Kemarin (Rabu, 21 Maret 2007) saya ikut dalam acara Seminar dan Workshop Open Source yang diadakan di R&D Center PT Telkom Bandung.
Salah satu acara yang menarik adalah ditandatanganinya Deklarasi Komunitas Open Source di PT Telkom. Ternyata jumlah pengguna open source di PT Telkom mulai banyak. Total pegawai PT Telkom adalah sekitar 28000 orang. Pembelian komputer dan notebook jumlahnya sangat banyak. Mereka harus efisien dalam mengeluarkan biaya (untuk lisensi).
Berikut ini adalah fotonya. (Taufik Hasan – pimpinan R&D Center PT Telkom, paling kanan, Indra Utoyo – CIO PT Telkom, kedua dari kanan, Richard Mengko sebagai saksi – paling kiri)
Saya sendiri memberikan presentasi mengenai Perkembangan Teknologi Open Source dalam rangka solusi bisnis (bagi PT Telkom). Materi presentasi akan saya upload ke situs web saya (budi.insan.co.id) di bagian presentations.
Presentasi saya lakukan dengan menggunakan notebook (pinjaman) yang menggunakan IGOS Nusantara dan Open Office. Mulus juga. Jadi sebetulnya tidak ada masalah dengan penggunaan Linux atau open source secara umum.



Maret 22nd, 2007 at 6:08 am
Pak agar bisa ngoprek open source itu modal yang harus dipunyai iltu ilmu tentang apa? sebab kalau ng-open roti modalnya khan open sendiri, bahan roti dan ilmu bikin roti tu
, lah kalo open source?
Maret 22nd, 2007 at 6:42 am
[...] ke depan, penggunaan perangkat lunak open source layak dipertimbangkan untuk menghemat penggunaan anggaran, dan mengalihkan dana-dana tersebut untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang [...]
Maret 22nd, 2007 at 8:55 am
Mac-nya Mas Budi istirahat hari ini?
Maret 22nd, 2007 at 9:15 am
pak Made Wiryana jadi ikut seminarnya pak?
Maret 22nd, 2007 at 9:24 am
Bagaimana dengan kabar bahwa IGOS Nusantara itu belum bisa dibuat nge-print pak? Benar apa ndak? Padahal nantinya kan software tersebut akan dijadikan software wajib di kantor-kantor pemerintah (logikanya…)
Maret 22nd, 2007 at 9:50 am
open source memang makin mudah dan menarik neh, udah bervariasi dan ” kumaha urang weh ” hehehehehe
hidup open source
Maret 22nd, 2007 at 9:50 am
Perhatian saya di peranti lunak open source adalah pada pemasaran atau promosinya yang sangat minim kalau boleh dibilang nggak ada. Nah, mungkin salah satu caranya adalah dengan menjadikan PT Telkom sebagai referensi pemanfaatan open source di perusahaan. Referensi ini kemudian disebarluaskan ke masyarakat/user.
Maret 22nd, 2007 at 11:37 am
mudah mudahan ini awal yg baik ……..
kita lihat saja apakah PT.TELKOM akan komit dengan deklarasinya.
saya harapkan tidak sekedar IGOS ( Indonesia ngeGOS)….
Maret 22nd, 2007 at 1:50 pm
hmmm..kalau sudah publish jumlah usernya kira-kira nanti MS akan dateng buat ngecek lisensinya nggak ya, asumsinya kan “masih” pakai windows secara yang pakai OSS sedikit secara prosentasenya…
Maret 22nd, 2007 at 2:18 pm
Semoga ini tidak hanya heboh di awalnya saja, tapi terus berkembang.
Pak Budi, saya mau download materi presentasi bapak yang versi PDF kok tidak bisa yah? Atau memang dipaksa agar download yang versi odp?
Maret 23rd, 2007 at 8:00 pm
[...] BTW, Mas Budi juga bahas tentang seminar ini di blognya. [...]
Maret 24th, 2007 at 1:00 pm
Jadi inget ketika coop tahun 2003 di telkom divre 4 gara2 gak isa pake Linux server mati 3 hari. Nah kalo begini hal tsb ndak terjadi
Mei 30th, 2007 at 2:02 pm
wah, IGOS ya Pak..
emang ada rencana seluruh komputer di Telkom akan di IGOS kan?
Banyak banget loh..
Salam,
September 6th, 2008 at 3:47 pm
Sukses Selalu y bos
Desember 9th, 2008 at 3:59 pm
pak telkom bandung melayani anak psg gak???
klo bs disuruh ngapain???
Maret 14th, 2009 at 10:14 pm
Pak, saya mahasiswa Institut Manajemen Telkom Bandung. Pengen bikin seminar di kampus mengenai open source juga.
Kira-kira narasumbernnya siapa aja ya, yang bagus? Bapak bisa ngisi juga ga?
Sampe sekarang kita baru coba konfirmasi ke mbak Betti Alisjahbana sebagai Duta Open Source Indonesia. Nah, pengen nyari yang lain juga.