Impor UAV dari Israel?

Baru saja saya membaca sebuah berita di Koran Tempo mengenai keinginan Indonesia untuk membeli Unmanned Aerial Vehicles (UAV) dari Israel. Wah? Ini cukup mengherankan bagi saya karena saya mengetahui ada beberapa penelitian di ITB yang telah berhasil menghasilkan UAV ini. Sedikitnya ada dua kelompok di kampus yang telah berhasil mengembangkan UAV ini. (Saya sudah melihat presentasi mereka.)
UAV ini akan digunakan dalam kegiatan intelijen / militer (TNI) sehingga sifatnya sangat rahasia dan stragegis. Bukankah untuk hal-hal yang strategis seperti ini sebaiknya kita kembangkan di dalam negeri sendiri? Kita dapat melakukannya! Kita wajib melakukannya. Ini negara kita yang harus kita lindungi bersama-sama.

Pertanyaannya adalah:

  1. Mengapa membeli UAV dari luar negeri? Toh kita bisa membuat sendiri.
  2. Kalaupun membeli, mengapa membeli dari Israel? Ingat, kita tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Ya saya paham bahwa tingkat teknologi yang dikembangkan oleh Israel memang sangat maju (tinggi). Tapi … ini masalah strategis.

Mudah-mudahan rekan-rekan dan pimpinan TNI mau meninjau ulang keputusan rencana pembelian tersebut.

Tentang Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Tampilkan semua tulisan oleh Budi Rahardjo

34 Tanggapan to “Impor UAV dari Israel?”

  • romadhoni

    Pertama?
    *komen dulu baru baca*

  • romadhoni

    UAV yang diproduksi oleh Israel kan sama dengan punyanya USA? Mereka berdua kan benar-benar 2 sejoli yang sering bikin kerusuhan. Pasti akan ada protes dari tanah air. Kita tunggu aja.

  • sueng

    Gimana industri/riset dalam negeri mau maju ya pak Budi …. nasib… nasib…..

  • yahoodi

    Komisi dari Israel lebih tinggi
    dan terjamin bebas korupsi. :D

  • adjie

    Sebenarnya bukan hal baru, kalau teknologi israel masuk ke indonesia, cuman kita ngga ngeh aja.

    ambil contoh PC kita heheheh intel inside memang dari sana.

    saya setuju dengan pendapat mas BR tentang kenapa kita ngga bikin sendiri, dan kalau memang ada beberapa kalangan akademisi yang sudah buat hal yang hampir sama kenapa kita harus cari dari luar.

    mungkin masalahnya informasi aja kali pak, coba deh kalau di kasih tahu ke orang yang tepat di Mabes, bisa jadi project national tuch. Kan SBY udah nantangin PT. PAL untuk bikin kapal perang sendiri. so cuman masalah kurang informasi ke atas aja pak.

  • wongcilik

    mungkin ngiler ketika perang suriah (http://buletinlitbang.dephan.go.id/index.asp?vnomor=9&mnorutisi=7)

    tapi lupa bagaimana hasan nasrullah bisa mengalahkan UAV zionis(http://www.angkasa-online.com/public/print/16/12/83.htm)

    setuju Pak BR…kenapa ngga bangga dengan anak bangsa….apalagi kaitannya peralatan strategis…apa mereka ngga mikir!!!

    kl toh msh kurang bagus..kan bisa benchmark ke iran,bagimana delta Mersed-1 dan Ababil mampu utk mengelabui zionis.

    mudah2an theo l sambuaga …dan konco2nya baca yg ini.

  • Riyogarta

    Setuju boss … masak untuk masalah strategis seperti ini kudu ngimport?

  • aldi

    salah satu bukti kalo pemerintahan dan dunia pendidikan ngga pernah sejalan …
    mungkin pemerintah ngga tau kali kalo kita juga bisa bikin …

  • anonymous

    Well, sebetulnya saya kenal beberapa Pamen dan Pati ABRI yg sering ke Israel untuk beli senjata. Walau tidak punya hubungan diplomatik, Israel merupakan salah satu sumber senjata teknologi tinggi ABRI dari dulu.

