Pagi ini saya putuskan untuk berjalan cepat di thread mill saja. Sebetulnya bisa jalan keluar, akan tetapi agak angin. Di rumah pun situasinya enak kok. Jadi tetap saya putuskan untuk menggunakan thread mill di ruang baca (den) saja.
Target saya adalah thread mill selama 15 menit. Pasang iPod nano untuk menguatkan hati. (More on this later.) Baru berjalan 3 menit, sudah merasa capek. Hmm… did I make a mistake of picking thread mill? Kalau tadi jalan di luar ada banyak pemandangan yang tidak membosankan. Aduh salah pilih nih. Bagaimana ya? Berhenti saja dan pindah ke luar? Bagaimana kalau nanti berhenti dan malah nggak jadi? Rugi juga nggak olah raga.
Sambil menimbang-nimbang ini saya teruskan berjalan cepat. Lima menit lewat. Masih terus berpikir. Sudah terlambat untuk berganti haluan. Tinggal 10 menit lagi kok. Ok. Teruskan saja! Untung ada iPod nano ini. Perhatian bisa sedikit teralih dengan mendengarkan lagu-lagu dan membayangkan lagu itu. (Untuk kali ini saya ambilkan lagu-lagu soul atau R&B yang menhentak. Biasanya saya gunakan lagu Rock.) Ah … ini dia manfaat dari iPod. Dia betul-betul sangat membantu saya.
Sepuluh menit! Hore! Tapi kemudian muncul perasaan baru. Hmm… 10 menit sudah cukup. Toh ini bukan ujian. Cukup saja. Lain kali 15 menit. Sekarang 10 menit saja. Toh keringat juga sudah mulai muncul. 10 menit kan 2/3 dari target. Lumayanlah. Orang lain juga nggak olah raga kok. Ternyata mendekati akhir justru cobaan makin berat. Makin banyak pembenaran yang muncul di kepala, dan memang nampaknya logis juga. Di sinilah letaknya peranan bathin dan keteguhan hati.
Aku harus bisa! Aku harus bisa! Tinggal sedikit lagi kok. Kok menyerah. Maka dengan sekuat tenaga (dan mencoba berbagai trik, seperti mengikuti nyanyian lagu, melihat ke sekeliling yang sebetulnya indah juga, melihat kelinci, tanaman, dan seterusnya). Ini bukan sekedar 15 menit. Ini merupakan ujian. Kalau hanya ujian sekecil ini saja sudah menyerah, bagaimana dengan ujian yang lebih besar dalam kehidupan sehari-hari? (Muncul suara lagi: Ya, tapi ini kan hanya thread mill! Nggak usah ngaco. Berhenti saja kek! Nggak ada yang lihat kok.)
No! I won’t give up!
Akhirnya terselesaikan juga 15 menit (dan bahkan lebih sedikit). I won! Ada perasaan senang telah berhasil mengalahkan diri sendiri.
Keteguhan hati seperti ini muncul dalam berbagai bentuk; sekolah yang tak kunjung selesai, puasa yang hampir pada masa penghujung, pekerjaan yang hampir selesai, kesetiaan, dan masih banyak ujian diri lainnya. Semuanya merupakan ujian yang sangat berat. Sangat mudah mencari pembenaran. Berhenti dulu … (dan untuk selamanya).
Bertahanlah kawan. Garis finish sudah di depan mata. Bertahanlah …
Mungkin keteguhan hati dapat terbantu bila ada motivasi..
Memang sih..workout dengan menggunakan treadmill, jogger dan alat-alat kebugaran lainnya yang indoor butuh motivasi yang kuat. Diantaranya mungkin ingin loss weight, ketakutan akan kadar gula darah yang sering kita abaikan, menjaga kadar kolesterol darah..dsb..dsb..dan tentu ing bugar itu sendiri..
Tapi pada umumnya sih..biasanya kalau belum ada keluhan biasanya kita cuek-cuek aja..sambil bilang pada diri sendiri..gue masih muda koq..ngapain juga capek-capek..hik..hik..
Congrats…. ^_^
saya juga gitu..saya usahakan setiap minggu sekali naik ke kantor naik sepeda…awal-awalnya sih agak malas…tapi jadi ketagihan….enjoy aja pak budi
Wah kalah nih dengan pak Budi , sudah lebih dari setahun ini acara joging mingguan di sabuga amburadul, kemarin sempet diganti sama crunch tiap pagi , habis pindahan trus istri hamil kok ya jadi absen. Tapi kemarin istri ngajak hari minggu jalan di sabuga. Ayo SEMANGAT !!!
“…sekolah yang tak kunjung selesai,…”
Seakan bercermin dan menertawakan diri sendiri
Semangat!!
hahaha.. kalau saya sudah diberi vonis sama pak dokter, pak budi.
Jadi saya *terpaksa* gak berhenti dari treadmill atau eleptrical gym sebelum burning 800 calories per day.
Ya Alhamdulillah turun 28 pounds (12 kg) dalam kurang dari 1 1/2 bulan. Tapi selain gym ya saya main bola juga tiap 2 hari sekali full 2 jam
Oh ya, becoming full vegan is very nice too.
asalamualaikum.saya mahasiswi unpar bandung.aduh om blognya banyak betul..cuma binun nyari2 mana alamat imelnya saking banyaknya blognya.uji kteguhan hati juga.jadi posting sini aja ndak papa to??maw nanya soal chandra darusman.saya terdampar di sini selinglunglinglungnya gara2 nyari di google om.
gmana om dah dapet dalam bentuk selain kaset??
saya juga nyari2 itu setengah mati..
kaset saya sudah mleot mleot…
mohon dikabari sebagai sesama penggemar chandra.(walaupun saya baru mngenal chandra sekitar 4tahun lalu)
terimakasih
#8, ratih. harus kita bujuk agar chandra darusman mau merilis ulang kaset lamanya dalam bentuk digital/CD. lebih bagus lagi kalau dia mau merilisnya lagu demi lagu (bisa saya bantu jualkan).
saya tidak tahu apakah chandra darusman masih di luar negeri atau sudah kembali ke indonesia.
koleksi saya hanya satu kaset. hik hik hik. dan baru satu lagu yang saya konversikan dari kaset ke mp3.
Sambil baca buku, mas. Sangat membantu untuk saya, apalagi kalau bukunya menarik. Agak kagok mula-mula, tapi akan terbiasa.
Kiranya artikel ini dapat memberi inspirasi bagi Bapak dan pembaca yang lain.
http://sugihung.blogspot.com/2006/08/strongest-dad-in-world.html