece.

Baru saja saya cek facebakers.com lagi untuk mencari data statistik pengguna facebook di dunia. Kalau melihat data statistik sebelumnya, seharusnya Indonesia sudah melebihi Inggris dari jumlah penggunanya tetapi kok masih ngaco datanya. Coba lihat halaman ini:

http://www.facebakers.com/countries-with-facebook/

Ada yang tidak konsisten di sana. Di tengah-tengah disebutkan bahwa Indonesia berada di urutan ketiga, tetapi di bagian kanan disebutkan bahwa Indonesia berada di urutan kedua. Gimana sih?

Kemudian kalau melihat statistiknya, seharusnya sekarang pengguna di Indonesia sudah menambah 1 juta orang (karena laju penambahannya banyak, sekitar 700 ribu account setiap minggu) tetapi kok sampai sekarang sama saja. Apakah statistik mereka tidak real-time? Apa ada statistik lain lagi yang lebih bagus?

ID-CERT Gathering

Bagi rekan-rekan yang tertarik dengan ID-CERT, kami akan mengadakan kopdar (gathering) dengan topik
IT Security Gathering: Ekspektasi komunitas terhadap ID-CERT

TANGGAL : 28 Juli 2010 (RABU)
WAKTU     : 15:30 – 17:30 BBWI
TEMPAT    : IDC 3D Jakarta, Jl. Duren Tiga Raya 3D, RT 09/RW 05. Jakarta 12760

AGENDA ACARA:

  1. Peluncuran Hasil Riset Internet Abuse 2010, edisi Semester I-2010, oleh Ahmad Alkazimy.
  2. Aktifitas ID-CERT, oleh DR. Budi Rahardjo.
  3. Diskusi: Ekspektasi komunitas terhadap ID-CERT?
  4. Lain-lain?

Format acara: santai

Pendaftaran dapat dilakukan via email ke <ahmad@cert.or.id> atau SMS/Telp ke 0857-1011-4577 dengan menyertakan:
1. Nama Perusahaan/Organisasi    : ______________________________
2. Nama Peserta            : ______________________________
3. Alamat Email            : ______________________________
4. Nomor Telpon/HP yang dapat dihubungi: _______________________

CATATAN:

  1. Sehubungan dengan terbatasnya tempat, setiap perusahaan/organisasi diwakili tidak lebih dari 2 orang.
  2. Mohon untuk melakukan RSVP secepatnya.

Sebuah percakapan yang tercatat di facebook …

Connie ini jek yang dulu di sd ujung itu?

Jek iyaaa … ini connie yang dulu kecil imut-imut?

Connie … hi3 … iya … apa kabar jek? sibuk apa?

Jek baek2. sibuk kuliah con. sekarang kamu sibuk apa?

Connie sama jek. sibuk urusan sekolahan. kapan2 ketemuan yuk?

Sar eh, connie, kamu kenal jek juga?

Connie … sarrrr … apa kabar? waaa .. iya dulu jek sama aku sekelas di sd. udah lama gak ketemu. gak nyangka bisa ketemu di sini. waaa… kapan ketemuan ya jek?

Percakapan masih berlangsung, tetapi sar merasa ada rasa yang kurang suka. Terutama karena connie ngajak jek ketemuan. Bahkan dalam percakapan mereka pun dia kok maksa ketemuan dengan jek. Dia dicuekin aja. Grrr … tapi, bagaimana ya? Mudah-mudahan mereka tidak bisa ketemuan. Mudah-mudahan jek tidak mau. Ah … tapi bagaimana caranya ya? Tapi, apakah salah connie ngajak jek ketemuan?

Sar berharap agar facebook crash dan tidak bisa diakses selama seminggu, atau sebulan!

[Seri tidak tahukah kau: 10, 9, 8, 7, 6, 5, 4, 3, 2, 1]

Buku Baru

Hari Kamis yang lalu pas pulang dari Jakarta, saya (beserta Andika dan Rully) mampir dulu ke Lawton Coffee di km 72 tol Cipularang. Kedai Lawton Coffee ini memang jarang ditemui. Kopinya asyik juga. Smooth. Dan yang penting cocok dengan perut saya :-)

Kedai ini tidak terlalu ramai. Bahkan ketika kami datang ke sana, tidak ada pembeli lain. Ketika kami mau pulang baru ada yang datang lagi.

Di tengah-tengah kedai ternyata ada display buku yang di-sale. Dasar penggemar buku. Otomatis saya lihat-lihat. Bukunya tidak banyak. Nampaknya mereka sedang bereksperimen jualan buku. Katanya buku ini dari Javabooks. Saya mengangguk saja sambil tidak tahu Javabook itu apa? Apakah toko buku di Jakarta gitu?

Akhirnya saya mengambil dua buku:

  • Po Bronson & Ashley Merryman, “Nurture Shock”, Twelve, 2009;
  • Julia Angwin, “Stealing myspace: the battle to control the most popular website in America,” Random House, 2009.

Saya ambil karena harganya yang murah, Rp. 49 ribu. Biaya fotocopy aja lebih mahal dari itu. hi hi hi. Nah, sekarang tinggal cari waktu untuk bacanya. Hadoh.

Tadi siang pesan lotek dengan instruksi, jangan pedas ya. Lotek datang, dan ternyata … pedas. Hadoh. Bukannya saya tidak suka pedas, tapi perut ini yang tidak tahan. Maka terjadilah percakapan seperti ini.

Saya: kok loteknya pedes? kan pesennya gak pedes.
Penjual: gak pedes kok. cabenya hanya satu.
Saya: ?????? [tadinya mau bilang, maksud lo??? he he he]

Untungnya sang penjual mau menggantinya dengan yang tidak pakai cabe. Jadi bingung juga. Apa instruksi saya yang salah ya?

Tulisan Sebelumnya »