  • Irwin

    Saya sering berkomunikasi dengan orang-orang Israel ;) karena teknologi yang saya hendak gunakan dalam 1-2 bulan ini ternyata dikembangkan di Israel, walaupun pusatnya di US, mo gimana lagi? Di dunia ini cuma ada sedikit pilihan untuk teknologi tertentu. Ada sih Jepang, tapi mahal sekali. China? belum teruji, masih Lab Test :(

  • andriansah

    PR nya kurang kali.
    Kalo kita pake produk asing, ada kemungkinan program yang ada di mesin itu di hack dan di kirimkan ke negara pembuatnya, dan biasanya kita gak tau, kalopun tau pasti (eh gak mungkin tau kali yah :) ).
    Seharusnya ada yang kasih pengetahuan bahwan kalo kita pake produk lokal, keamanan datanya bisa lebih di perketat, karena kita yang buat.
    OS yang kita pake pun bisa tidak aman karena bisa saja terdapat pengirim program yang memberitahu apakah OS kita ini bajakan ato asli :)

  • dewo

    Diupload foto2 UAV dari ITB dong Pak. Kalau bisa fotonya dijajarin dengan UAV dari Israel, siapa tahu buatan ITB lebih bagus gitu. Dan tentu saja bisa dieksport.

  • ranti

    Sayang juga memang sebenarnya, kalau produksi sendiri tidak pernah jadi digunakan. Kesannya jadi waste effort and fund. Jadi inget sewaktu pertama kali hand-phone masuk ke Indonesia. Setahu aku produksi dalam negri sudah ada, tapi yang direstui malahan merek luar negri. :-)

  • Sridewa

    di negara ini kayaknya jualan apa-apa harus lewat makelar. :) masa pak budi ga punya koneksi di militer?

    mungkin pak budi bisa menawarkan UAV ke militer lewat kakak saya: Pak Ridho (+62 21 4219281). semoga sukses.

  • ndah

    posting ke blog-nya pk juwono aja pk?? siapa tau beliau berubah pikiran. masa FPI aja berani demo (walopun cuman alesan agama) koq pk budi yg punya argumen lebih kuat suaranya kurang kuat. AYO PAK BUDI LAPOR PAK MENHAN!!!!!!!!!!!!!!

  • someone care of indonesia

    Terus terang saya kecewa kalau TNI jadi membeli UAV dari luar, yang paling tidak kemampuan maksimum dan kelemahan dari UAV itu sudah diketahui oleh si produsen melalui trial dan error yang dilakukannya.Artinya it,s mean nothing man….. dan kemampuan kita bisa diukur oleh mereka.Sudahlah……yang jelas saya gak akan ngomong panjang lebar disini,dan saya cuma mohon doa serta restunya semoga UAV yang sedang saya buat dengan teman2 setanah air ini bisa terealisasi,walaupun nantinya juga tidak bisa menjadi tuan ditanah sendiri(we are not belong here).thank you for all indonesian people

  • hefpri

    terlepas kita suka atau tidak karena tidak ada hubungan diplomatik, namun dengan memilikinya otomatis kita dapat menyerap teknologi mereka sambil membandingkan dengan hasil karya anak Bangsa.Maka selanjutnya kitapun harus terus berpikir maju demi keamanan dan ketahanan Negara yang kita cintai ini. Maju Bangsaku bersama Indonesiaku.

  • wongcilik

    dah baca yg ini Pak?
    http://www.antara.co.id/seenws/?id=45354

    kenapa yah? apa cuma karena duit, segalanya bisa dikalahkan….hiks…hiks

  • ghozan yuk sinau » Blog Archive » Searcher Mark II dari Israel

    [...] Dah baca tulisan Pak BR “Impor UAV dari Israel”, Ternyata hari ini Saya baca berita ini adalah benar seperti di lansir di Antara “Pengadaan UAV akan dilaksanakan 3 kali”. [...]

  • Jusmin Sutanto

    Konyol euy. Rekan – rekan di EL ITB udah berhasil bikin bagus-bagus kok ditolak oleh ABRI. Ketika mau dijual ke Malaysia, malah nggak boleh karena dianggap asset nasional yang strategis. Tapi kok sekarang malah mau beli dari luar. Israel lagi … ???
    Binguuuunnngggg….

  • si jibou

    ga ngerti gw ma pemerintah ini bangsa.kt nya suruh cinta produk dalam negri…tp nyata nya…?BULL SHIT. . !

  • Ghozan Yuk Sinau…. :: Searcher Mark II(UAV) dari Israel :: November :: 2006

    [...] baca tulisan Pak BR “Impor UAV dari Israel”, Ternyata hari ini Saya baca berita ini adalah benar seperti di lansir di Antara “Pengadaan [...]

