Hari Kamis, 26 April 2007, saya memberikan presentasi di Sharing Vision. Topik yang diusung kali ini adalah security. Kebetulan pesertanya kebanyakan dari dunia perbankan. Salah satu diskusi yang berkembang adalah adanya beberapa kejahatan yang terkait dengan ATM dan nomor PIN. Misalnya:
- Ada sebuah kasus dimana seseorang kalau mengambil uang di mesin ATM, beberapa menit kemudian ada transaksi yang sama. Kejadian ini berlangsung lebih dari satu kali. Saya mendengarkan cerita ini dari orang yang mengalami masalah tersebut dan dari bank yang bersangkutan. Data transaksi di bank yang bersangkutan terlihat normal (maksudnya transaksi tersebut valid). Bagaimana ini bisa terjadi?
- Ada sebuah sistem pembayaran menggunakan kartu dan PIN yang mengalami fraud. Ada orang yang melaporkan bahwa kartunya dia digunakan oleh orang lain. Bank menginvestigasi dan kelihatannya transaksinya normal. Yang lebih mengkhawatirkan lagi ternyata ada transaksi dari kartu yang belum pernah diberikan ke nasabah! (Tapi kartu ini sudah dicetak, PIN sudah ada, tapi masih di bank yang bersangkutan.)
Pertanyaan yang timbul adalah
Bagaimana caranya orang yang tidak berhak tersebut mendapatkan informasi mengenai PIN?
Ada beberapa kemungkinan, seperti misalnya:
- Penjahat mendapatkan data melalui alat skimmer (untuk menyadap data magnetic strip) dan kamera untuk menyadap PIN
- Ada keterlibatan orang dalam. (Tapi bagian mana?)
- Korban dihipnotis? dibujuk untuk memberitahukan nomor PIN
- Korban tidak tahu bahwa kartu digunakan oleh anggota keluarga (istri, suami, anak), kawan, orang kepercayaan.
Apakah Anda pernah mengalami masalah yang terkait dengan ATM? Ngeri juga ya. Tapi mau bagaimana lagi, ATM kan sangat memberikan kenyamanan. Mosok mau kembali ke jaman kuda delman, semuanya harus lewat teller di kantor bank?


Mei 3rd, 2007 at 7:18 am
jangan sampe deh…
Mei 3rd, 2007 at 7:53 am
untunglah sampai saat ini belum, jangan sampai deh
yang jelas saya tidak nyaman dengan model atm yang terbuka, tidak di dalam bilik pribadi,
selain rawan diintip PIN kita, juga suka risi kalau ada yang ngeliatin pas kebetulan lagi butuh ngambil duit agak banyak
Mei 3rd, 2007 at 7:58 am
Kalau lewat teller bisa-bisa teler. Antrinya itu lho. Panjang banget. Lewat eBank/iBank saja
Mei 3rd, 2007 at 8:06 am
tapi jamannya Sepeda Ontel, menghemat itu lebih gampang, Pak….
Saking malasnya ke Bank, Jadinya kan ngirit2 kalau makai duit :p
Mei 3rd, 2007 at 8:44 am
Saya pernah masalah dengan ATM, waktu mau mengambil uang dibilang gagal.
Saldonya kurang.
Mei 3rd, 2007 at 9:21 am
Kalo ambil uang di ATM jangan lupa berdo’a biar aman, sukur-sukur uangnya bisa nambah hehehe…!
Mei 3rd, 2007 at 10:03 am
di singapura opsi nomor satu yg sudah terbukti disenangi sindikat2 skimmer malaysia utk beroperasi. mereka sengaja mencari lokasi atm yg terpencil. alat skimmer dan kamera punya akses wireless ke handphone yg mengirimkan data2 tadi ke pelaku kejahatan.
Mei 3rd, 2007 at 10:17 am
“Apakah Anda pernah mengalami masalah yang terkait dengan ATM? ”
pernah pak, bank permata suka ngadat ATM-nya. untuk ga pernah kecolongan duit saya akibat error yang sering ditimbulkan.
