Kembali Begadang?

Besok, dan lusa, merupakan hari yang panjang bagi saya. Seharian, saya (dan kawan-kawan) akan memberikan presentasi. Tentu saja sebelum presentasi serius seperti ini saya harus melakukan persiapan. Belajar dulu. Ha! Ternyata tidak hanya mahasiswa yang harus belajar ya? Kesuksesan bergantung kepada persiapan.

Sebetulnya materinya sangat menarik, tapi karena hari sudah larut malam maka mulailah timbul rasa kurang puas. Coba saja waktu persiapannya lebih lama lagi ya. (Hah! Semua siswa akan mengatakan hal yang sama. ha ha ha.) Sebetulnya materinya sudah dipelajari beberapa waktu yang lalu. Ini hanya refreshing dan mencari angle untuk delivery besok. Memang saya agak “nakal” juga. Soalnya tadi sore sampai agak malam … main musik dulu, persiapan untuk Queen Night. Apa boleh buat? Sudah membuat komitmen.

Ketika orang-orang sudah mulai tertidur pulas, saya masih duduk dengan buku terbuka. Tukul dan empat matanya sudah lewat. Siaran ulang American Idol menemani saya. Istirahat sejenak (dengan menuliskan di blog? apa lagi … ha ha ha). Setelah ini kembali ke buku dan materi presentasi.

Ah, kembali begadang. Burning midnight oil. Mendekati pukul 00:00. Belum ngantuk, tapi harus cepat-cepat istirahat supaya besok fresh dan siap memberikan training. GIve them 110%.

Tentang Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Tampilkan semua tulisan oleh Budi Rahardjo

5 Tanggapan to “Kembali Begadang?”

  • IMW

    Begadang bagi saya sudah tidak terasa lagi, karena setiap hari tidur jarang sekali di bawah pukul 2:00. Tidak tergantung jam berapa besok pagi harus bangun jam berapa.

    Rahasianya ? Kopi Bali donk.

  • rizkyonline

    wow …refreshing-nya dengan nge-Blog ya.. :D

  • aRdho

    baca entry yang ini.. kayak ngebaca blognya mahasiswa yg besok mau ujian.. hihi.. :P

  • andriansah

    @ardho
    hahahahaha
    pasti pake SKS (sistem kebut semalam ) :)

    bung Budi, eh pak budi, eh bang budi.

    Tapi bukannya seharusnya menjaga kesehatan? kira2 sampai kapan yah harus begadang terus?

    Saya blom punya pengalaman mengelola bisnis sendiri, tapi setelah saya baca2 saya tau kalo bisnis sendiri harus meluangkan waktu lebih banyak.

  • pedhet

    ngemeng ngemeng eh ngomong ngomong soal bergadang ni, dulu sempat bertanya-tanya. apakah tidur termasuk dalam kebutuhan atau kebiasaan? emang pertanyaan bodoh, soalnya ada aja orang yang tidur tiap harinya cuma 2 jam, kok bisa yah? atau ada yang lebih dari 8 jam? molor mulu…. kalau saya dulu sempat jadi “kalong” waktu masih suka main game online, siang jd malam, malam jd siang :P ~~ btw, belakangan ini, blog pak budi sering membuat inspirasi saya muncul. thx pak atas blognya.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 649 pengikut lainnya.