Ada sebuah pertanyaan di milis kuliah Konsep Teknologi mengenai legalisasi izin usaha (start-up, maksudnya):
- Kalo kita punya usaha, trus caranya melegalkan badan usaha kita gmny?(lapor ke instansi pemerintah bagian mana)
- Usaha yg bgmna aj yg harus punya izin usaha (industri rumah tangga jugaga?)
- Benar apa nggak, kalo di negeri ini, sulit mendapatkan izin usaha(birokrasi berlapis lah, main amplop lah) apakah benar bgitu?
Itulah daftar pertanyaan yang disampaikan di milis tersebut. Berikut ini adalah jawaban dari saya.
Izin usaha sebetulnya sangat mudah, yaitu tinggal membuat perusahaan (PT) secara resmi ke notaris. Anda tinggal pilih nama perusahaan dan bayar notaris. Selesai. Tapi sebelum melakukan hal ini saya sarankan untuk pikir-pikir dahulu.
Setelah perusahaan terbentuk maka Anda harus membayar pajak! Ini salah satu masalah utama. Bukannya kita tidak ingin membayar pajak, akan tetapi usaha belum mulai sudah harus mendapat beban. Di beberapa tempat (technopark) di luar negeri ada kemudahan dimana perusahaan yang dibangun di technopark yang bersangkutan dibebaskan dari membayar pajak selama beberapa tahun. Bagaikan bayi yang baru melajar merangkak, seharusnya jangan dipaksa untuk berdiri, apalagi berlari. Seharusnya biarkan perusahaan itu hidup dan besar dahulu baru setelah itu diwajibkan untuk membayar pajak. Masalah membayar pajak ini bukan semata-mata besar uangnya, akan tetapi kerepotan dalam mengerjakannya. Maklum, ini perusahaan start-up yang belum memiliki SDM khusus untuk menangani hal tersebut.
Untuk mendaftarkan perusahaan di notaris membutuhkan biaya. Sayang uang ini jika tidak dimanfaatkan secara maksimal. Mengapa buang-buang uang jika tidak dibutuhkan?
Kemudian ada masalah lagi dalam menutup usaha. Jika Anda ingin menutup perusahaan Anda (membubarkan diri) maka ada aturan yang harus diikuti. Tidak semudah itu dalam menutup perusahaan. Oh ya, Anda harus ke notaris lagi yang notabene uang lagi (padahal perusahaannya mau tutup ya?). Di luar negeri, khususnya di Silicon Valley, kemudahan untuk membuka dan menutup perusahaan merupakan salah satu kelebihan mereka.
Oleh sebab itu, sebelum Anda membuat sebuah PT secara resmi, pikirkan matang-matang dahulu. Anda masih bisa melakukan bisnis tanpa membuat PT, yaitu dengan nama Anda sendiri saja. Namun ini ada masalahnya juga. Siapa yang mau berbisnis dengan Anda secara personal? Biasanya perusahaan tidak mau dan tidak bisa karena mereka memiliki aturan internal (untuk menghindari penyalahgunaan jabatan). Usaha yang tidak memiliki badan hukum secara formal akan dianggap sebagai "dolanan" atau main-main. Oh ya, jika Anda tidak memiliki badan hukum formal (PT), Anda pun tetap harus membayar pajak meskipun menjadi pajak pribadi. Jadi tetap saja masalah di sisi ini.
Kembali ke masalah izin, memang ada usaha-usaha tertentu yang membutuhkan izin selain membuat PT-nya. Jika Anda membuat usaha yang terkait dengan lingkungan (seperti membuat pabrik), maka memang Anda harus memiliki beberapa izin. Demikian pula jika usaha Anda terkait dengan keramaian publik (misalnya membuat mall atau bioskop atau tempat keramaian lainnya) tentu saja Anda harus memiliki izin yang lain lagi. Umumnya untuk membuat perusahaan start-up di bidang IT sih tidak perlu izin karena tidak terkait dengan hal tersebut di atas.
Demikian secara singkat tips yang dapat saya berikan untuk pertanyaan tersebut.


Mei 30th, 2006 at 9:19 am
kawan saya yang usahanya sudah tutup.., malah tetap aja disuruh bayar pajak.., piye mas bud?
Mei 31st, 2006 at 11:04 am
Betul mas Budi , di negara kita yang dapat keringanan pajak kan malah para investor besar-besar. Kalau industri yang baru berkembang kan cuma dapat lips service saja dapat kredit murah yang tidak pernah diimplementasikan oleh bank. Lagi pula kredit kan makin membebani industri kecil bukan membantu.
