Baru saja saya kedatangan tamu, mas Aji, dari Jakarta. Dia datang ke Bandung hanya sekedar mengantarkan honor untuk saya (untuk sebuah pekerjaan). Terus terang saya malu. Masalahnya adalah saya sudah dikejar-kejar untuk ketemuan tetapi tidak bisa ketemu. Maklum, skedul saya padat (tight) dan kadang berubah.
Di Jakarta sering lebih sulit ketemuan karena macet. Dari satu titik menuju satu titik yang lain kadang membutuhkan waktu yang lama, sementara saya sudah harus berpindah ke titik lainnya. Kondisi seperti ini menyulitkan bagi yang ingin ketemu dengan saya.
Seperti contoh di atas, saya malu karena akan timbul kesan bahwa saya ini sok. Mosok honor harus diantar sampai ke Bandung? (Tidak bisa ditransfer karena ada yang harus ditandatangani.) Demikian pula dengan mahasiswa kadang pertemuan harus dilakukan secara asinkron. Misalnya ada mahasiswa yang membutuhkan tanda tangan saya (untuk perwalian, atau permohonan beasiswa) maka saya minta formnya ditinggal di meja kerja saya dan pas saya ke sana saya tanda tangani. Lain-lainnya (tanya jawabnya, ngobrolnya) dilakukan via YM. Minggu depan ada mahasiswa Binus yang akan ujian penelitian tentang musik digital, Digital Beat Store. Sayang sekali skedul saya berubah sehingga saya tidak bisa hadir di penelitiannya. Ah, pokoknya saya banyak mengecewakan orang lah.
Sekali lagi saya mohon maaf kepada Anda-Anda jika saya sudah merepotkan dan sulit ditemui.
update. baru saja dapat telepon. kapan bisa ketemu untuk membicarakan (… some business ideas …), mas? gedubrak. mau dijawab apa ya? hi hi hi. dijawab dengan janji? atau diceritakan terus terang betapa sibuknya saya (dan dia bakalan gak percaya … menganggap saya mau menghindar)?
kalo undangan minum kopi sore tetep bisa hadir kan….
*mensummon meneer van koentjoro disini*
Iya sih. Risikonya jadi orang sibuk. Lha saya sendiri yang bukan orang penting malah ndak bisa mengatur waktu.
Yang penting memberi manfaat ke banyak orang Pak, mereka juga mengerti seandainya banyak janji yang tak tertepati.
btw, blog ini bisa ditambahin calender atau archive ga pak biar kita bisa dapetin posting yang lama tanpa harus ngubeg-ngubeg Categories, susah soalnya lebih gampang nyari base on calender, matur nuhun pak
Wah, kok pak Budi dah mirip mesin yach? Hebat-hebat…!!!
Kapan liburnya pak?
@rendy … siap grak! Asal jangan hari ini saja. Lagi banyak kerjaan (di hari Minggu??? yup. nilai oom!).
Wah sibuk banget nih Ooom. Gemana bisa ngehubunginya ya? Lewat YM?
@iwan … belum tahu ya, saya ini sebetulnya adalah … robot, robot, robot, … robot (terus menerus)
I am a robot with heart
Gpp robot pak, asal sesuai dengan postingan bapak diatas, yaitu masih ada “hati-nya”
Yang susah, banyak yang udah jadi robot, malah kehilangan hati juga
Wah pak BR ini lebih sibuk dari selebrities….., tapi hatinya baiiik sekali. salut
Gimana kalau waktu ngeblognya dikurangin dikit?
@botaks, kalau ngeblog dikurangi … terus implikasinya? jadi nggak lebih sibuk gitu? tetap aja susah “ngejar” saya. soalnya ngeblognya dimana saja berada. di rumah, kantor, jalan (selama ada free wifi, he he he), dll. apalagi nanti kalau pakai 3G. ngeblog di mobil travel, kereta api, … mungkin gak di pesawat terbang ya? he he he …
Resiko orang yang (super) sibuk, emang begitu Bos?
Tokh, demi mencari sesuap nasi dan sekarung berlian, bukan? [ hi hi hi ]
jangan sampe stress ya…..
Non Stoppable deh pak yang satu ini…
Ya? Saya?
(Tersummon Mijnheer Rendy & Mijnheer BR)
@mr handwaving … bagaimana kopi dan makan-makannya tadi siang / sore? saya hanya bisa ngiri. maklum ada setumpuk kerjaan yang harus selesai besok pagi. apakah bos rendy ada juga di sana?
Kebanyakan dr kita emang payah koq Pak klo soal waktu. Kalo (lum jadi) orang penting, alesannya “ga bs ngatur waktu”…
Klo udah jadi orang penting, setumpuk kerjaan yg jd sebab. Byuh…
Kesempatan itu ada kalo’ “disempatkan” *tul gak yaa
*
wah… salam kenal om, sekali2 main ke aceh lha, mengisi seminar…masih jarang ada tokoh2 yg datang ke sana
Haha, saya jadi ingat waktu dulu pernah kontak sama pak Budi untuk jadi pembicara di acara seminar kampus saya. Akhirnya, nggak jadi dengan pak Budi gara-gara waktunya nggak pernah sinkron
ah.. se-tersinggung-tersinggungnya orang kalau udah ketemu langsung dengan senyum yang menyungging diwajah BR , pasti mak..nyuss.
muka bisa disetel…memang , tetapi setrum yang keluar juga bisa diukur voltagenya kan pak engineering ?
Artinya kalau ada orang tersenyum tapi ampernya jongkok berarti kan nggak sampai 12 volt.
Keep 12 voltage mas.
Siap dengan 12 volt mas. :p
Yah, ngedrop sedikit boleh kan? hi hi hi.
Asal jangan loncat ke 110 volt aja kali ya?
Bisa korsleting
oke pak selamat sibuk aja,,,yang saya rasakan sibuk itu bikin sehat dan banyak pengalaman,,,,dari pada nganggur kan?apa yang di dapat?
pak budi ini ahli IT ya?! kok kayak dokter ahli di jakarta aj, always desperately seeking them, suka telat, ud gitu kalo mau ketemuan antrinya panjang betul
Jangan2 banyak ahli2 lain di indo yg mengalami hal2 serupa, kalo ya berarti masih minus banget jumlah ahli di Indo dibandingkan jumlah masyarakat yg membutuhkan layanannya
Wah … nelangsa melihat kenyataan ini. (…. failed?!)
walah, quote-nya katut sampe bawah..maap Pak Rahardjo