Mei 3rd, 2007 at 1:07 pm
Saya pernah, waktu itu rekening saya yang di BCA tinggal 390 ribu -saya inget banget saldonya, krn kemarinnya habis diambil dan hari itu saya butuh lagi 350ribu
setelah duit keluar 7 lembar 50ribuan, di struk terlihat saldo saya 760ribu!!!
Wah kesempatan nih… aku masukkan kembali atm, dan coba ambil 100ribu aja.
dan hasilnya..
Maaf saldo anda tidak mencukupi hehe…
saya cek lagi bener, saldo saya tinggal 40ribu.
memang saat itu listrik PLN baru saja mati saat saya sedang antri.
Mei 3rd, 2007 at 1:17 pm
Ada model atm baru yang hanya men-swipe kartu atm satu kali (tidak ditinggal didalam) kemudian pemilik dapat melakukan beberapa transaksi. Tipe atm ini rentan sekali di salah gunakan oleh orang disebelah apabila pemilik atm asli lupa menutup transaksi secara eksplisit.
Mei 3rd, 2007 at 5:14 pm
beberapa tips untuk keamanan ber-atm:
1. jangan beritahukan pin anda ke orang lain
2. waspadalah jika ada orang yg berdiri di luar atm sebelum anda datang atau bahkan mempersilahkan anda untuk menggunakan atm terlebih dahulu
3. periksa lubang kartu atm, apakah ada benda2 mencurigakan seperti plastik dsb
4. perhatikan apakah ada kamera tersembunyi yg menyorot keypad atm
5. jangan tinggalkan atm sebelum transaksi selesai atau jika kartu anda masih di dalam atm
(sumber:lupa)
ada tambahan?
Mei 3rd, 2007 at 8:33 pm
He..he..he..pantesan sekarang kalau di ATM terbuka, kalau lagi ngantri, orang di depan saya yang sedang transaksi sering ngeliatin saya dengan pandangan curiga…(apa yah saya punya tampang maling yah???)
Mei 4th, 2007 at 2:07 pm
[...] 3 05 2007 Tulisan ini terinspirasi dari blognya pak budi tentang ATM. Ngomong-ngomong soal ATM, saya jadi ingat waktu dulu di jogja (sekitar tahun 99). Ada ATM BNI di [...]
Agustus 15th, 2007 at 12:50 am
ada kejadian aneh juga nih…
saat itu adalah saatnya registrasi baru mahasiswa di kampusku…
kejadiannya kalo ga salah bulan mei-juni yang lalu…
ceritanya, ada bapak2 yang mengantarkan anaknya registrasi,
trus ambil uang dari ATM,
eh… taunya waktu ada pengecekan uang di meja registrasi,
uangnya dibilang palsu, padahal barusan dia ambil dari ATM,
wah ngeri juga…
walaupun selembar lima puluh ribu rupiah..
tapi tetep aja, jengkel…
padahal bisa buat uang makan seminggu lebih… hehe
Juli 1st, 2008 at 9:34 pm
Aku pernah ngelakuin kejahatan atm!!!
heheheee…..
tapi cuma sedikit…
September 2nd, 2008 at 11:31 am
@ maman
Kejahatn model apa yg dilakuin biar jadi pelajaran buat dihindari
Juli 7th, 2009 at 7:58 pm
Alhamdulillah saya belum pernah menjadi korban kejahatan. Tetapi sedikitnya 4 orang teman dekat saya menjadi korban. Tiga dibobolkan di 3 bank nasional (BUMN) dan satu lagi di bank swasta nasional.
Dulu ketika saya di Kuala Lumpur untuk konfirmasi kartu kredit Citibank Visa ke Citibank Landmark Jakarta diingatkan agar jangan dulu digunakan kartu kreditnya karena ada sindikat yang sedang mengincar. Citibank menyarankan agar saya pakai kartu ATM Citigold saja. Saya selamat sampai sekarang.