Ketika melakukan jalan-jalan di blog internet (orang Indonesia dan bukan orang Endonesha), saya dapati suasana atau mood yang kelabu (atau biru?), sedih, dan galau. Kalau tidak itu ya suasana yang menyatakan kekesalan dan kemarahan. Selain itu banyak juga yang lempeng saja, menceritakan kesehariaan – seperti blog ini kali ya?. Yang jarang saya temukan adalah blog yang isinya keceriaan, positif thinking, maju, semangat, dan seterusnya.
Kesedihan tersebut ternyata berpengaruh juga kepada pembaca, setidaknya kepada saya. Ini membuat saya menjadi malas untuk blogwaking, karena kalau ketemu topik yang seperti itu saya tidak tahu harus berbuat apa. I cannot cure your loneliness, nor your broken hearts.
Saya tidak suka membaca surat kabar Indonesia karena alasan yang sama, beritanya menyedihkan terus. Beritanya membuat kita down, bukan menjadi lebih semangat. Ini juga yang menyebabkan saya lebih suka membaca berita bisnis (harian Bisnis Indonesia, majalah Warta Ekonomi, Businessweek, misalnya). Berita di dunia bisnis umumnya malah bersemangat, positif. Aneh ya? Tapi ini nyata.
Untuk itu saya selalu berusaha membuat tulisan saya positif dan bersemangat agar para pembaca juga makin semangat, terinspirasi, berkarya lebih bagus lagi. Pokoknya positif lah! (Sesekali memang saya mengemukakan kekesalan saya. Mudah-mudahan tidak terlalu sering. Tegur saya kalau saya begitu.)
Berbicara mengenai mood, ada sebuah karya anak Indonesia yang keren abis, namanya: moodmill.com. Situs ini mencoba mengamati mood dari anggotanya. Anda bisa mendaftar di sana dan dapat memberitahukan mood Anda. Cool. Cobain deh.
Saya sebetulnya ingin punya sebuah software (crawler, tapi bukan carpet crawler) yang merayap dan menelusuri Internet dan memperhatikan blog-blog orang Indonesia (bagaimana mendeteksi orang Indonesia atau bukan?). Kemudian sang crawler mencoba mencari tahu mood atau topik apa yang sedang hot di jagat internet Indonesia. (Bagaimana caranya? parsing teks?) Wah, asyik tuh. Web 2.0 application! Ada yang mau buat? (Saya bisa cerita lebih jauh lagi tentang idenya. Felix dari moodmill juga bilang dia pengen juga yang seperti ini.) Wah, jadi pengen coding lagi nih, tapi gak sempat. Tahun ini saya mau lebih banyak ke … digital entertainment. Oh well…


Mei 5th, 2007 at 11:28 am
—– Iya tulisan ide di blog haruslah yang positip, minmal kritik membangun. Tapi kalau ternyata kritik dan saran di salah artikan bisa berabe kan.
Saya sebagai pendatang baru di dunia blog mungkin masih harus terus belajar dalam penyampaian aspirasi yang dapat di terima akal. — Artikelnya Bagus-bagus. Boleh saya Link di Blog Saya? Terima kasih!
Mei 5th, 2007 at 12:42 pm
hmmm.. bisa mirip Technorati ya pak . Syaratnya , si blog harus nge-ping ke situs tersebut lalu ada semacam software crawler khusus yang tugasnya membaca / parsing text untuk mendapatkan info seperti : mood , hot topic , hmm bisa cem macem .
plus , kalau dipadu dengan semangat community ala frenster mgkn tambah keren . awalnya kayak fun project.. tapi akhirnya bisa ke arah commercial g ya ? hehehe
Mei 5th, 2007 at 3:31 pm
Memang enak jika membaca yang isinya positif2. Makanya saya suka baca blog Bapak. Dan juga hal yang berkenaan dengan TIK. Karena biasanya tidak melibatkan emosi.
Salam.
Mei 5th, 2007 at 4:01 pm
Saya ikut menunggu realisasinya Mas Budi. Pengen ikutan. Kayaknya bakalan seru tuh.
Saya link kesini karena disini banyak tips yang bisa ditiru. Makanya link ke sini saya masukkan sebagai Panduan Nge-Blog : Tips & Trik.
Mei 5th, 2007 at 4:50 pm
Lha… ini yang menjadi alasan saya untuk nge-link plus jalan-jalan ke blog bapak. Terus kira-kira blog saya tipe yang mana pak?
Mei 6th, 2007 at 4:16 am
Mungkin RI kurang “progress”. Tanpa kemajuan, manusia gampang depresi dan sedih… Saya juga stop langganan Kompas online bulan lalu karena isinya hanya kabar buruk
Mei 6th, 2007 at 4:54 am
Hmmmh….
Mei 6th, 2007 at 10:13 am
mungkin petunjuk untuk menentukan mood dari tulisan:
1. jumlah huruf kapital berbanding jumlah kata
2. penggunaan kata ‘dia’ dan ‘kamu’
3. penggunaan kata-kata yang berbau kebencian seperti ‘benci, kesal, jijik, dsb.’. Tentu saja perlu stemmer..
4. penggunaan kata-kata yang berbau keceriaan seperti ‘senang, lucu’
Bikin proyeknya aja, Pak.. kayaknya menarik tuh.
PS: mood-ku sedang agak gak enak akhir-akhir ini, Pak.. jadi jangan berkunjung ke blog-ku. Isinya curhat gak jelas semua.
Mei 7th, 2007 at 9:06 am
*open googlemood.co.id*
keyword: sad
*found 16493 blogs*
PS: gitu kira2 om? :p
Mei 7th, 2007 at 9:21 am
@mbu, maunya sih nggak gitu. Maunya kita ke “indomood.co.id”, terus
> 68% blogger indonesia happy (he he he)
> 20% biasa-biasa saja
> 10% sad
> 2% marah
Topik yang paling banyak dibahas hari ini adalah:
> reshuffle kabinet Indonesia
> sepak bola
> infotainment
Kemudian ada sejarahnya, lengkap dengan grafiknya, dan seterusnya.
Mei 7th, 2007 at 9:38 am
mmm…mungkin bagi sebagian besar orang, mengekspresikan kesedihan itu lebih mudah dengan kata2… tambah lagi kalo ga punya tempat curhat… satu2nya sasaran empuk untuk pelampiasan ya…blog2 yang ga bersalah itu… ^-^
Mei 7th, 2007 at 11:09 am
numpang bentar…
“menampilkan mood anda di wp”
Mei 7th, 2007 at 11:11 am
udah ada tuh plugin RSS Moodmill, di http://3daysafter.com
Mei 13th, 2007 at 12:02 am
Saya juga ingin bahagia, tapi kalo udah inget Indonesia ga ada tenaga untuk bahagia. Indonesia terlalu menyedihkan.
Mei 16th, 2007 at 1:22 am
Idenya bagus bikin crawler blog. Mungkin bisa cek meta tag dari website2 ‘berbahasa’ Indonesia. Terus parsing teks dengan mengelompokkan kata2 tertentu sebagai mood tertentu.
Agustus 13th, 2007 at 5:32 pm
informasi yang menarik, Trims.