Kemarin saya dan tim harus ke Jakarta untuk menemui salah satu klien kami. Kami putuskan untuk menggunakan kendaraan sendiri saja dengan route melalui Cipularang.
Entah kenapa, jalan-jalan di Jakarta kemarin sangat padat sekali. Kata orang ini dikarenakan jalan tol Cikunir sudah dibuka. Memang kami melihat ketika sudah dekat dengan pintu tol Pondok Gede banyak orang yang sudah mulai mengambil jalan tol baru. Antrian ke sana sudah terbentuk cukup panjang. Pintu tol Pondok Gede agak “sepi” dan saya mulai khawatir, kok sepi? Ternyata benar. Lewat pintu tol Halim, macetnya luar biasa! Dari Halim ke Semanggi lebih dari 1 jam (mungkin 1,5 jam?). Waktu yang ditempuh ini lebih lama dari Bandung ke pintu tol Pondok Gede.
Siangnya kami kembali ke Bandung dengan rute yang sama. Kali ini Pandu saja yang menjadi pengemudi. Saya bisa mengambil beberapa foto untuk dipasang di sini. Sama seperti waktu berangkat, ternyata pulangnya juga macet sekali. Padahal kami mulai berangkan dari Medan Merdeka sekitar jam 15:00. Ternyata masih kurang “pagi”. Daripada menggerutu, saya mengambil foto-foto saja untuk jadi bahwa tertawaan.
Foto yang pertama adalah truk yang bertuliskan “melu ndusel”. he he he. Hayo, ada yang tahu terjemahannya dalam bahasa Indonesia?
Mengambil foto-foto truk ini ternyata menarik karena banyak kata-kata yang lucu. Mari kita lakukan terus. (Jadi teringat “champret” lagi. he he he.) Sebetulnya ada gambar yang lain, seperti misalnya yang di bawah ini; “gadis lugu”.
Sekarang ini nampaknya rumput dan ilalang di pinggir jalan tol Cipularang ini sudah kering. Tidak ada hujan? Akibatnya ada beberapa tempat yang terbakar. Mungkin ada orang yang membuang puntung rokok ke rumput kering tersebut? Atau memang panasnya sudah sedemikian sehingga rumput terbakar sendiri. Berikut ini adalah foto yang berhasil saya ambil sambil jalan. Seram juga sih kalau kebakarannya besar!
Sebetulnya kemarin saya masih menimbang-nimbang untuk membawa kendaraan sendiri atau menggunakan jasa travel. Sekarang kesukaan saya adalah naik travel Transporter yang sempat saya potret di jalan kemarin.
Demikianlah cerita perjalanan kemarin. Daripada kesal menghadapi kemacetan, lebih baik dinikmati dengan motret dan tertawa. Ha ha ha.




melu = ikut
ndusel = menerobos
Wehehehe… lihat plat nomor truk melu ndusel unik juga. AG = Kediri ; huruf belakangnya RA. R untuk kota Tulungagung. Sepeda motor saya platnya AG-RO. ternyata sekota ama saya nih truk
Selamat Pak..
Ikut kena imbas jalan tol JORR…
Merdeka!… yach!. ternyata bukan kita aja yang bebas menulis. Pemerintah juga bebas membuat kebijakan yang berdampak meresahkan!…. Tampaknya sudah kehilangan akal tuch! untuk mencari dana, sehingga mengeluarkan kebijakan yang benar-benar diluar dugaan!… tanpa soasialisasi. Pagi ini Pak Menteri PU enak aja menjawab! kalau keberatan ya jangan masuk TOL!… Tidak terpikir sama sekali oleh mereka bahwa semua akan berdampak lonjakan harga apalagi mendekati bulan puasa.
Sudah waktunya ibukota pindah ke Indonesia Timur.
Diduga tidak lama lagi Jkt akan benar2 macet hebat – mobil2 itu akan ‘berhenti’ di jalanan.
Pertumbuhan kendaraan sudah sangat tidak imbang dg pertumbuhan jalan.
Jalan2 tol yg baru itu cuma menjanjikan kenyamanan sebentar saja koq…..
koreksian
melu = ikut
ndhusel = berdesak-desakan, berhimpit-himpitan (dalam antrian, misalnya)
tetapi “ndhusel” lebih sering dikonotasikan ketika berada ditempat tidur. jaman dulu kan sekeluarga 5 anak bisa tidur bareng disatu kranjang hehehe
metode yang bagus untuk menghilangkan boring dari pada tidur ato menghayal
Yang saya kurang ngerti, kirain dibukanya jalan tol baru Cikunir-Kampung Rambutan itu harusnya bisa mengurangi kemacetan di sekitar Halim/Cawang. Ternyata, malah jadi lebih macet? *makin bingung*
udah, punya kamera ya pak. asik. makan-makan.
-IT-
Wow, lucu-lucu tulisan di truk itu memang.
Terkadang ada tulisan berbahasa Inggris yang sengaja salah atau emang salah, engga tahu saya. Lucu!!!
Hehe… lain kali potret lagi yang gambar2 di truk ya Oom. Terus dibahas gambar atau tulisannya. Menarik tuh…
dulu sih pernah denger2, katanya kalau musim kemarau rumput2 itu sengaja dibakar karena biasanya pada musim kemarau tumbuh rumput liar dan ilalang dengan bebasnya..
Mas Pandu harus baca postingan ini
salam kenal pak
kunjungi blog saya jg y
Dunia teks sopir truk memang ajaib!
[...] ingat foto truk yang bertuliskan “melu ndusel” dan “gadis lugu”. hi hi hi. Foto truk lainnya [...]
sudah bgus tapi kok bhs, inggris kok gk ad sih? tnanks