Akhirnya saya coba lakukan eksperimen micropayment melalui voucher handphone. Idenya begini. Jika Anda menyukai tulisan saya di blog ini atau di blog lainnya dan Anda ingin nyumbang, maka Anda bisa membelikan saya voucher seluler. Sudah saya buatkan halaman khusus (halaman donasi) yang memberikan link ke halaman instruksi donasi sesungguhnya.
Saat ini baru ada nomor Esia. Nanti saya tambahkan dengan operator lain. (Ada usulan?)
Coba saja ada Paypal di Indonesia, cara gini mungkin tidak dilakukan. Biarlah. Ini kah khas Indonesia. He he he.
Jadi … siapa penyumbang pertama?
Sayang saya tak tahu emailnya…
Pak, bukannya Paypal sudah bisa dipakai di Indonesia?
http://priyadi.net/archives/2006/10/15/paypal-bisa-dipakai-dari-indonesia/
Anyway, it’s a simple yet great idea. Jadi kepikiran apakah pulsa yang di transfer itu bisa diuangkan atau tidak ya? Kalau bisa, ini pasti bisa jadi alternatif pembayaran yang murah, meriah, mudah dan khas Indonesia.
Cuma berhubung nggak bisa donasi dari sini, nanti pake burger ramlee aja deh, kalau kebetulan ketemu di pasar malam hahaha..
saya juga minta disumbang…..
@anang, boleh juga. nomor handphone? (terus nanti di-spim) he he he…
karena nilai pulsa nantinya tidak bisa diuangkan, mungkin Pak Budi bisa jualan voucher juga di kantor untuk “meng-uangkan” voucher yang ada hi.hi.
kalo diuangkan tagih aja ke operator
huehuehue
Pak, di Newsweek July 16 2007 (Cover Made in China + Barrack Obama) dibahas tuh tentang payment pake handphone dan linked ke account actual…namanya M-Pesa(Swahili for “Mobile Money”), bahkan di endorsed juga ama V*d*f*n* untuk infra-nya…kalo cepat nongol di Indo, bisa jalan lagi nih e-commerce2 an
…cheers…
dengan kepakaran dan jejaring yang Bapak punya, apa susahnya bikin paypal versi Indonesia?