Saya hanya berlangganan koran Bisnis Indonesia dan Koran Tempo. Koran Bisnis Indonesia saya butuhkan untuk melihat perkembangan bisnis di Indonesia. Bagusnya, tidak ada berita tentang gosip selebritis atau tindak kekerasan. Sementara itu Koran Tempo saya langganani karena (dulu) banyak muatan teknologinya. Eh, sebetulnya saya juga langganan koran Pikiran Rakyat untuk Sabtu dan Minggu saja, supaya kalau mau nonton film bisa tahu jadwalnya.
Rekan-rekan jurnalis sering mengejek saya karena saya tidak suka baca media (baca: koran) konvensional. Ah, bahkan saya pun sudah jarang baca Detik. Biasanya baca kalau ada kawan yang memberitahu ada berita menarik di sana.
Jadi apa bacaan saya? Blog dan agregat blog (seperti Planet Terasi, kadang-kadang juga melihat agregat blog lain seperti merdeka, blogfam, dan lainnya – tapi ini jarang; atau kalau lagi dalam mode narsis, lihat PlanetGBT). Bacaan ini saja sudah menghabiskan banyak waktu saya.
Mengapa saya mengambil pilihan seperti ini? Pertama, mungkin masalah selera saja. Yang kedua, saya merasa berita yang ditampilkan di media konvensional (dan bahkan Detik) cenderung "basi" (basbang, istilah rekan-rekan). Sebuah berita yang melewati proses editorial dan seleksi membutuhkan waktu untuk terbit. Sementara itu blog bisa langsung "terbit" dengan lebih cepat.
Sayangnya media Indonesia kurang tanggap dalam hal teknologi. (Lihat posting Fatih mengenai hal ini.) Ketika media luar negeri sudah menyediakan fitur RSS feed, media Indonesia masih sekedar membuat web site statik. Ah, mungkin memang kami-kami ini adalah para early adopter yang memang selalu mencoba teknologi terdepan.


Juni 25th, 2006 at 6:30 am
Iya nih pak, saya jadi harus bikin parser buat ekstrak isi halaman dari media-media itu… ^__^
Juni 25th, 2006 at 10:37 am
Loh detik.com, kompas.com, dkk. belum support feed yah? Gawat deh… Halo halo redaktur detik.com, kompas.com, dkk., mudah2an ada di antara Anda yang baca posting ini.
Juni 25th, 2006 at 10:38 am
Eh pak Budi, emang gak ada cara yang lebih gampang untuk cari tahu jadual bioskop selain langganan Pikiran Rakyat? Sepertinya kok sayang langganan koran cuman buat cari jadual film.
Juni 25th, 2006 at 11:12 am
Gak pakai skrip ‘detikusable’-nya Dody?
Juni 25th, 2006 at 4:49 pm
langganan PR untuk liat jadwal film/iklan mini. langganan kompas untuk lihat lowongan pekerjaan.
Juni 25th, 2006 at 7:37 pm
iyah nih pak budi, kan ada http://www.21cineplex.com kalo mau liat jadwal filem, udah diberentiin ajah PR nya hehehehe…
Juni 26th, 2006 at 12:16 am
kalo di http://www.detikinet.com, udah lama tersedia layanan rss
-dbu-
Juni 26th, 2006 at 12:18 am
ups… lupa ngasih tau url untuk rss detikinet.
ada di http://detikinet.com/index.php/feed
trus kalo mau tau beberapa behind-the-story pengembangan detikinet, bisa ditengok di blog http://detikinet.wordpress.com
mudah2an bermanfaat.
-dbu-
Juni 27th, 2006 at 11:23 am
setahu saya, http://www.mediaindo.co.id sudah ada RSS feed-nya pak. (itu kalo masih mau baca MI ya…hehehe)
Juni 27th, 2006 at 9:38 pm
Tapi kendalanya jelas di biaya untuk akses informasi melalui dunia maya tidak semurah melalui media konvensional