Kenapa banyak truk bertuliskan “Gajah Oling” ya?
Jadi ingat foto truk yang bertuliskan “melu ndusel” dan “gadis lugu”. hi hi hi. Lucu-lucu ya. Foto bagian belakang truk lainnya menyusul.
Kenapa banyak truk bertuliskan “Gajah Oling” ya?
Jadi ingat foto truk yang bertuliskan “melu ndusel” dan “gadis lugu”. hi hi hi. Lucu-lucu ya. Foto bagian belakang truk lainnya menyusul.
November 23rd, 2007 at 6:32 am
Gajah Oling kalo tidak salah adalah salah satu layanan keamanan di Jawa Timur yang konon kabarnya bisa melindungi para sopir truk dari masalah-masalah yang sering menimpanya. Jadi kalo ada tulisan gajah oling, biasanya para maling2 gak berani macem2
tapi itu komersial juga kok
November 23rd, 2007 at 6:59 am
# Willy
o.., begitu tho (^_^)
sama spt pak BR, saya jg penasaran ttg “gajah oling”
thanQ,
adi.n
November 23rd, 2007 at 7:05 am
Kreatif yang ngelukis, gambarnya bagus-bagus tapi merakyat.
November 23rd, 2007 at 8:13 am
gajah oling prinsipnya sama dengan mafia Pak BR. user must give compensation for “secure feeling” they gave. wilayah operasi perlindungan Gajah Oling di sekitar pantura. kalau Bandung – Jakarta, truk-truk dilindungi organisasi “235″.
koreksi kalau salah.
November 23rd, 2007 at 9:42 am
SHARING YA….’Layanan Jasa Keamanan’ itu tepatnya adalah Yayasan Bhirawa Anoraga yang dulunya di bawah kendali Kodam V Brawijaya. Mulanya sih, hanya ruk dari Jawa Timur aja yang menggunakan cap Gajah Oling, tapi belakangan, plat mobilnya B, F, Z aja ada yang ditulisin Gajah Oling…hehehe
November 23rd, 2007 at 10:11 am
walah kok yayasan dibawah kendali Kodam V,
lha berarti Kodam V jadi backing mafia dung
* truk punya mertua jg ada cap gajah olingnya, ada surat (kwitansi) juga lho *
November 23rd, 2007 at 11:20 am
mungkin udah ga di bawah TNI lagi…
November 23rd, 2007 at 11:21 am
betul kata willy…
November 23rd, 2007 at 11:56 am
Yupe, Gajah Oling merupakan suatu badan usaha Pak.
November 23rd, 2007 at 12:50 pm
Menyambung yg diatas. Tergantung rute truk tersebut. Tapi kalau itu di bawah suatu institusi militer, itu berita baru buat saya, susah juga dibuktikan. Yang jelas, memang betul itu cap “kebal” kena bajing loncat. Bayarnya periodik, bulanan kalau gak salah. Sekian juta. Kalau sudah rutin bayar, trus barang muatan kena jarah bajing loncat, cukup hubungi “posko” gajah oling terdekat yg lokasi nya akan dikasih jika kita sudah menjadi anggota, dijamin barang yang dijarah akan kembali kepada yg punya. Jika kita pasang cap “kebal” itu tapi tidak bayar iuran, ya siap2 aja ludes barangnya.
Coba iseng2 bapak tanya deh sama sopir truk kalau kebetulan nongkrong di KM berapa di Tol Cikampek. Kalau cap “kebal” untuk jakarta-bdg lewat puncak itu berbentuk huruf A seperti logo A Mild.
Kasihan para pengusaha yg harus setor biaya2 siluman kayak gitu.
November 23rd, 2007 at 1:01 pm
satu lagi pak, kok gak pake google untuk cari apa arti “gajah oling” ?
November 23rd, 2007 at 2:40 pm
Betul, Gajah Oling adalah organisasi ‘mafia’ untuk trayek bis/truk di Jawatimur. Detailnya saya juga kurang tahu. Anak-anak bismania.com dan milisnya lebih paham seputar hal ini.
