Ketika orang Indonesia sedang ramai “begaduh” dengan Malaysia, kami mendapat kunjungan dari rekan-rekan MyCERT (Malaysia Computer Emergency Response Team). Sebelumnya, yang pernah datang ke tempat kami juga adalah JP-CERT (Japan Computer Emergency Response Team).
Rekan-rekan dari Malaysia ini sebetulnya ada acara di Jakarta, tetapi menyempatkan datang ke Bandung untuk bertemu dengan kami. Sayangnya saya sedang tidak ada di tempat. Untungnya ada rekan-rekan ID-CERT yang lain (Andika dan Amal) yang dapat menemani mereka.
Ini foto pas saya kembali dari Jakarta dan pas mereka mau pulang. (Foto diambil oleh Rois. Nama-namanya menyusul.)
Malaysia dan Indonesia memang seharusnya rukun. Tak perlulah kita begaduh.


November 2nd, 2007 at 7:31 am
yah..yang bikin ribut kan pemerintahnya aja…harusnya pemerintah yang kasih contoh baik ke rakyat…nah ini rakyat malah yang harus kasih contoh ke pemimpinnya..ckckckck…pemerintah yang Malangsiah…hehehehe
November 2nd, 2007 at 9:01 am
mereka licik om, maaf saya ndak percaya malaysia
November 2nd, 2007 at 9:31 am
emosi boleh tapi tetep kepala dingin (kompres pake es batu) hehe..
November 2nd, 2007 at 11:03 am
@waone…
hm sebenernya pemerintah Indonesia juga sama aja ya…
hehehe
November 2nd, 2007 at 11:17 am
kalau dalam keadaan emergency, pasti lah semuanya bersatu…tapi kalo sedang normal, begaduh2 dikit tak apa lah…
November 3rd, 2007 at 6:23 am
Memang betul Rakyat Malaysia dan Indonesia saya yakin baik-baik saja.Pemerintah Malaysia dan jajarannya saja yang memang menyebabkan ‘Pergaduhan ini’.Semoga YB nya merasa malu melihat kerukunan Warganya
November 3rd, 2007 at 11:44 am
GANYANG MALAYSIA !!!!!
November 3rd, 2007 at 3:58 pm
Mas Budi, bisa cerita tentang IT kita dibanding dengan negara-negara tetangga kita ?
November 4th, 2007 at 1:42 am
sudah baca berita katanya lagu dari sumbar dibajak lagi ?
November 9th, 2007 at 1:53 pm
malaysia emang mbajak lagu2 dan budaya kita …
tapi sudahkah kita sadar kita ini juga negeri para pembajak …. banyak lagu2 kita , sinetron kita yang bajakan ….
jadi alo kita teriak malingsia … jangan2 kita sekedar maling teriak maling