IMO kalau mau memajukan industri kecil mestinya insentif pajak yang diberikan dan ini langsung dapat dikontrol pemerintah/DPR.
Juni 5th, 2006 at 9:21 am
Indonesia gitu itu… sering KECEWAnya ketimbang BANGGAnya
Agustus 22nd, 2006 at 4:02 pm
untuk buka ijin usahanya, berapa biayanya untuk notaris, untuk usaha kecil perorangan ? dan berapa persen pajak dari pendapatan?
apakah 10% ? mohon email david.desanto@yahoo.com
Agustus 22nd, 2006 at 5:34 pm
#4, biaya untuk notaris saya tidak tahu tepatnya. Dahulu waktu saya membuat perusahaan seingat saya adalah sekitar Rp 2 atau 3 juta. (Atau sekitar itu.) Silahkan tanya ke notaris terdekat.
Mereka sangat baik kok. Tapi itu dulu sebelum ada komputerisasi. Mestinya sekarang tetap atau malah lebih murah?
Soal pajak, ada berbagai macam pajak. Pajak untuk jasa konsultasi berbeda dengan kalau menjual produk. Nah yang ini lebih baik tanya ke konsultan pajak. Sebetulnya ada informasi juga dari webnya pajak lho.
Semoga sukses!
Agustus 28th, 2006 at 10:39 am
Mas, kalo saya mo buat usaha Web perlu ijin khusus gak??
Maret 5th, 2007 at 1:42 pm
Mas budi, re mo tanya. aq kn punya usaha sambilan jadi distributor pulsa elektrik. apa harus ada izin usaha juga?
Maret 10th, 2007 at 6:33 am
Rere, terus terang yang seperti ini saya masih gelap. Seharusnya sih tidak usah, tapi … negeri ini memang penuh dengan ketidakpastian (yang menyulitkan orang mau usaha ya).
Maret 11th, 2007 at 12:26 pm
mas bud potonya keren .. wow..
Maret 22nd, 2007 at 11:41 pm
kebetulan lewat, saya lagi lewat karena malam ini lagi cari informasi tentang pengisian PPh21 dan SPT tahunan pribadi profesi saya; notaris
saya akan memberi sedikit komentar ke Mas Budi dan Rere soal pendirian PT (perseroan terbatas); memang sejak jaman Ibu Presiden, sistem pendaftaran PT menjadi elektrik. Lebih cepat, lebih praktis, lebih ada jaminan tidak ada undertable money dibanding sblm sistem manual, tapi untuk soal lebih murah? eit! tunggu dulu!
sekarang, untuk pesan nama aja kena Rp. 350rb+Ppn, trus ada PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Rp. 200rb, trus SP Depkeh (Surat Persetujuan; dulu nama kerennya Surat Keputusan) Rp. 1jt + Ppn, belom lagi biaya pencetakan Berita Negara (liat tebal halaman) biasa sih berkisar Rp. 750rb-an, meski kadang bisa di beri downpayment aja…
yg saya sebut tadi belum termasuk biaya pembuatan akta (Notaris)
trus…ijin domisili (harga ngikuti Lurah Camat masing2) trus pembuatan NPWP, SIUP dan TDP…
ada pencerahan?
Maret 30th, 2007 at 12:14 pm
mas Budi, saya mau tanya kalo saya mau bikin usaha penjualan air minum isi ulang, apa aja yang harus saya lakukan dianggap alat udah ada, trims
Maret 30th, 2007 at 4:11 pm
ya itulah indonesia……blm apa2 sih pengusaha udah dicekik dgn pjk… jgn heran byk pengusaha yg main curang..
April 6th, 2007 at 10:23 am
mas budi, saya mo tanya nih, dalam prosedur mendirikan PT selain badan hukum, izin apalagi Yang harus kita miliki terima kasih atas penjelasannya
April 6th, 2007 at 10:52 am
Untuk Muhammad Isa, ada banyak lagi surat-surat atau izin yang harus anda miliki. Ini biasanya bergantung kepada jenis usaha dan pekerjaan yang akan dilakukan. Lihat jawaban dari “antwork” di atas. Ada NPWP, TDR, TDP, dsb. dsb. dsb.
Ya … terlalu banyak yang harus diurusi ya? Tapi begitulah. Harus tekun untuk mengurusinya. Saya tidak mengurusi ini sendiri, akan tetapi dibantu oleh orang lain (staf lain) sehingga saya bisa fokus kepada content (teknologi, solusi, yang teknislah).