November 23rd, 2007 at 5:06 pm
Wah, dari hal-hal lucu dan unik bisa jadi sumber ilmu pengetahuan juga tho… dilampung (kalo ga salah) ada juga organisasi yang gituan, namanya ”PETIR” bergambar petir merah.
November 23rd, 2007 at 7:28 pm
Yup itu yang saya denger tentang Gajah Oling
November 24th, 2007 at 10:42 am
Klo yg di Rute sumatera klo ndak salah namanya : ANDALAS… gambarnya nya kepala macan
November 24th, 2007 at 11:06 am
wah nanti saya bikin *dinosaurus oleng* wilayah *kerja* nya di jalur selatan jawa
OOT mode ON
November 24th, 2007 at 11:22 am
oo…ternyata Gajah Oling itu toh.
ohya, saya suka geli kalau liat di bagian belakang truk ada tulisan “Jarang Pulang” dgn latar gambar wanita berpakaian seksi
November 24th, 2007 at 12:24 pm
Ooo gitu toh cerita tentang Gajah Oling. Tadinya saya pikir karena truk itu besar, maka dia diasosiasikan dengan gajah. Karena isinya berat, maka dia oleng … diplesetkan oling. Jadinya, tadinya saya kira gajah oling adalah … awas truk besar, bisa oleng. he he he.
Ternyata meleset (jauh pula’).
November 24th, 2007 at 5:17 pm
misiiii oooommm…
gajah oling mafia yang terorganisir dengan baik bos, di pimpin oknum TNI berpangkat Kopral, jadi setiap pengusaha Transportasi yang ingin aman bisa daftar dan wajib membayar Iuran tahunan, jumlahnya relatif kecil about 600rb/tahun
thanks
November 25th, 2007 at 9:11 am
he2,… gitu yah? ya, namanya juga usaha…
November 25th, 2007 at 10:10 am
Mungkin ada singkatannya?
November 26th, 2007 at 1:45 am
Gambar modif kayak begitu ternyata bayar lho Pak. Mereka harus mengeluarkan ‘uang lebih’ saat proses KIR
November 28th, 2007 at 1:22 pm
Kalo saya malah dengar sendiri dari dosen saya di UPN Jakarta, beliau mantan komandan kodim jaktim (kalo ndak salah..) bahwa gajah oling memang merupakan kode rahasia untuk suatu layanan keamanan truk-2 besar pengangkut barang.. (cuma beliau gak sebutin area-nya)
November 29th, 2007 at 9:26 am
Disalin dari milis madiun-club http://www.mail-archive.com/madiun-club@yahoogroups.com/msg12147.html tulisan dari saudara mohammad djumala:
Jalanan Indonesia, selain terkenal sebagai ladang pembantaian (setidaknya dari jumlah korban kecelakaan lalu lintas yang wah!), terkenal pula sebagai tambang emas. Siapa saja asal bernyali besar, bisa kaya raya tanpa perlu bermodal besar. Tentu saja emas haram, hasil menjarah rejeki orang, entah itu namanya jatah keamanan, uang jago, uang rokok, atau tilang siluman. Para pelakunya bermacam-macam, mulai preman kelas celengan, polisi atau dllaj kurang makan, sampe mafia terorganisir yang dibekingi perwira tinggi (katanya…).
Pengusaha transport mungkin sudah tidak asing lagi dengan nama “Gajah Oling”, “Kotikam”, “A05″‘, dan beberapa kelompok terorganisir lain, yang mengotori jalanan kita, yang merebut rejeki yang seharusnya milik awak kendaraan. Kelompok-kelompok ini sudah seperti pemilik jalan raya saja. Mereka menentukan iuran bulanan dan tahunan, yang jika tidak dibayar imbalannya keselamatan awak kendaraan tidak terjamin lagi. Sudah begitu, di tiap perempatan para awak harus menyediakan bungkus korek api yang diisi uang, yang jika tidak dilempar mereka pasti kena tilang dengan alasan yang dicari-cari. Susah memang hidup di Indonesia.
November 29th, 2007 at 7:11 pm
[...] Gajah Oling, [...]
