Kemarin ditandatangani kesepakatan untuk menghentikan kerjasama pengelolaan domain antara saya dan APJII yang menimbulkan masalah dalam pengelolaan domain. Dari APJII ditanda-tangani oleh ibu Silvy dan dari FTII (sebagai saksi) ditandatangani oleh pak Teddy Sukardi. Dengan ditanda-tanganinya kesepakatan itu maka masalah saya dengan APJII sudah selesai.
Mari kita melangkah ke depan. Mudah-mudahan pengelolaan domain bisa menjadi lebih baik dan saya bisa melanjutkan dengan kegiatan yang lain. Masih banyak hal dari dunia Internet Indonesia yang harus dibenahi.


Desember 19th, 2006 at 7:13 pm
makan-makan….
Desember 19th, 2006 at 7:33 pm
selamat deh, berarti domain .id ntar lagi bayar donk?
Desember 19th, 2006 at 10:18 pm
.web.id masih gratis ya?? Aneh bener…
Desember 19th, 2006 at 10:51 pm
Mari lihat comment-comment lama saya ketika rame-ramenya kasus ini. Kira-kira pantes ndak nyaingin mama Laurent ? kekekeke
BTW selamat deh sudah selesainya masalah ini. Makan-makan
Desember 20th, 2006 at 5:30 am
Makan-makan sih oke saja, tapi siapa yang bayar?
masing-masing … kak kak kak …
Desember 20th, 2006 at 8:02 am
maaf newbie pak, masalahnya apa ya pak Budi dengan APJII…(*sambil garuk-garuk kepala*)
Desember 20th, 2006 at 8:44 am
@cahyo: kamu bisa baca posting-nya pak BR di
http://gbt.blogspot.com/2005/07/say-no-to-apjii.html
Desember 20th, 2006 at 8:55 am
boleh tahu gak isi kesepakatannya? *penasaran*
Desember 20th, 2006 at 9:30 am
wah … artinya .ID sudah takgratis lagikah?
Desember 20th, 2006 at 5:33 pm
modah2an tak ada pihak2 yang menyalahgunakan kesepakatan itu sbg pembuka jalan kerjasama antar kelompok usaha, perusahaan, pengusaha, lembaga non nirlaba dalam pengelolaan domain dengan mengatasnamakan kepentingan rakyat
Desember 20th, 2006 at 10:40 pm
Makan-makan mau saya bayarin ??? Dengan catatan di rumah saya kekekekek Hayo… tahun baru enak nih bikin sate-sate di tengah suhu mendekati nol derajat celcius.
Desember 21st, 2006 at 11:46 am
@IMW
tolong kirimin tiket dong, nanti saya samperin deh
Desember 22nd, 2006 at 3:17 am
to: Endang Rohiyat
lho di Indonesia apa perlu detailnya, yang penting kan makan2nya?