April 6th, 2007 at 5:10 pm
Mas Bud atau antwork mungkin bisa bantu jawab, bedanya CV dgn PT apa sih (yang simple aja) ? Dengan badan usaha CV, kan saya masih membuat usaha di web seperti kaya’ web portalnya jobsbd gitu, jadi gak perlu PT. kira-kira menurut mas Bud badan usaha dalam bentuk CV di dunia web kedengarannya kurang keren ?
Mei 17th, 2007 at 9:56 am
aku mau nanya mahala mana kalau kita buat TP dan buat CV
tolong kasih tau kesaya ya makasih
Mei 17th, 2007 at 9:57 am
aku mau nanya mahala mana kalau kita buat PT dan buat CV
tolong kasih tau kesaya ya makasih
Juni 4th, 2007 at 11:07 am
Mas Budi,saya mau tanya.Kalo mu bikin usaha sport centre (usaha perorangan), kira2 ijin apa aja yang diperlukan? Biaya pengurusannya kurang lebih berapa ya? Trim’s
Agustus 3rd, 2007 at 11:46 am
Pak Budi..
Izin usaha apa yang WAJIB diperlukan untuk start-up company di bidang internet ?
Misal untuk (perusahaan start-up)
1. web developer
2. penyedia content
3. jasa pemasang iklan on-line
Berhubung mereka tidak hanya berkecimpung di dunia online namun juga menjalin kerjasama / kontrak secara off-line dengan perusahaan lain.
Susah juga, belum memulai usaha sudah ditodong pemerintah keparat itu sekitar total 8,5 juta rupiah untuk ijin usaha saja dan tiap bulannya dibebanin pajak pula.
Kapan kita majunya ?
September 6th, 2007 at 11:45 pm
kebetulan lewat lagi…
buat mas Kolil; bikin pt jauh lebih mahal ketimbang bikin cv, karena cv pengurusannya cukup sampe PN (pengadilan) tapi kalo PT bisa berujung jauh ke dephum (dulu namanya depkeh), pengurusan Ijin Domisili, SIUP dan TDP CV juga lebih murah (pdhl sama2 sekedar di ketik di lembar yg sama)
buat mas Wiwit Eko: perbedaan mencolok PT dan CV terletak di”responsibilities”/ tanggungjawab usaha; yg gambaran sekilasnya; kalo kita pake wadah yg namanya PT, seandainya usaha kita merugi, maksimal cuma sebatas sejumlah uang yg sdh kita tulis di akta PT itu, jadi harta pribadi kita (termasuk harta pasangan kita seandainya kita janji sama pasangan ada peleburan harta perkawinan). Kalo CV kita merugi? ada peluang harta pribadi kita akan dihabisi pihak ke III…
soal kekurang kerenan CV (Comanditair Vennotschaap) dibanding PT? gimana kalo pake papan nama spt ini:
PERSEROAN KOMANDITER “SUKSES JAYA”? menurut saya sih engga kalah keren dng PERSEROAN TERBATAS “SUKSES JAYA” kan?
September 19th, 2007 at 3:35 pm
Mas Budi yth
Mohon direferensikan ya mas budi…untuk teman-teman yang mau buka usaha.
Terimakasih
Abdi
08158859558
September 19th, 2007 at 3:36 pm
Kami bergerak dibidang penguruan dokumen perusahaan dengan senang hati membantu anda.
Abdi
http://www.pertison.com
08158859558
Desember 26th, 2007 at 11:14 am
Buat yang mau konsultasi perizinan badan hukum , bisa konsultasi ke sutan@konsletta.com atau liat di web site http://www.konsletta.com
ada juga fasilitas penyewaan alamat ( virtual office ) untuk yang mau buka usaha kecil dan menengah di jakarta, tapi terbentur ijin domisili . ( coz di jakarta izin siup hanya diberikan kepada Badan Hukum yang memiliki domisili usaha di perkantoran, nah yang buat mau jalanin usaha di wilayah perumahan, kami ada solusi nya..
Februari 12th, 2008 at 2:59 pm
Mas Budi, saya baru memulai usaha kecil-kecilan (produk rumah tangga) berupa produk markisa Berastagi asli tanpa bahan kimia / pengawet. Saat ini produk lumayan diterima di pasar (perjualan door to door). Saya ingin memasukkan produk ke supermarket dan toko-toko. Bagaimana dan di mana pengurusan izinnya demikian juga pelabelannya ? Saya berada di Sumatera Utara yang katanya banyak birokrasinya.
Apakah cukup izin dinkes / depkes, apa pula syaratnya ? Terima kasih.