Desember 10th, 2007 at 9:59 pm
truk_dan_pengawalan-subscribe@yahoogroups.com
tersedia berita beserta logo Gajah Oling
Desember 10th, 2007 at 10:00 pm
truk_dan_pengawalan-subscribe@yahoogroups.com
berisi berita dan logo gajah oling
Mei 12th, 2008 at 11:53 am
jalur selatan….mau aku jadikan ladang bisnis namanya… Nyai Ratu. kan lebih keren…hehehe
Mei 17th, 2008 at 5:00 pm
Untuk sdr arifkav,sdr arif, tahu ga iuran gajah oling itu dihitung permobil pertahun sayang….. Jadi bayangin aja,dan kalo ada apa2 memang mereka membantu, tp brg kembali jg itu kalau seijin Allah.kalo tdk seijin dia,biar gajah oling kek,gajah bengkak kek, ga bisa apa2. Yg anehnya organisasi itu adalaH bentukan aparat. Yg shrsnya kita tdk perlu utk sprt itu. Okeh,jd mengertikan kondisi indonesia yg sebenarnya?
Mei 28th, 2008 at 3:03 pm
ah yang bener
Juni 18th, 2008 at 7:24 pm
brrt klo gak bayar gak aman lagi, jgn2 pelakunya emang dr mereka juga,ck-ck-ck
Agustus 7th, 2008 at 10:55 am
Berarti tanpa gajah oling kurang aman di jalan…..???
Siapa sebenarnya Gajah Oling…..?
Apa dia sekelas Superman…? ato mungkin Batman….??
atau mungkin si GATOT KACA otot kawat tulang besi…..
http://balihotelsonline.wordpress.com
September 11th, 2008 at 11:55 am
preman terorganisir dan berbadan hukum… dengan 600rb/th memang mereka menjamin “aman” di jalur pantura… aku terpaksa pakai juga dan …. sampai detik ini gak tahu kegunaan sebenarnya dari jasa ini….
mungkin cuman bisa membayangkan income 600rb/unit/th di kalikan 1,000 kendaraan (kayaknya lebih deh)….
kantor pajak posisinya dimana yah ??? ada jaminan mereka bayar pajak pendapatan (ilegal) gak ????
indonesiaku tercinta… memang seringkali bikin ternganga dengan kondisinya…
Oktober 29th, 2008 at 8:41 pm
Saya ulas di blog saya mas. Kenapa dengan Gajah Oling dll. Judul artikel Jasa penghalau bajing loncat. Thanks
Oktober 30th, 2008 at 2:04 pm
perusahaanku sekarang bayar sebulan 400rb (truk 120PS). ga tau utk berpa truk. Kalau masalah keselamatan memang sih jarang terjadi pencurian, tapi dulu pernah 1 truk beserta angkutannya hilang, toh Gajah Oling tidak bisa menemukannya… Preman berdasi.. pasti ada backing miilter….
November 21st, 2008 at 11:19 am
Gajah Oling…. ups… mayoritas pendapat teman2 udah bener … pimpinan sekarang udah perwira menengah… yang jelas berpangkat “melati satu”… bukan preman berdasi tapi berseragam or bersenjata api laras panjang… biaya emang agak beda2… ada yang cuman 200, ada juda yang sampe 800… penawaran biasanya untuk per tahun…. Mendingan pake Gajah Duduk biar kayak orang habis disunat..
November 21st, 2008 at 11:29 am
Kalo tulisan diblakang itu “”KU TUNGGU JANDAMU”" termasuk jasa pengamanan bukan ya..??
November 21st, 2008 at 5:13 pm
sy sudah lama tahu namanya tertulis di truk2 dan sy pikir hanya sebuah tulisan, ternyata cukup dalam juga isinya. semoga kita sama2 menyadari bahwa mencari nafkah perlu usaha dan tang paling penting tidak saling merugikan antar sesama
November 22nd, 2008 at 9:50 am
Wahhh saya baru tau kalau Gajah Oling ternyta seperti itu, apalagi sekrang lagi rame2nya pembrantasan premanisme. Semoga hal ini bukan gertak sambal saja, tetapi terus berlanjut dan bisa di proses secara hukum.:D
http://cyberkios.com
November 24th, 2008 at 11:56 am
ehm…ehm…
sepengetahuan saya sih, GAJAH OLING is Yayasan milik TNI yg bekerja di bidang pengamanan angkutan(dulunya…),truk2 yg pake stiker gajah oling bakalan aman di jalan. Klo gk pake stiker,pasti akan diganggu ama preman yg konon suruhan dr gajah oling jg. Jd gmn ya??? Dia membuat takut para sopir truk,supaya sopir truk minta pengamanan ke gajah oling. ternyata lebih dr mafia donk…klo emang mau diberantas,ane s7 deh. Ini kan mbahnya preman, hehehe…
November 26th, 2008 at 11:23 am
Gajah oling kek, gajah bengkak kek, anak gajah kek, kalo Tuhan sudah menakdirkan apes yaaa, berdoa aja………..
