Kembali di sebuah kantin, menyambung cerita ini.
Cewek: Oh iya. Jek, salammu sudah aku sampaikan.
Cowok (berbinar-binar): Oh ya? Terus dia bilang apa?
Cewek: Terima kasih.
Cowok: Itu aja?
Cewek: Habis mau apa lagi?
Cowok: Gak nanyain soal aku, misalnya.
Cewek menggeleng.
Cowok (masih penasaran): Dia kenal aku nggak ya?
Cewek (dalam hati): mana aku tahu?Cowok: Sar, tolong cari tahu dong apa dia kenal aku.
Cewek (ketus): Gak mau ah!
Cowok (agak terkejut): Lho kok nggak mau?
Cewek: Tanya aja sendiri. Kan udah gede! Udah ah ngomongin yang lain aja.
Cowok terheran melihat sikap temannya.
Cewek (… masih dalam hati …) tidak tahukah kamu bahwa untuk menyampaikan salammu saja aku hampir tidak sanggup. Air mata, bertahanlah. Janganlah engkau muncul…
[Seri tidak tahukah kau: 18, 17, 16, 15, 14, 13, 12, 11, 10, 9, 8, 7, 6, 5, 4, 3, 2, 1]

Februari 17th, 2008 at 7:58 am
pertamax
Februari 17th, 2008 at 9:35 am
mbok ya jujur aja. jangan dipendem…
Februari 17th, 2008 at 9:54 am
cK kan setiap orang beda-beda sifatnya. Ada yang bisa terus terang, ada yang muter-muter, dan ada juga yang dipendem. Maklum mereka sudah berkawan lama sehingga agak susah juga untuk mengubah dari sekedar kawan menjadi lebih dari itu.
cK sendiri gimana? berani jujur untuk urusan yang seperti itu? :p
Februari 17th, 2008 at 10:18 am
Hehehe… ditunggu bagian 3-nya. Kayaknya bakal semakin seru.
Februari 17th, 2008 at 11:51 am
hihihi…sebenarnya ini mirip sama pengalaman saya lho..
makanya agak miris pas baca ini..
*merasa tersentil*
kalau sama sahabat, memang susah rasanya…
Februari 17th, 2008 at 1:00 pm
Wow, cerita yang keren. Jadi pengen baca bagian ke 3 nya.
Februari 17th, 2008 at 4:06 pm
wew… kucian… jangan memendam air mata dan perasaan deh…
Februari 18th, 2008 at 1:19 am
gimana kalo: sama-sama merasa, tapi sama-sama memendam, karena urusan “sahabat” itu? hehe..
Februari 18th, 2008 at 3:56 am
Ceritanya kurang banyak…….
Ga puas bacanya Oooom…
Februari 18th, 2008 at 10:59 am
Ade: mas salamnya ke temen Ade udah Ade sampaikan
BR: terus dia bilang apa De?
Ade: katanya “De, gue kan sama2 cowok sama BR, koq bisa dia fall into me?”
BR: De, salah orang kali?
Ade: Loh !!
Maaf ya mas Ade salah menyampaikan.. makanya musti jelas dong mas orangnya yang mana.
-Ade-
Februari 18th, 2008 at 11:57 am
Kayak cerita di proposal daisakusen… cuma agak beda. Memendam perasaan ada kalanya gak baik dilakukan…
Ah… kadang orang ngomong “Gak mau ngerusak persahabatan”…
Februari 18th, 2008 at 2:53 pm
Pada valentine’s Day kemarin sya mendpat SMS, begini isinya :
Suatu hari ‘Cinta’ bertanya kepada ‘Persahabatan’
Cinta :
“Kenapa persahabatan ada? Kan udah ada Cinta?”
Persahabatan :
“Aku ada untuk memberi senyuman ketika CINTA membuatmu sedih..”
Entah apa maksud SMS tersebut.
SMS tersebut dikirim dari seseorang yang dulu pernah jadi sahabatku, terus menjadi kekasihku, kini menjadi mantanku.
Tapi N’tah di mana dirinya berada.
“Aku
Januari 27th, 2010 at 1:40 am
T_T