Akhirnya jadi juga nonton di Blitzmegaplex. Baru saja saya pulang dan langsung menuliskan ini di blog.
Saya sekeluarga (plus seorang keponakan) menonton “Open Season” (animasi). Sampai di sana bergabung David dan keluarganya (bertiga) sehingga total kami berdelapan. David yang mentraktir tiketnya. Istri saya membelikan popcorn dan minuman mineral untuk kami. (Nantinya saya sikat satu kotak besar popcorn, sendirian!)
Blitzmegaplex merupakan tempat menonton yang baru di Bandung. Eh, terbaru di Indonesia, karena Bandung merupakan kota yang pertama. Suasana di Blitz terang benderang, tapi tentu saja kalau sudah di dalam teater yang gelap.
Kami mendapat tiket di baris J untuk film yang jam 19:00. (Lihat gambar.) Ternyata ini baris yang enak karena pandangan mata pas di tengah-tengah dari layar yang lebar. Jarak antara baris cukup lebar sehingga kaki bisa lebih nyaman. Tempat duduknya pun nyaman. Temperatur di dalam ruangan tidak sedingin yang saya perkirakan (karena di blog lain saya baca udaranya sangat dingin). Nyaman.
Filmnya sendiri, “Open Season” cukup baik dengan ada humor di beberapa tempat. Film ini bercerita mengenai beruang yang dibesarkan di kota dan harus dilepaskan kembali ke hutan karena kelakukan dia dan kawannya yang nakal. Namun waktu pelepasan beruang ini kurang tepat, yaitu musin perburuan yang bebas (open season). Padahal beruang ini sudah terbiasa dengan hidup nyaman di antara manusia, sebagai tontonan (sirkus kecil). Apakah Boog, sang beruang ini, bisa survive tinggal di hutan yang akan didatangi para pemburu ini? Silahkan tonton. Lumayanlah.
Di tengah-tengah film saya baru menduga bahwa Martin Lawrence yang mengisi suara sang beruang (Boog). Martin Lawrence merupakan salah satu aktor favorit saya (karena lucunya). Pada akhir film baru saya tahu bahwa memang Martin Lawrence yang mengisi suaranya. Tuh kan benar dugaan saya.
Setelah selesai nonton, tadinya saya mau ngopi dulu karena di dekat tempat jual tiket ada tempat ngopi. Tapi karena saya membawa rombongan keluarga, nggak enak kalau ngopi dikejar-kejar. Lain kali lah. Selain di dekat tempat jual tiket, ada juga tempat duduk-duduk untuk ngopi di luar. Kami ke luar dan merasakan udara Bandung yang segar, tidak panas dan tidak terlalu dingin. Just about right. Saya yakin kalau malam Minggu tempat ini pasti penuh dengan anak muda.
Sekian dulu cerita mengenai nonton di Blitzmegaplex ini. Sudah barang tentu saya ingin kembali lagi ke tempat ini. Nonton yuk?



November 3rd, 2006 at 3:11 am
bikin ngiri… di surabaya kapan buka ya?
November 3rd, 2006 at 3:41 am
Jakarta udah ada?
November 3rd, 2006 at 5:27 am
Yang Jakarta belum ada. Katanya akan ada di Grand Indonesia.
Surabaya? Belum tahu.
November 3rd, 2006 at 7:20 am
pak, kalo yang dimaksud air botolan / kemasan , itu belum tentu air mineral
paragraf 4 dari artikel ini
November 3rd, 2006 at 8:50 am
haduh…haduh…. pengen nonton di situ jugak…. nonton bareng gajah2 ah…
November 3rd, 2006 at 8:53 am
hmmm… Blitzmegaplex … kayanya asyik tempatnya pak. Saya baru dengar. Alamatnya dimana ya ? Terus apa perbedaannya dengan 21 yang biasanya ?
November 4th, 2006 at 5:57 am
katanya sih lebih megah aja…jumlah studionya sampai 12..:D kalo gak salah sih….sorry ikutan nimbrung
November 4th, 2006 at 12:12 pm
buat bunda : yuk nonton 6:30 bareng!
November 6th, 2006 at 5:11 pm
terakhir nonton bioskop kalo ga salah akhir 2003 ato awal 2004, waktu itu nonton “Finding Nemo”, bedua sama temen
November 28th, 2006 at 10:46 pm
Terakhir nonton di blitzmegaplex pas ultah kemarin november ,13 hehe nonton 6:30


sama mantanku hiks menyedihkan sekali :,(
tapi gpp deh secara tempatnya keren gilak
lengkap deh pokoknya hangout disini asik kurang tempat clubin doang hehehe
see u in the next movie @ blitzmegaplex
September 26th, 2010 at 6:27 am
pak budi ganti penampilan bloggnya jadi lebih modern nih
watch vampire diaries online