November 27th, 2008 at 1:55 pm
semacam layanan jasa pengamanan armada angkutan barang (terutama truk) dari pungli.
Dan sudah dibubarkan beberapa waktu yang lalu.
Desember 11th, 2008 at 10:13 am
klo jasa keamanan di lintas sumatra khususnya lintas timur,di backup oleh group scorpions dan petir yg paling kuat dan disegani.memang ada sih sepeti leskapin.ppls.tapi scorpion dan petir yg terdepan.
Februari 17th, 2009 at 5:53 pm
gajah oleng keamanan terjamin bos
Februari 18th, 2009 at 5:38 pm
Saya pernah dikasih tahu tentang gajah oling dr salah satu aparat keamanan di wilayah pantura. Saya jg yakin aparat kita mengetahui praktik sprti itu, tapi kenapa aparat keamanan kita ga bisa menertibkan kelompok gajah oling???? aparat hanya berani menangkap maling2 kecilan…. klo sudah begini untuk apa mereka di gaji dari uang rakyat jika tidak bisa melindungi rakyat???? klo di simpulkan, apa bedanya gajah oling dg aparat? sama2 dibayar oleh rakyat……
Agustus 16th, 2009 at 11:41 pm
mafia memang biikin ngeri aja
April 20th, 2010 at 7:06 pm
Gajah oling adalah layanan jasa keamanan angkutan yg dipimpin seorang komandan yg bertugas di surabaya dg pangkat mayor. iuran anggota sebesar 40 rb per bulan utk truk kecil 120 PS dan mereka saling kerja sama dg jasa pengawalan yg sama misal TRANS KOMANDO, MARINA. PUSKOPAD KODAM V BRAWIJAYA, & dari pihak polisi juga ada dari preman juga ada misal SAKRAM, SBG2, MJML, GUYANGAN GROUP
Mei 19th, 2010 at 10:00 pm
SAYANG GAJAH OLING DI BUBARKAN OLEH PIHAK BERWENANG PADAHAL NIAT&TUJUANYA BAIK MEMBRANTAS PUNGLI JALANAN&KAWANAN BAJING LONCAT TAPI KNPA HARUS D BUBARKAN?????????SAYA MERASA KECEWA ATAS TNDAKAN TRSBT HARUS NYA POLISA BISA BEKERJA SAMA DGN PHK JASA PENGAWALAN TSB EH MALAH D BRANTAS KALAU NUNGGU DRI PHK KPOLISIAN TERLALALU LAMA EMANG POLISI SANGGUP MENGAWAL PULUHAN KEND BARANG TIAP MENITNYA ????????KAN POLISI JUGA BANYAK KERJANYA BUKAN ITU SAJA JUSTRU YANG SAYA RASAKAN CUKUP MEMBUKTIKAN SEPAK TERJANG JASA PENGAWALAN TSB TOP CER LALULALANG DI JALAN
GA ADA YG BERANI MACEM2 YA SAYA PIKIR SETIMPAL JUGA KLW MREKA MEMUNGUT IYURAN WONG NAMA NYA JUGA JASA KAN HARUS ADA TMBAL BALIKNYA JGN MAU ENAK SENDIRI TARIP JASA TSB STIMPAL DGN KERJA MREKA(JASAPENGAWALAN)DGN MEMBRANTAS PUNGLI&KAWANAN BAJING LONCAT BRAVO JASA PENGAWALAN DARAT.
