Tiga hari bersama musisi

Sejak hari Senin kemarin saya berada di Jakarta untuk beberapa pekerjaan. Malam harinya biasanya saya gunakan untuk bertemu dengan kawan dan/atau relasi bisnis. Sekedar untuk tetap menjalin hubungan baik dengan makan malam atau ngopi. Nah, kali ini waktu malam saya dihabiskan dengan menemui musisi. Jadi tema kali ini adalah musik.

Hari pertama sebetulnya saya tidak bertemu dengan musisi profesional, akan tetapi saudara sepupu dari istri saya. Kebetulan kami memang sama-sama gemar musik. Bahkan dulu, waktu dia masih berada di Los Angeles, kami sempat keluar masuk toko musik. Kami sempat masuk ke toko alat musik dan mencoba gitar listrik & bass. Dia pandai sekali bermain bass. Ada hal yang menarik dari pengalaman waktu itu adalah di toko musik tersebut tidak boleh mencoba lagu “smoke on the water” atau solo gitar (Eddy) Van Halen. Ha ha ha. Maklum, semua orang mencoba itu. Kemudian kami jalan dan menemukan band Yes main di sebuah tempat. Kami berusaha masuk tapi sayangnya sudah penuh. Malam kemarin kami tidak ke toko musik tapi sekedar makan malam dan ngobrol soal musik. Mungkin suatu saat kami akan main musik bersama dalam sebuah jam session. Rencana, rencana, rencana. Ingin mainkan Asia atau Kansas atau bahkan Genesis (in the cage, anybody?).

Hari kedua, saya bertemu dengan saudara sepupu lagi. Kali ini saudara saya ini memang sudah memiliki band yang tetap meskipun masih kantoran. Group bandnya (Rosewood?) bahkan sudah mengeluarkan album dengan label indie. Ternyata industri musik di Indonesia ini memang terlalu menekan artis sehingga para artis lebih menyukai label indie, meskipun distribusinya lebih terbatas. Kami juga hanya sekedar makan malam. Saya tunjukkan lagu-lagu Indonesia lama (tahun 80an) di iPod nano saya. Lagu tersebut saya konversikan dari kaset ke MP3 (lihat posting saya mengenai hal ini). Dia tertarik juga untuk memiliki lagu-lagu tersebut. Sayang sekali label tidak merilis ulang lagu-lagu tersebut. Memang terbayang susahnya kalau harus merilis satu kaset atau CD penuh dari artis tersebut. Berapa banyak calon pembelinya?

Inilah sebabnya saya dan beberapa kawan membuat sebuah usaha penjualan musik digital, Digital Base. Salah satu tujuannya adalah untuk menyediakan lagu meskipun hanya sebuah lagu saja. Pembeli bisa membeli satu lagu yang dia sukai. Dia tidak perlu membeli semua lagu dalam satu album. (Cerita mengenai Digital Base lain kali ya. Lihat link “Dicari Indie Band / Artis” di blog ini.)

Hari ketiga, saya bertemu dengan pemain musik yang memang rajin manggung. Saya bertemu dengan Syahrul (aka Roel Coverdale) dan Epi dari band Stupa. Di tempat lain sudah saya tuliskan mengenai mereka. Saya merupakan salah satu penggemar mereka. Jadi ini temu antara penggemar dengan pemusik. Ha ha ha. Kami berdiskusi banyak mengenai musik, panggung, dan lain-lain sambil makan donat J.Co. Mudah-mudahan mereka bisa lebih sukses lagi dengan musiknya. Ditunggu aksi panggung berikutnya … (next i-Rock! venue?)

Demikianlah acara “dugem” saya dengan beberapa “musisi” di Jakarta. Eh, mungkin judulnya terlalu bombastis ya. Mungkin harusnya “tiga malam dengan musisi,” tapi … judul ini malah membuat persepsi lain yang lebih negatif. ha ha ha. Biar saja lah, “tiga hari bersama musisi.

