[Catatan: review ini sudah saya tuliskan di blog multiply saya, tapi saya postingkan juga di sini untuk mencapai pembaca yang lebih banyak. CD Allakhazaam sudah lama saya miliki dan belum sempat direview saja. Sekarang pas sempat, langsung saya tuliskan.]
Saya mengetahui band ini dari mas Gatot “Fugazyanto” (aka mas Toty). Ketika kami ketemu, dia bawa CD-nya dan mengatakan ini band bagus sekali. Langsung CD itu saya tebus. (Nggak tahu sudah berapa CD yang dia jual melalui cara ini. Harusnya band itu mbayar dia untuk promosi ini. ha ha ha.)
Pertama kali saya dengarkan album ini, tidak terlalu berkesan. Memang bagus dari sisi musiknya, tapi kok masih belum kena. Apalagi di lagu pertam ada “feat Yuni Shara”. Apa pula ini? Tapi saya nekad putar terus. Eh, ternyata memang luar biasa album ini.
Ada 11 lagu yang semuanya enak; keras tapi enak. Saya penggemar musik rock tetapi tidak terlalu suka musik yang keras dan digeber terus. Album ini tidak seperti itu. Kata mas Toty dekat-dekat dengan Porcupine Tree. Ya nggak lah. Tapi memang arahnya ke sana.
Lagu pertama, KOSONG judulnya. Lagu ini mulai dengan slow. Ternyata Yuni Shara hanya sedikit nyanyinya. Nadanya seperti lagu Jawa. Mengingatkan saya akan Waljinah di lagunya Chrisye. Bila lagu ini dimulai dengan piano yang bening, di tengah-tengah mulai masuk musik kerasnya dengan tempo yang lambat. Sedaaap.
(2) Aku dan semua. Ini lagu berirama rock and roll. Biasalah bagi saya.
(3) Titk Balik. Bagus sekali lagu ini. Dimulai dari chord gitar rock yang miring dengan nada yang agak miring (salah sedikit akan ketahuan fals). Temponya lambat. Just the way I like it.
(4) Jika Harus Memilih (ost Gerbang 13). Nah ini lagu kesukaan saya. Lagu dimulai dengan bas dan drum yang nge-beat bersamaan. Kemudian terdengar suara vokal yang “kebekem” (seperti di telepon). Kemudian masuk semua musik yang rock habis! Unison. Kemudian vokal clean masuk. Ngerock bersama lagi. unison. Kebayang saya pas bagian ini bisa moshing, loncat ke penonton sambil ngegaruk gitar. Aduh … Tapi di tengah-tengah ada lagi melodi yang sendu. Asyik. My fav song in this album.
(5) Bawah Sadar. Lagu slow dimulai dengan suara piano yang dominan. Kemudian ada bagian yang keras juga. Saya juga senang lagu ini. Setara dengan lagu sebelumnya. Apa lagi ada solo gitar melodik. Mengingatkan saya akan band kesukaan saya seperti Marillion, Porcupine Tree, dan seterusnya. Sedaaappp.
(6) Kau Pikir. Ini lagu keras benar. Dimulai dengan nada yang seperti sitar India. Pagi yang senang power / trash metal. Ini dia. Asyik kalau mainkan dengan dua gitar di panggung. Lagunya seperti lagu anak-anak dolanan Jawa. Ini warna Indonesia banget. Aneh tapi Sedaaappp.
(7) Bagian Yang Salah. Ini lagu sangat slow dengan piano yang syahdu. Enak didengarkan pada malam hari dengan lampu yang remang-remang. Ahhh… sedihnya. “Semestinya kau masih berada di sampingku, … dst.” Kalau band rock bikin lagu yang romantis memang enak banget.
(8) Batas Waktu. Yang ini lumayanlah.
(9) Menuju Terang. Sama seperti di atas. Oke saja bagi saya.
(10) Insomnia. Sama seperti di atas.
(11) Kazamtribe. Yang ini instrumental yang bisa menjadi athem mereka. Rock abis. Mesti jadi lagu di panggung mereka! Sayang sekali saya belum pernah melihat live show mereka.
Yang saya suka dari album ini adalah penataan musik mereka. Bagus. Mereka tidak hanya sekedar rock bising atau asal pukul keras.
Nilai saya? 5/5! Top markotop. Harus dimiliki oleh penggemar musik rock Indonesia. Pokoknya nggak nyesel deh.



April 9th, 2007 at 8:22 am
Abakadabra.
April 9th, 2007 at 2:11 pm
Si pemetik gitar ini kebetulan temen ngantor dulu, dia memilih hijrah ke jakarta untuk meneruskan cita-citanya jadi musisi
.
Eh album pertama kan judulnya kode, sekarang jadi re-kode?
Apa isinya sama tapi musiknya diolah lagi?
Juni 15th, 2007 at 1:07 pm
G rugi ngoleksi 1 album dari band ini.walau pertama denger rada ragu…tapi pas liat show di HipHipHura SCTV(Kosong feat Yuni Shara) keren juga.trus cari lagunya sealbum di forum2…akhrnya dapet juga.oh ya 2 personil nya(klo ga salah Yoobe ama Musta) itu juga ikut ama D’Kross yang bikin album Bhumi Arema…mantep banget deh pokoknya……btw klo g salah waktu itu ada website koq skrg g ada yak????
September 26th, 2007 at 9:13 am
Saya ga akan komentar tentang Allakhazaam, karena saya sendiri dan adik saya (Yobbee) yang memproduseri kedua album Allakhazaam, jadi tidak akan obyektif.
Untuk info aja, sekarang ini Allakhazaam sedang dalam proses rekaman album ketiga yang kami harapkan bisa lebih baik dari yang sebelumnya. Ada kemungkinan mereka akan sodorkan sesuatu yang baru.
Mengenai website, kami sedang merombak website Allakhazaam biar lebih bermutu. Mohon agak sabar.
Terima kasih atas reviewnya yang sangat membantu..
Allakhazaam: dari tidak ada menjadi ada atas seijin kekuatan yang terbesar (Tuhan).
Cheers!
September 26th, 2007 at 9:24 am
Ditunggu … album barunya. Kasih kabar kalau sudah keluar ya. Kapan? he he he.
Oktober 9th, 2007 at 2:16 pm
[...] Review: Allakhazaam – Re-kode [...]
September 12th, 2010 at 12:54 pm
album re kode top bnget lah
di tunggu album barunya
apakah ada yang tau fans page atau group facbook allakhazaam ??