Juli 3rd, 2010 at 5:06 pm
sebenarnya gajah oling itu baik karena membantu kerja polisi juga di jalan raya dan menekan angka kejahatan di jalan raya khususnya para awak angkutan darat yg sering kena todong, palak rampok baik oleh preman maupun oleh oknum aparat itu sendiri. kalau membayar iuran itu wajar karena armada tersebut juga aman di jalan. sopir maupun muatannya. ini termasuk simbiosis mutualisme. itu juga pemasukan sampingan para purnawirawan. masak yg masih dinas aja yg dapat side job. BRAVO GAJAH OLING SEMOGA HIDUP KEMBALI
Agustus 26th, 2010 at 7:47 pm
Setahu saya sebenarnya banyak jasa pengaman truk di Jawa Timur khususnya paling besar Gajah Oling ( konon katanya TNI AD ) satu lagi Marina ( katanya Marinir, lambang jangkar ) adalagi Semut merah, andalas,Sakram, MJB,Singa Darat,Guyangan grup,ATT(Aman Tertib Terkendali) setahu saya karena hampir 22 thn hidup dijalanan
Februari 6th, 2011 at 12:59 pm
Setau saya gajah oling jasa keamanan Truk region jateng DIY biasanya yg plat {AD,AB,H,K,G,R,AA}
kalo wilayah jawa barat adalah ”
Andalas” biasa truk plat jurusan bandung kearah timur menuju jateng{garut,banjar,tasik}
kalo khusus truk Jatim{surabaya,bojonegoro,bondowoso}
dengan plat L,N,M,P biasanya memakai jasa TRANSKOMANDO
Februari 6th, 2011 at 1:12 pm
SAMBUNGAN: gajah oling khusus truk bermuatan barang misal: truk box djarum super, gandengan dengan karoseri bak dan Box,begitupula trans komando bias dipakai truk barang seperti SKR dari surabaya dan HIRA dari malang,DINOYO, SEPENGETAHUAN SAYA TRUK NON KARGO SEPERTI
SEMEN GRESIK PLAT L[TANGKI}PLAT H{TRAILER BAK],SAMATOR GAS PLAT w DLL TIDAK MEMAKAI JASA PENGAMANAN SEPERTI GAJAH OLING DAN TRANSKOMANDO KARENA MUSTAHIL BAJING LONCAT MENJARAH GAS KIMIA SEMACAM SAMATOR ATOPUN BARANG BANGUNAN SEPERTI SEMEN
Mei 20th, 2011 at 4:06 pm
Kalau yg ganggu teroris gmana? Masa’ densus oling ???
Saya mo yg densus 88 keluarin biar lebih super aman…ya anti penjahat,preman juga anti terorissss.
Juni 21st, 2011 at 3:08 pm
itu soalnya YANG MALING YA GAJAH OLING NYA… yang RAMPOK YA GAJAH OLING NYA… kalo ga ikut pasti di abisin… emang indonesia negara preman mo gimana lagi… diterima aja…
Oktober 11th, 2011 at 12:35 pm
Setau saya gajah oling jasa keamanan Truk region jateng DIY biasanya yg plat {AD,AB,H,K,G,R,AA}
kalo wilayah jawa barat adalah ”
Andalas” biasa truk plat jurusan bandung kearah timur menuju jateng{garut,banjar,tasik}
kalo khusus truk Jatim{surabaya,bojonegoro,bondowoso}
dengan plat L,N,M,P biasanya memakai jasa TRANSKOMANDO
Desember 7th, 2011 at 7:47 pm
yaa….. mau apapun julukannya atau nama organisasinya sudah tidak asing lagi mulai dari zaman era ordebaru koq. Tap isekarang ini alam goib pun sering ada penampakan “kuntilanak” dijalur jakarta-bandung atau sebalik inilah yang harus kita pikirkan sebagai wadah untuk keselamatan jiwa….tidak mahal koq hanya sediakan bunga/kembang 7 rupa dan kemenyan di semua tempat peristirahatan untuk setiap malam jumat kliwon. Ya….terserah mau percaya atau tidak. mereka tidak memaksa juga..tapi ingat ingat (keselamatan anda adalah utama kami)…Hiii…hik..hik..hik.