  • Luffy

    1. membuat uav tidak semudah membalik telapak tangan,apalagi u/ urusan militer(surveilance).Mkn ITB sudah membuat penelitian tg UAV,tetapi pasti ada beberapa komponen/sensor yang tidak bisa kita dapatkan karena komponen tsb dilarang untuk dijual bebas(mis:produsen camera IR u/ rudal2 nato tdk sembarang negara bs beli) alhasil Uav milik kita tidak semumpuni drpd kalo bli.and biaya pengembangan sistem/komponen(sensor,dll) sgt..sgt mhl

    2.mkn israel tidak memberikan syarat2/batasan2 seperti uni eropa/amerika (takutnya diembargo,ga bisa repair ntar nya),
    I hope indonesia will increase partnership with rusia,on military development.hura-hura TNI jaya

  • rizky

    jangan ngimpor,, wong itb T. Penerbanagn juga mampu kok secara sdm

  • admin

    Saya setuju dengan TNI,kita harus beli UAV dari Israel karena teknologinya memang canggih. Untuk masalah strategis, buka aja hubungan diplomatik dengan Zionis. Toh nggak knapa2 ini.
    Ingat, ini era global, dan dalam pergaulan global nggak pilah-pilih suku, agama, ras, bangsa, atau apapun yang berhubungan dengan etnik. Dalam pergaulan global yang dipilih adalah UNTUNG atau RUGI. Kalo nggak percaya liat aja kerja sama ISRAEL dengan INDIA atau ISRAEL dengan CHINA. Anda bisa beri penilaian yang tepat.

  • siluman hijau

    memang kita sudah mampu, tapi di bandingkan dengan kebutuhan pertahanan negara sekarang ini yang amat mendesak jadi masalah pengadaan kita beli dulu dari luar (kemungkinan seperti itu). kemudian bila memungkinkan ya menyelam sambil minum air (alias diam2 juga di pelajari) kelemahan dan kelebihannya. sekarang ini negara sudah menghadapi potensi ancaman yang semakin nyata dari tetangga. bayangkan saja sekarang negara sudah mempercepat kedatangan mesin2 tempurnya yang sudah dibeli untuk segera di maksimalkan penggunaannya. sudah kelihatan jelas ada apa gerangan kedepan….(cuma numpang urun pikiran saja kok om)hehehe…

  • siluman hijau

    kalau harus buka diplomatik dengan israel terus terang masih berat, karena pertimbangannya banyak sekali. apalagi kwawasan kita dikenal muslim yang punya ikatan persaudaraan dengan lebanon,iran,palestina,dan muslim lainnya yang mayoritas mengecam setiap tindakan brutal israel yang kemudian dibenarkan oleh amerika (lha wong mereka berdua itu seduluran loh) jadi ya kompak saling menutupi dan melindungi kesalahan saudaranya. sedangkan kepentingan kita di dunia muslimkan juga besar sekali. jadi atas pertimbangan itulah kemungkinan indonesia masih tidak bisa buka diplomatik dengan israel.

  • SURYANTO

    UAV yang diperlukan untuk kepentingan strategis militer adalah yang berkemampuan anti deteksi radar, endurance terbang (hours), Altitude Capability (feet) serta payload weight (pounds). Mampukah kita membuat

  • ZEN 1

    nah tuh tim ITB ikut kompetisi UAV di korea…..sudah jelas kan hasilnya…..

    http://www.itb.ac.id/news/2222.xhtml

  • soerdjak

    waduh, kenapa harus Israel ya..?!

  • ngatidjo

    Bisa ga UAV yag kita beli dari Israel, kita bongkar trus kita teliti lalu untuk mengembangkan produk yg udah ITB bikin. ya seperti orang-orang jepang…dulu mereka mengisi Jasad mayat2 orang jepang yang mati di amerika dengan produk2 elektronik gahkan senjata atau apa aja. Kemudian diteliti dan dikembangkan di jepang…maka pada PD II Jepang udah punya peralatan Militer canggih walau kita hampir ga pernah denger Penemu-penemu besar yang berasal dari negara Jepang.

  • teroris

    Mayoritas penduduk negara ini adalah Muslim, memang tapi hal itu nggak bisa dijadikan alasan untuk nggak bekerja sama dengan Zionis. Turki & Mesir adalah salah 1 negara Islam, tapi it’s ok aja mereka kerja sama dengan Zionis. Untuk masalah tindakan brutal Zionis terhadap tetangga2nya, saya rasa itu urusan mereka, Indonesia tidak perlu ikut campur, lebih baik urus aja diri sendiri. DASAR ORANG2 TOLOL !!!!

  • wawan

    Kayaknya itusi hak tni untuk menentukan dari mana mereka akan membeli alutsista, yang penting merekan bisa memdapatkan alutsista yang terbaik, dan teknologinya bisa ditransfer agar nanti industri dalam negri bisa menghasilkan produk dengan kualitas yang jauh lebih baik lagi

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 649 pengikut lainnya.