Di sebuah tempat dan waktu, ada seorang pemuda yang sedang membuat sebuah patung. Dia kerjakan semuanya dengan sepenuh hati. Peluh dan luka di tangan tidak membuatnya berhenti. Sampailah saatnya patung itu jadi. Seorang gadis yang jelita.
Sang pemuda ini kemudian jatuh cinta kepada patung karyanya. Musim dingin tiba. Sambil menggigil sang pemuda menunggu kehidupan, menunggu diterima cintanya. Jangan tolak aku, pintanya. Sang gadis tetap membisu.
Dapatkah kau mendengarku?
Dapatkah kau menyentuhku?
Tak kuasa menahan cintanya, sang pemuda memutuskan untuk hidup bersama gadis impiannya itu. Winter berlalu dengan membawa sang pemuda …
Aduh …
Cerita di atas saya ambil dan intepretasikan dari lagu “turn of the century” yang dibawakan oleh group Yes. (Lirik bisa dicari di internet. Ini salah satunya.) Saya ambil cerita ini karena saya merasa di posisi yang sama dengan pemuda tersebut, dimana blog ini mewakili patung tersebut.
I can’t abandon this. I’ve put time, effort, heart, passion … Can you see it? Can you feel it? Oh, Lord. Help me.
(You can’t see that there’s water trying to escape from my eyes! I am a grown up! sambil menyeka mata. Good thing nobody is watching. Aw, sucks!)
Nah kalau ini foto bodorannya. hi hi hi. Biar nggak terlalu serius (dan mengalihkan perhatian).
Wah… dalem sekali ceritanya pak
Tuh kan Pak, it’s very precious to leave… kalau teman saya bilang keep it up…
Waaaa… foto Pak Budi merusak suasana hati setelah menghayati cerita itu T_T
Yak, sukses mencairkan suasana.
heeh,, cerita itu bagus skali..
*pas liat fotonya*
aduhh.. *bagus kok pak (biasanya kalo boong langsung ktauan.. skarang ktauan gak ya??)*
*kabur ah!!*
ga nyangka pak Budi ternyata aga narsis juga, suka dipoto hihihi.. becanda pak. Tapi yaa jangan berhenti menulis disini, serius atau ga, bermutu atau ga mutu.. tetap kita tunggu pak..
ya memang sengaja ditampilkan foto itu untuk merusak suasana
soalnya kalau gak gitu nanti pada sedih semua. kelabu. kalau ke blog ini, nanti pada nangis semua. hik hik hik.
tapi ceritanya itu sungguh lho. saya nggak bohong.
Bedanya patung sama blog:
Blog bisa digunakan buat bersosialisasi.
Kalo patung malah harus ditunggui di rumah. Kapan bersosialisasinya?
Sebuah lirik adaptasi kisah Pygmalion – Galatea.
Pak Budi jadi Pygmalion, dan Galatea-nya ternyata kabel-kabel berserakan
*kabur*
dasar jay … mosok saya jatuh cinta sama kabel-kabel yang berserakan. mana mau ngejerat lagi.
galatea-nya adalah blog kali ya? soalnya blog ini jadi hidup. entah siapa yang jadi aphrodite-nya, yang memberi kehidupan kepada blog ini.
hi hi hi …
[...] tulisan terakhir, pada bagian akhir sengaja saya tampilkan gambar saya yang agak nggilani. (Narsis nyebelin.) [...]
[...] lebat ini mengingatkan saya pada mendiang Cacuk Telkom atau Icuk Badminton. Hobinya membuat pose seorang diri ditemani selingkuhannya: deretan kabel yang berkelindan dengan background body belakang komputer [...]
*merenung..* hiks hiks… ceritanya dalem…
Ceritanya bolehlah serius.
Ilustrasinya itu lho. Hahahahhaha. Polos bener mukanya, Pak.
Sampe ngakak guling-guling….
Kirain Pak Budi lagi meraung-raung karena blognya dituding copy paste
Narsis itu ga’ dosa koq Pak…
Yang dosa tuh kalo’ potona… termasuk pornography/pornoaksi. Ntar bapak terjerat UU loh bisa-bisa. Gawat mana hayoo dibanding kalo’ terjerat kabel UTP/STP…
mau tidur dan bangun tidur yg pertama dibuka kok blog
kapan saya difoto di shelter yaks
TIDAAAAK!!!
ceritanya bagus,, fotonya itu loh..
Andaikan dosenku dulu selucu ini, pasti Sistim Kontrol 1,2,3 ku A semua wehehehe…
*mbayangin Pak Budi nerangin Bode Plot dgn kabel2 berserak itu*
kayak rack 19..?
wah wah wah……..
kisah cinta yang romantis!!!
salam buat blognya ya pak…
pasti dia cantik bgt
*hm… kayaknya tiap hari nongol di #1 BOTD apa resepnya nie?*
Itu foto seleb blog lagi terjerat cinta… atau terjerat blog sih???
@qizinklaziva: Yaaa… yg jelas terjerat kabel [ UTP | STP ]
ceritanya boleh lah.. malahan bagus..
tapi fotonya? hm.. boleh lah.. bwt nakutin tikus..
*takut*
*kabuuuuur…*
he8x..
Saya curiga kalau Bapak sudah mulai Narsis didepan kamera..
aduh kasiannya bapak satu ini…
pak.. saya speechless.. hahaha..
Buat yang mau taubat, atau alim, linknya di sini
http://www.ruslihasbi.com
Nasrussalam
kalau dengan foto yang ini saja kalian sudah terkejut (maksudnya sebel), saya punya banyaaak foto lain yang lebih nggilani. he he he. kayaknya jadinya nggak bakalan dipasang di sini. hi hi hi.
tahu nggak, sesi foto yang di atas itu dilakukan selama 4 jam! dari jam 9 malam sampai dengan jam 1 pagi. ada ratusan foto yang diambil. ternyata kerja keras. sekarang saya baru tahu bahwa foto model itu tidak mudah. he he he.
Dasinya bagus, bos!
( ehm… maksudnya dasinya miring tuch! hi hi hi… btw pakai dasi apa pakai kabel sich?! )
tjapek 37 deh….
tul, kayak yang komen di atas. langsung inget ceritanya Pygmalion. tapi ada juga seri dramanya (bacaan) yang ditulis bernard shaw, judulnya ya pygmalion http://drama.eserver.org/plays/modern/pygmalion/preface.html, penulisnya terinspirasi dari legenda pygmallion tapi dalam konteks inggris era lama.
duh, ngelantur. tul, fotonya membuat buyar…
romantis tis tis
itu ceritanya tentang patung atau tentang kabel yang menjerat pemilik blog?
[...] menipu pengunjung blog-nya karena ingin mendapatkan trafik terbanyak bahkan sampai ada blogger yang merasa telah terjerat oleh keinginannya untuk tetap eksis sehingga mengalahkan [...]
welgedewelbeh
wuik awas kesetrum boss …. cop-copannya (ini boso mana lagi sih … katrok tenan) apa dah dimatikan ? hi hi hi