Bandros dan Teh: cerita pagi ini

Habis mandi rasanya seger banget. Tadi pagi main futsal rame-rame. Lumayanlah. Eh, lebih dari lumayan. Capek dan berkeringat. Sesudah mandi air panas, badan terasa segar.

Selanjutnya … buka Internet (dengan menggunakan GNU/Linux Ubuntu yang lengkap dengan Beryl 3D), mendengarkan lagu rock dari Alice Cooper (nggak tahu kenapa lagunya itu, kebetulan aja CD yang dekat meja ya yang itu), makan bandros (makanan khas Bandung?), dan minum teh panas (Earl Grey Dilmah tea, plus susu). Wah … sedap banget. (Sebetulnya juga ada cokelat juga. Pokoknya komplit lah. Lihat saja gambarnya.)

Tapi lucu juga, bandros (khas Indonesia) ditambah dengan teh Earl Grey (Inggris? India? Ceylon?). Cocok nggak ya? Ditambah lagi dengan cokelat Van Houten. Wah wah wah … sarapan macam apa ini?

B i a r i n . . . Gak boleh ngiri!

Indahnya Bandung Sabtu hari ini.

Selamat pagi Indonesia …

Tentang Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Tampilkan semua tulisan oleh Budi Rahardjo

17 Tanggapan to “Bandros dan Teh: cerita pagi ini”

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 649 pengikut lainnya.