Pagi ini saya akan memberikan presentasi mengenai Business Continuity Planning (BCP) dan hal-hal yang terkait, seperti kebutuhan akan Disaster Recovery Center. Acara ini dikelola oleh Indosat (untuk klien mereka? atau calon klien? dengan target industri adalah Perbankan) dan akan diselenggarakan di Hotel Gran Melia, Jakarta. Sayangnya ini acara tertutup sehingga tidak bisa dijadikan ajang untuk kopdar.
Materi presentasi masih saya utak-atik. Sudah selesai sih, tapi masih kurang nggreget gitu. Seperti biasa, nanti materi presentasi akan saya upload ke situs web saya.
Wish me luck!
Yap, ini yg saya tunggu2, gak usah kopdar gpp, asal bisa download materinya……..
Jgn lupa diupload ya pak…. Klo bisa plus video presentasinya
hmm
indosat punya service ini.
Perbankan? hmmm
Pak Budi,
Maaf kalau ini agak keluar dari topik, tapi menyangkut presentasi mengenai IT. Apakah Pak Budi pernah mempresentasikan mengenai IT dengan topik digitalisasi nomor penduduk ? Hal ini sangat terkait erat dengan semua hal mengenai online services. Apakah Pak Budi dapat membuat satu posting mengenai hal ini ? Bagaimana pendapat Pak Budi mengenai hal ini ? Mustahil diterapkan di Indonesia ? Kalau memungkinkan bagaimana harus memulainya ?
whuaaaaaaaah.. bakal download lagi negh… matur nuhun pak dagh bagi-bagi ilmu. saya juga udah banyak download… meski kerja saya bidang It tapi pengen aja saya baca.. Hi8x…
aloo…pak, langsung ajah niy…saya kebetulan tadi pagi dateng ke acara seminar ini [klau bapak msih inget, saya yg waktu itu brsalaman sama bapak pas lg dteng pagi2 itu], dan bapak di sangka peserta seminar, padahal kan pembicara…he he he, mbak nya yg jaga blom pernah browsing2 internet kali…padahal bapak kan termasuk seleb d dunia maya ini khususnya blogging…:). Sebenernya sih saya pngen tuh ngobrol2 ma pak budi skalian kopdar sesama blogger…tp td pas acra slesai saya langsung cpet2 menuju kantor…ah yg penting udah ktemu langsung ma pak budi, o ini to trnyata orangnya…baik dan sangat ramah…:):)
saya mo nanya pak mengenai DRP/DRC ini, kbetulan bank d tmpat saya bekerja kbetulan udah ada DRC, ttp msih outsource, dan tes di lakukan setahun skali, menurut bapak efektif ga siy klau tes d lakukan 1 kali dlm setahun, apalagi menyangkut security networkingnya [kbetulam d kntor memakai mesin AS-400]…smoga aja ga terjadi niy, pas ada disaster dan server d DRC tau2 down ato terserang virus, dsb…makasih:)
@fan 80
..
Kalo setau saya, umumnya yang sering saya pernah temuin…. Setahun sekali aja udah bagus… Apalagi kalo yang diDRC-kan.. AllService…Yang jadi pertanyaan kalo outsource….Ada g ya DRC dari DRC …. JAdi kalo Data Center kita mati… DRC Utama juga gagal… Yang aktif DRC dari DRC utama…. Just my 2cent…. Kembaliin ke ahlinya ah… Mohon komentarnya Pak Budi
Oh iya pak… Sekalian nanya nih.. Klo misalkan DRC di-outsource… Ada g yang pernah menyatakan di Kontrak… Bahwa Vendor bisa tidak menyediakan layanan karena Force Majuere…. Heheheh…
@marco, saya belum pernah nulis tentang “digitalisasi nomor penduduk” tetapi sudah ada beberapa ide yang saya diskusikan di berbagai kalangan (termasuk kalangan petinggi – tinggal 1 step ke menteri, tapi saya malah ngabur … kebanyakan kerjaaan he he he).
@fan80, iya masih ingat. Anda kan yang pertama datang! he he he. kopdar 10 detik kali ya?
testing 1 kali dalam 1 tahun? setahu saya itu minimal yang disarankan oleh BI. Sebetulnya yang namanya testing itu tidak harus live testing. Ada test yang bentuknya table top, role playing, dan seterusnya. Jadi seharusnya sih selalu ada test. (Saya mau cerita tentang tim pemadam kebakaran yang latihan 98% dari waktunya. Hanya 2% waktunya yang digunakan beneran untuk menangani kebakaran. Mengapa hanya 2%? Karena hasil berlatih yang 98% itu.)
Demikian pula soal sisi security dari networkingnya. Setidaknya 1 kali diuji dalam 1 tahun.
Jawaban panjangnya … bisa 1 buku sendiri. hi hi hi.
Mudah2an menjawab.
@harryryana
bener jg sich…
@Budi Rahardjo
okey dech…:) thankyu…
nanti sedikit demi sedikit saya bahas soal DRC ini. serang lagi upload foto-foto tadi pagi. hi hi hi.
siiplah…:)
pak setelah liat poto2nya, kta sodara saya bapak kok mirip Pak A.D Pirous [guru besar FSRD ITB], hi hi hi…apalagi di cover buku ‘Melukis itu menulis’…mirip dech pak, tp iya lho:)
@fan80
DRC it bisa beberapa kali tergantung skenarionya. Nah untuk 1 skenario bisa membutuhkan 1 x DRC, jadinya yah ada beberapa kali DRC
artinya lagi hari sabtu yah masuk
. karena biasanya DRC dijalankan pada hari sabtu
Ah, Disaster Recov. Si Mas kalo lg ada DR asik, ngantor di rumah, tapi gabole digangguin, mentheleng di depan layar. Huhuhu… sami mawon.
maaf boleh minta kirim materi presentasi ke email saya
saya ingin menjadikanya sebagai contoh pembuatan materi presentasi
tolong kirimkan ke email saya
santi.lakhsmi@gmail.com
thanks be fore
Dear Pak Budi,
Salam kenal sebelumnya. Saya merupakan salah satu praktisi IT di bidang security. Yang ingin saya tanyakan, bagaimana seharusnya konsep DRP jika management perusahan terbentur masalah budget untuk pengadaan server DRP. Atau dengan kata lain konsep yang se effisien mungkin dalam pengimplementasian DRP dalam perusahaan. Kondisi persahaan : – memiliki cabang di beberapa lokasi di Indonesia. Sebagian besar di Jakarta.
- Data center terpusat di Jakarta, dan beberapa server pembantu di cabang (tergantung business unitnya dan bukan kritikal system).
- Ada pun kita memiliki DRP handbook, hanya sewaktu kejadian disaster, ternyata tidak berjalan sebagaimana mestinya, walaupun kita sering melakukan pengetesan.
Ngomong2, link download nya dimana yah?
Udah diubek2 di insan juga gak ada.
Tidak jadi di upload kah?
Terimakasih.