Alam Yang Proporsional?

Beberapa menit yang lalu saya sedang membaca buku “Leonardo da Vinci” karangan Kenneth Clark, pinjaman dari pak Andriyan Bayu, dan menemukan kutipan yang menarik.

Leonardo began as an observer of surfaces. He was content to be so because he accepted, without question, the Florentine idea of harmony expressed through numbers. Although a professed adversary of neoplatonism, he did not doubt this unchallenged assumption, and write, for example, in Manuscript K, that ‘proportion is not only to be found in number and measure, but also in sounds, weights, times and places, and in every power that exists’.

Hmm… menarik. Apakah memang proporsional ada di semua hal? Ataukah dia hadir dalam hal tertentu saja. Memang di dunia matematika (baca: numbers) ada banyak hal yang menarik sehingga membuat matematika menyenangkan. Tapi di semua bidang, termasuk alam? Mungkin Leonardo benar, tapi nampaknya saya harus mencari contoh-contohnya lebih dahulu. Leonardo memang menunjukkan hal ini dalam gambarnya, seperti misalnya gambar berikut.

Ini potongan gambar yang cukup menarik juga. Proporsional. Eh, saya lupa ada angka-angka ajaib mengenai badan manusia ini. (1,.. satu koma sesuatu gitu.) Apa itu ya? Apa panjang tangan dibandingkan dengan apa, atau apa gitu? Wah … kok jadi pelupa begini. Poin yang ingin saya angkat di sini adalah nampaknya memang Leonardo percaya kepada proporsional itu ya? Mungkin itulah sebabnya gambar dan desain dia menarik?

Ada seorang oom saya yang jagoan dalam desain produk. Dia mengatakan bahwa proporsi merupakan salah satu hal yang menjadikan sebuah produk menarik. Dia mencontohkan dengan mengambil sebuah gambar tas, yang kemudian dia ubah ukuran panjang dan lebarnya. Stretch and shrink. Ternyata memang lebih menarik hasilnya. Sebelumnya tidak terpikirkan oleh saya. Jadi nampaknya keberadaan “proporsional di berbagai hal” itu benar.

Pertanyaan berikutnya adalah apakah semuah hal yang proporsional ini bisa dimodelkan dengan angka atau rumus matematika? Kalaupun kita bisa menemukan perbandingan dari dua hal, yang kita anggap sebagai bagian dari proporsional itu, mengapa demikian (perbandingannya)? Leonardo pun kemudian makin tidak yakin dengan matematika? Dia menjadikannya sebagai sesuatu keisengan saja?

Saya jadi teringat klaim(?) dari Wolfram – yang membuat software Mathematica itu – mengenai keteraturan yang dapat dimodelkan dengan “wolfram” (yang sebetulnya adalah Cellular Automata meskipun dia klaim sebagai ilmu baru – a new kind of science). Coba bayangkan, bagaimana kita memodelkan daun? Mestinya dia memiliki rumus yang mudah dan proporsional(?), yang terekam dalam DNA-nya. Kan pohon tidak memiliki komputer untuk menghasilkan desain yang kompleks itu. Jadi mestinya sederhana (dan proporsional?). Mestinya, tapi saya tidak bisa membuktikannya. Ah, menarik.

Mau melanjutkan baca buku dulu ya.

Tentang Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Tampilkan semua tulisan oleh Budi Rahardjo

4 Tanggapan to “Alam Yang Proporsional?”

  • Riyogarta

    phi=1.6 pak … saya juga dape dari waktu baca da vinci code :)

  • avianto

    Membuktikan bahwa alam semesta ini tidak terjadi atau tidak dibuat oleh Penciptanya secara asal-asalan :)

    Btw, angka ajaib yang dimaksud mungkin Phi (1.6180339887498948482045868343656 …) atau di dunia desain dan arsitektur dikenal dengan istilah ‘golden rectangle’ atau ‘golden ratio’ – http://en.wikipedia.org/wiki/Golden_ratio

  • ranti

    Yang paling sederhana, secara matematis, bukankah ‘propotional’ adalah hubungan equalitas (a relation of equality) antara dua rasio? Seperti kata guru matematika saya, empat kuantitas a, b, c, d, adalah disebut proporsional jika a/b=c/d.

    Contoh gambar tas tersebut menarik, karena ‘proporsional’ sepertinya dikaitkan dengan estetika dan keseimbangan. Atau mungking terlihat proporsional karena, unintentionally, terbandingkan dengan proporsi kertas gambarnya (atau layar komputer.) :-)

    Definisi ‘proportional’ untuk alam itu gimana ya? Apa First Law of Thermodynamics (“In any process, the total energy of the universe remains constant”) berlaku untuk itu?

    Sepertinya buku itu menarik sekali. Thanks for sharing.

  • Aris

    Proporsional gak yah jika dipostingan ini saya mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1427 H. Mohon maaf lahir dan bathin.

    Btw terima kasih atas sharing infonya.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 649 pengikut lainnya.