Akhirnya tertonton juga film “Music & Lyrics” yang diperankan oleh Hugh Grant dan Drew Barrymore. Terus terang saya penggemar Hugh Grant. Bagi saya dia orang Inggris yang ngganteng dan lucu, mengingatkan saya akan Pierce Brosnan.
Film “Music & Lyrics” okelah. Tidak terlalu berat. Bagi saya sih ini mata pelajaran. (Baca selanjutnya.)
Hal kedua yang menarik perhatian saya adalah judul dan ceritanya sendiri; “music & lyrics“. Singkat ceritanya adalah Hugh Grant penulis lagu yang kesulitan mencari lirik. Drew Barrymore tidak yakin dia bisa menulis lirik, tapi sebetulnya bisa. Keduanya berkolaborasi, setelah melalui jalan yang panjang. Terciptalah lagu.
Nah, saya sendiri masih belajar dan mencari tahu bagaimana proses penulisan lagu. Apakah ada song writing moment? Apakah penulisan itu sendiri atau bisa berkelompok? Tentu saja bisa bervariasi dan sangat bergantung kepada individualnya. Ini sama prosesnya seperti seorang siswa yang sedang mencari cara belajar yang terbaik bagi dirinya (dan mungkin juga menguji apakah belajar berkelompok cocok?). Sekarang saya sedang mencari cara terbaik untuk ngarang lagu.
Saya sadar bahwa saya tidak bisa menulis lirik lagi, meskipun dulu sempat juga nulis-nulis puisi. Karena kemudian tidak pernah menulis dan digantikan dengan hitungan matematik & penulisan teknik yang saklek (maklum … terjerumus ke dunia teknik) maka saya tidak bisa lagi menulis kata-kata yang berpuisi, bersayap sehingga bisa membawa pendengar terbang ke alam imajinasi. Nah, sekarang saya sedang mencoba berlatih lagi. It’s safe to say that I need somebody else to work with me.
Di posting saya tentang “Halangi“, Azizou sudah mencoba menyelesaikan tulisan saya. Hebat. Sekarang bolanya berada di saya, untuk menyelesaikan lagunya. Ternyata sulit karena … saya di jalan terus dan nggak punya akses ke alat musik. Ha ha ha. Di iBook saya ada virtual keyboard, tapi sekarang saya lebih banyak jalan dengan menggunakan notebook dengan Linux.
Ok… waktunya untuk belajar ngarang. Giat latihan!


Mei 3rd, 2007 at 7:29 pm
Kalo artis Inggris, saya lagi demen yg mainan Dr. House
Di Linux banyak tool utk auto arrrangement, sequencing. Ndak perlu lah iBook ke ke.
Mei 3rd, 2007 at 9:03 pm
Taste is about all..
Komposisi nada dengan tone dan phrase yang ‘mewah’ harus dikombinasikan dengan kekuatan lirik berisi pesan tepat dalam unsur penting penyusun sebuah karya musik agar semua yang terdengar adalah megah adanya..
Simply, melodic, pretentious..
Mei 5th, 2007 at 12:52 am
ditunggu karya musiknya pak…;)
Mei 9th, 2007 at 10:48 am
Mas, apa kabar?
Ditunggu seminar-nya “IT, music & business”
Pembicaranya ya sampeyan, bung Dimitri, Eros Djarot dll.
Pokoke yg nyeni lho mas
He5x
Salam
Mei 10th, 2007 at 9:53 pm
Waaahhh pengen, pak Pandu. Mudah-mudahan adalah. Eh, tadi malam saya presentasi tentang hal itu. Bukan seminar sih, tapi mirip seperti itu. Seru …
Januari 11th, 2012 at 1:58 pm
Thanks for great post,,i will visit u bak later, visit mine Song lyrics