Akhirnya selesai juga baca buku “iWoz”, yang menceritakan biografi dari Steve Wozniak. Ada yang belum tahu siapa itu Steve Wozniak? Halah … Dia adalah pendiri dari Apple Computer, bersama-sama dengan Steve Jobs. Sebetulnya sih si Wozniak ini yang sendirian mengembangkan produk komputer Apple di awalnya.
Saya sendiri tertarik dengan hal-hal yang berhubungan dengan Apple Computer dan Steve Jobs. Sebetulnya latar belakang saya lebih mirip Steve Wozniak dibandingkan Steve Jobs. Saya dulunya suka ngoprek elektronik. Tapi lama kelamaan saya lebih condong ke Steve Jobs, lebih ke arah sisi non-teknis.
Aduh. The engineer inside of me cried …
Ada beberapa pelajaran yang menarik dari buku ini. Yang pertama adalah masalah etika (ethics). Steve Wozniak belajar dari bapaknya tentang etika sebagai seorang engineer. Woz sampai hari ini tidak tahu apa yang dikerjakan oleh bapaknya, karena dia terlibat dalam kegiatan penelitian yang bersifat rahasia. Yang kedua adalah, Woz ini nakal! ha ha ha. Atau lebih tepatnya, jahil. hi hi hi. Dia selalu mencari hal-hal yang fun, bukan mencari keuntungan finansial. Yang ketiga adalah dia selalu mencari desain yang terbaik dan terus mencari yang terbaik. Khususnya, Woz senang mereduksi kompleksitas dari desain elektroniknya dengan jumlah komponen yang paling sedikit.
Buku “iWoz” ini sebetulnya tidak terlalu hebat amat. Mungkin karena saya sudah tahu sebagian besar cerita dari Apple? Tentu saja ada bagian yang baru tahu, khususnya dari kacamata Steve Wozniak. Yang paling membuat saya kurang nyaman adalah ada banyak bagian yang dikatakan kembali (diulang). Mungkin karena buku ini dikembangkan dengan wawancara dengan Woz dan bagian itu terulang kembali dalam wawancaranya? Entahlah. Agak gimana gitu.
Meskipun dengan kritikan seperti di atas, saya selesaikan membaca buku ini dengan cepat! Artinya, buku ini menarik perhatian saya sehingga saya menyisihkan waktu untuk buku ini. (Ada banyak buku lain yang lebih bagus akan tetapi belum saya selesaikan membacanya. Bahkan ada yang sudah 1 tahun belum selesai membacanya! Tertunda terus.) Mungkin saya tetap tertarik dengan buku ini karena Wozniak adalah seorang engineer sungguhan, an engineer’s engineer. Jiwa saya pun adalah seorang engineer. Engineer selalu tertarik dengan kerjaan engineer yang lain, apabila kerjaannya itu sesuatu yang menarik dan excellent.
Semester lalu saya mengajar kuliah Konsep Teknologi. Harusnya buku ini menjadi salah satu bacaan (wajib? pilihan?) untuk kuliah tersebut. Mungkin buku ini bisa memotivasi mahasiswa?
Rangkuman? Buku ini layak dibaca.


Januari 22nd, 2007 at 3:00 am
Pak Budi, saya sangat tertarik untuk membandingkan Wozniak dan Jobs. Sebagai orang awam saya melihat popularitas Wozniak, yang notabene the real engineer di belakang Apple, masih kalah jauh dibandingkan Jobs.
Saat ini masih banyak orang yang begitu “mengidolakan” Jobs dan “melupakan” Wozniak. Saya rasa Pak Budi tidak termasuk golongan tersebut.
Jika hal tersebut benar, bukankah ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita (para engineer)? Hal ini seharusnya menyadarkan para engineer untuk setidaknya tahu sedikit mengenai business skill dan “teknik menjual popularitas diri”.
Bagaimana menurut Pak Budi?
Januari 22nd, 2007 at 3:34 am
akan selalu ada yang minggir atau terpinggirkan …:))
Januari 22nd, 2007 at 3:34 am
akan selalu ada yang minggir atau terpinggirkan …
Januari 22nd, 2007 at 1:17 pm
Mending nonton filmnya aja biar ngga tertunda 1 tahun….hihihihihi
Februari 13th, 2007 at 2:15 pm
Aada juga kisah onlinenya di folklore. Tapi ini sejarah Mac secara keseluruhan sepertinya. Tidak terpusat ke Steve Wozniak.