Tentang Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Tampilkan semua tulisan oleh Budi Rahardjo

14 Tanggapan to “Tiga hari bersama musisi”

  • Goio

    Pak Budi, maap kalo rada OOT… tapi aku tertarik dengan pernyataan

    “..di toko musik tersebut tidak boleh mencoba lagu “smoke on the water” atau solo gitar (Eddy) Van Halen…”

    masa sih hanya karena semua orang sudah mencoba? atau maksudnya lain? aku bingung, nda ngerti.. terima kasih sebelumnya…

  • Budi Rahardjo

    #1, maksudnya memang udah kebanyakan orang yang mencoba. Setiap orang yang nyobain gitar pasti nyobain “Smoke On The Water” dan lick gitar Eddy Van Halen. Jadi bosen. Gak boleh! he he he

  • Andry

    Smoke on the waters memang klasik pak. Inspirational.
    Erruption juga asyik, revo/evolusioner hehe..

    Tapi yang paling saya suka, Carry on Wayward Son dan Time Again. Dua lagu itu yang bikin saya nekad beli gitar.

  • Goio

    Nah, pertanyaanku sih.. dari sekian buanyak lagu rock, kenapa “smoke on the water” yang dipilih? apakah pas pak Budi mampir toko-nya itu si “smoke on the water” lagi tenar2nya? .. hihihi, gak penting ya pak? maap sudah merepotkan..

  • IMW

    Smoke on the water memang sering jadi lagu terlarang di beberapa toko alat musik. http://wiryana.pandu.org/?id=8

  • Goio

    Sebelumnya, maap nih kalau jadinya malah bikin rusuh postingan-nya Pak Budi, monggo dihapus saja pak, kalau kurang berkenan..

    Tapi.. menarik sekali ya? aku gak pernah nyangka itu sebelumnya.. aku kalo lagi pegang gitar, jarang sekali ‘maen’ smoke on the water soalnya.. malah gak ada preferensi lagu khusus.. ini info baru yang aneh dan menarik menurutku.. terima kasih.

  • antoix

    List berikutnya mungkin intro ‘sweet child o’ mind’-nya GNR

  • Riyogarta

    Beberapa tahun yang lalu saya kehilangan koleksi MP3 saya lebih dari 15GB, dan mulai saat itu hingga kini saya mulai berburu lagi mp3. Sialnya, saya ini sering lupa judul lagu .. nah … di blog ini saya nemu lagu yang harus saya koleksi “Smoke on The Water”. Thanks Pak :)

  • Riyogarta

    Ah ya, ada satu lagu lagi Pak yang seharusnya tidak boleh dimainkan, “Stairway To Heaven”. Kayaknya ini juga lagu wajib untuk ngetes gitar :D

  • Catatan » Koleksi MP3

    [...] Saat ini koleksi MP3 saya baru sekitar 4.8GB, yaitu sekitar 1.000 file MP3 atau 1/3 kurang (banget) dari koleksi MP3 saya yang dulu hilang. Sialnya, saya ini adalah salah satu pecinta musik yang agak sulit menghapalkan judul lagu. Jadi, terkadang saya tahu lagunya, hanya judulnya apa? Ini dia yang jadi masalah. Lalu hari ini saya membaca blok pak Budi, terlalu memang, masak saya sampai lupa untuk mencari dan memasukan Smoke on The Water dalam koleksi MP3 saya? Ck ck ck. Oke, panggil limewire dan cari [...]

  • joko gergaji

    mas budi kunjungi dong webblog saya dan minta saran and kritiknya atas musik yang saya geluti. thanks

  • syarifah

    mas ada audisi untuk jd penyanyi ga?

  • mansawplayer

    http//mansawplayer.multiply.com webblog tentang seni tradisi dan kontemporer

  • joks

    bila butuh modal untuk bikin group band. ikutan bisnis investasi, mungkin bisa banyak membantu.
    http://www.investasimandiri.com/info.php?id=joko

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 649 pengikut lainnya.