Ngopi Sendirian?

Sampai di Jakarta. Hari sudah cukup malam, tapi belum larut sekali. Ada keinginan untuk ngopi, tapi ingin cari kawan ngopi. Nggak enak ngopi sendirian, kecuali kalau mau baca buku dan saya sekarang sedang tidak dalam mood untuk baca buku. Tadi sudah baca buku tentang software security.

Sebenarnya ada beberapa orang yang bisa ditelepon, tapi kasihan juga jika saya harus mengganggu mereka. David mungkin sibuk dengan Blitzmegaplex-nya. JSOP mungkin sibuk dengan studionya (lebih baik kreatif di studio menghasilkan lagu daripada ngopi dengan saya kan?). GG mungkin sedang di rumah, tapi saya gak tega ganggu dia karena hari-hari sebelumnya dia pasti sudah super sibuk. Ada banyak yang lainnya, tapi Minggu malam sebaiknya mereka di rumah bersama keluarga daripada kluyuran dengan saya. Lha saya sendiri ngapain kluyuran? Ya, karena tugas.

Decision, decision, decision … Akhirnya saya putuskan untuk kerja saja. Hah? Ya kerja on a Sunday night. Ha ha ha. Yes, that’s Silicon Valley DNA is still in my blood. Why take a holiday if work is so much fun? Ada sekitar 30-an dokumen yang harus saya review. Ngopi batal, digantikan dengan laptop, TV (sepak bola), teh panas, coklat silver queen, dan internet.

Tentang Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Tampilkan semua tulisan oleh Budi Rahardjo

7 Tanggapan to “Ngopi Sendirian?”

  • Adham Somantrie

    coba deh pak, cokelatnya diganti Cadbury Black Forest. tehnya, teh melati… pasti asik…

    ngopi sambil nelpon? kenapa tidak ngopi sambil chatting? :D

    cheers.

  • IMW

    Kalo teh ama coklat, ini sebetulnya cara “modern” untuk mengantikan minum teh kental dengan gula merah. Hm.. nyam.. nyam .. nyam

  • Dedhi

    #2 Sama ternyata tricknya. Saya biasanya pakai cooking chocolate atau yg dollar chocolate itu. Biar murah :P
    Yg saya heran juga, last December saya beli banyak gula batu dari Yogya, kok sekarang sangatlah tidak manis yah? Memang tidak akan semanis gula pasir, tapi rasanya kok jaman dulu gak sebeda ini

  • IMW

    Gula merah sekarang banyak dicampur, kalo di Eropa jelas coklat lebih murah dari gula merah. Lumayan buat mengobati rasa kangen orang kampung seperti saya ini.

  • mathematicse

    Wah, walau sibuk, Om BR ini masih sempet-sempetnya nge-blog.

  • BARRY

    Kadang-kadang ngopi sendirian itu enak lho. Bisa meresapi enaknya kopi :)

  • kanitaku

    wah kalo saya lebih milih ngebatalin ngopi and kugantikan dengan sekotak coklat silver queen (bukan sebungkus lho, nyam-nyam enyak-enyak-enyak), dan internet (enak tuch bisa dapet temen ngobrol via internet pak)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 649 pengikut lainnya.