Maret 14th, 2008 at 11:41 am
kang Budi, saya ada keinginan membangun warnet yang notabene masih di daerah pelosok(bukan kota besar seperti bandung/jkt) hanya di dareah Jateng,Sumpiuh. yang sangat sedikit atau bahkan baru 2 warnet aja di daerah ini,dan letaknya pun sangat jauh.
kalau udah sukese sih gpp…
Yang jadi pertimbangan adalah apakah untuk mendirikan warnet kita juga harus bikin badan usaha (CV atau dll) sedangkan seperti diulasan kang Budi juga jelas bahwa baru start up masa harus dibebani dengan pajak..
Gmana ya ?
Maret 19th, 2008 at 11:52 am
usaha di bidang IT kan tidak menghasilkan kebisingan, apakah masih perlu HO? bisa tidak kita bikin CV tanpa HO? Terima Kasih
April 22nd, 2008 at 6:20 pm
Setuju banget dengan tulisan di atas, tapi apa berlaku juga sistem di atas (jalankan dulu usaha) untuk di Indonesia ? dan pemerintah kita apa memiliki pandangan yang sama ? khusus di Indonesia ?
Mei 9th, 2008 at 8:24 am
kalo untuk usaha dagang (UD) katanya lebih murah lagi ya? ada penjelasan ?
Juli 11th, 2008 at 1:08 pm
Mas Budi yth.
saya mau tanya donk..,saya ada rencana mau buka sarana permainan Bilyard, kira2 bisa gak izin usaha pribadi tanpa harus badan hukum…??trus perijinan-nya apa saja yang harus ada kalo mau buka usaha itu..??
trims..
Desember 24th, 2008 at 1:14 pm
mas, solusi buat perusahan iT gimana ‘n harus dari mana dulu dari CV atw PT?…
Trus kira2 modal yang perlu dikeluarin untuk izinnya aza berapa?
Desember 30th, 2008 at 11:01 am
Trimakasih atas infonya, ini akan membantu saya dalam merancang usaha yang akan saya jalankan, sekali lagi terima kasih
Januari 4th, 2009 at 10:54 am
saya bekerja diluar negri, dan ada beberapa teman yang ingin berbisnis di indonesia yaitu retail, misal beli indomaret atau alfa mart. bagaimana langkah membuat nya ?
Januari 22nd, 2009 at 9:29 pm
Bukankah pajak itu dipungut bila ada profit pada perusahaan pak ? klo perusahaan belum profit mas dipungut pajak ? kecuali pajak bumi bangunan x ya…
Januari 22nd, 2009 at 9:30 pm
Bukankah pajak itu dipungut bila ada profit pada perusahaan pak ? klo perusahaan belum profit masa dipungut pajak ? kecuali pajak bumi bangunan x ya…
Februari 9th, 2009 at 12:18 pm
Saya berencana membuat perusahaan konsultan teknik, lebih spesifik untuk perencanaan dan konstruksi serta operasional rumah sakit. gimana ya prosedurnya??
Maret 23rd, 2009 at 12:24 pm
mas izin usaha apa aja sih yang harus dimiliki oleh IKM
Februari 24th, 2010 at 10:29 am
Mas Budi, pengalaman saya papan nama usaha baru dipasang, besoknya sudah ditanya izin usahanya.. sudah bayar pajaknya belum.. dll.. dll.. padahal modal adja belum kembali heheheh HIDUP INDONESIA !!!
Juni 7th, 2010 at 10:21 am
saya ingin bangun biro jasa pengurusan sertifikat tanah, untuk menjadi prusahaan yamg besar, yang dialamnya juga ada pengurusan izin pendirian CV,PT,paspor,dll. izin apa saja yang harus saya punya?
Juni 20th, 2010 at 12:40 am
blogwalking aja mas :p
Agustus 8th, 2010 at 8:51 am
saya mau buat cv, tp bingung gmn cara nya….ijin ya ke notaris apakah bebabna ya trlalu banya ka can susah
Agustus 8th, 2010 at 8:53 am
temen2 minta solusi yg bagus dung sblm aku terjerumus ke salahan fatal
Agustus 14th, 2010 at 1:24 am
Saya punya ush kecil dg mempekerjakan ibu2 RT berjumlah 5 org.Ush saya adalah kerajinan membuat bedcover dari kain sisa Garment yg ada dkt lokasi.Saat ini saya ingin mengajukan izin usaha kategori UKM. kemana sy harus mengurusnya? btk badan usaha yg sebaiknya saya pilih? tks