Suatu saat saya bertanya kepada kawan saya, apa yang membuat dia betah tinggal di tempat yang memiliki empat musim? Sebetulnya pertanyaan tersebut tidak fair, karena dia memang dilahirkan dan dibesarkan di Kanada. Dia tidak punya pilihan. Ha ha ha. Pada akhirnya dia memang meninggalkan Kanada, ke Amerika. Ah, itu kan tidak jauh. Itu seperti pindah dari Jakarta ke Singapura. Lha, saya ini pindah dari Indonesia ke Kanada. Drastis sekali perubahannya, dari tempat yang hanya memiliki dua musim ke tempat yang memiliki empat musim!
Ternyata pertanyaan saya tersebut ada jawabannya. Berikut ini jawabannya.
Adanya perubahan musim menunjukkan progress. Kita tidak berhenti di satu titik.
Hmm… jawaban yang menarik, membuat saya merenung juga. Tinggal di luar negeri tidak selamanya menyenangkan. Ada kalanya kesepian menyergap; “Mengapa aku di sini? Ah, aku rindu Indonesia.” (Inilah latar belakang lagu “Rindu Indonesia” yang saya buat dulu. Lagu bisa diambil di rahard.multiply.com.)
Musim demi musim berganti. Berlalu begitu saja tanpa makna. Mendengar jawaban kawan saya itu, saya mulai melihat bahwa pergantian musim merupakan sesuatu yang indah. Dia memberikan tanda adanya kemajuan, perubahan.
Ayo, maju terus …
Now, I am in Indonesia. Sometimes, I miss Canada – strangely enough – including the weather. Here’s a picture of our family, a while back. It was a change from winter to spring and our city – Winnipeg – was almost flooded. The kids were still small and cute. Now, they are teenagers. The smaller one is even taller than me. They’re still cute, though. ha ha ha.



April 14th, 2007 at 11:48 pm
waduh, pakdhe.. keterkejutan2 terkadang menjadi hal yg fantastis sekaligus menderakan.. halahh..
wih? pertama??
April 15th, 2007 at 2:13 am
I miss Indonesia too…
April 15th, 2007 at 9:56 am
….. The kids were still small and cute. Now, they are teenagers. The smaller one is even taller than me. They’re still cute, though. ha ha ha.
-> Hehehe you grow old already
*ngacirrrrrrrr
April 15th, 2007 at 3:46 pm
jelek jelek memang enakan rumah sendiri pak…;)
Mei 13th, 2007 at 12:10 am
nostalgia ya pak?