Mencari Jati Diri

Beberapa orang menanyakan kepada saya tentang apa yang saya mau dan dengan cepat saya jawab. Atau, ada orang yang menawarkan sebuah lowongan jabatan (jadi asisten menteri, jadi dirjen, jadi menteri, dan seterusnya – kok jadi inget lagu “jadi presiden” ha ha ha) dan tentu saja saya tolak. Kadang mereka terkejut kok berani-beraninya saya melewatkan tawaran atau kesempatan itu. Kenapa? Bagi saya, jawabannya mudah; karena itu tidak ada dalam peta rencana perjalanan saya.

Mencari jati diri. Sebuah topik yang menarik untuk dibahas dalam obrolan ngalor ngidul (ngetan ngulon). Saya tidak tahu apakah tepat disebut mencari jati diri, tetapi mengetahui apa yang dimaui oleh seseorang ternyata tidak mudah. Saya pernah bertemu dengan seseorang yang sudah cukup usianya (mendekati 60 tahun, sudah mau pensiun) dan masih belum mengetahui apa yang dia maui. Dia memang sudah bekerja pada sebuah instansi dengan gaji yang lumayan, tetapi dia kebingungan ketika akan pensiun.

Saya memiliki banyak mimpi dan mimpi-mimpi tersebut kemudian saya petakan dalam sebuah peta perjalanan. Saya memang tidak menggambarkan secara visual di atas kertas, tetapi saya bayangkan secara visual di kepala saya. (Katanya sebaiknya digambarkan secara visual. Itu untuk lebih memfokuskan dan mendorong tercapainya mimpi atau cita-cita tersebut.) Saya ingin (jadi) ini atau itu. Soal jalannya bagaimana? Itu urusan kedua. Nanti kita pikirkan.

Kemudian saya juga punya teori tambahan, bahwa pencarian jati diri harus sudah selesai pada usia 35. Ketika kita mencapai umur 40 tahun, kita sudah firm dengan apa yang kita mau. Rentang antara 35 dan 40 merupakan rentang yang kritikal. Tentu saja ini hanya sebuah rekaan saya saja. Mungkin memang ada teorinya di sana (dan saya malas mencarinya – itu tidak ada di peta perjalanan saya – ha ha ha).

Anda ingin menjadi apa? Apa mimpi Anda?

About these ads

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

55 responses to “Mencari Jati Diri

  • kuke

    cita2 besarnya sih.. saya ingin jadi “orang-di-balik-layar” u/ murahnya-pendidikan, hilangnya-lapis-kelaparan, & amannya-hehijauan, Pak..
    :) muluk2 ya? em, semoga tidak..

  • GuM

    pertanyaannya sulit dijawab, pak. bisa bantu saya? :(

  • sarah

    Waah…Pencarian jati diri aku masiiii puanjaaang nih he he ;)

  • hariadhi

    saya mau jadi desainer!

  • rosedragon

    hehehe emank sulit. Saya sich dah ketemu di umur 22 tuh, kalo 30an sih dah susah.

    Mungkin masalah utama knp orang ga nyari/ketemu jati diri krn mereka terlalu sibuk dan dah merasa nyaman dgn situasi skrg yah.. Saya sich dr remaja dah mikir mulu mo jd apa.. pas lulus smu 6 bulan depresi nyari tujuan. Untunglah akhirnya ketemu: jd novelis best seller biar bisa memotivasi dan mengubah org. ;)

    Kalo menurutku seh skematik pencariannya gini:
    – cari tahu dulu ttg diri sendiri, sisi baik, sisi buruk, sisi tersembunyi. Know thyself gitu lho.
    – tentukan tujuan hidup. Mau jd kaya? Mau jd bahagia? Mau punya keluarga sejahtera?
    – cari tahu apa saja (profesi) yg bisa jd jalan ke tujuan hidup itu.
    -cari tahu dr internet, temen2, buku, tanya orang ttg profesi2 itu.
    -Visualisasikan tahap-tahap menuju kesana. Contoh klo saya buat tahap baca2 ttg menulis + karya2 fiksi (ini ampe akhir harus terus dilakukan sich) > cari majalah dan jd penulis artikel di majalah tersebut selama 1 tahun atau lebih > terus membaca dan menulis novel > dari koneksi di majalah cari penerbit lokal > jika tidak berhasil dgn penerbit lokal, belajar bahasa inggris lagi, jual ke e-book > terus belajar dan target pasar sebanyak-banyaknya.
    -Pastikan tiap hari dimulai dengan ‘saya ingin menjadi…’
    -Lakukan hal-hal yang mampu meningkatkan keberhasilan dari tujuan Anda. Lebih baik juga Anda membuat deadline apa yang harus anda kerjakan dalam seminggu. Saya saat ini memiliki deadline menyelesaikan membaca 2 novel, merangkum 7 artikel psikologi, membuat kalimat dari 7 kata baru (b inggris), menulis perkembangan, rasa malas, dan kemunduran pikiran pada blog, dll.

    Pikirnya gini aja.. masa tua itu dekat, jd kudu buru2. ;)

  • nita

    menurut saya jati diri itu sama dg identitas diri (ini sudah ketemu). kalo cita-cita…nah, itu dia yang belum semuanya kesampaian:D

  • Yahya Kurniawan

    Saya cuma pingin jadi seleb blog :)

  • Jaholian

    buat membantu teman teman yang kesulitan untuk mencari jati diri mungkin ada baiknya meneliti kembali makna dari nama kita sendiri. Nama yang diberikan orang tua kita biasanya merupakan gambaran dari harapan orang tua tentang siapa kita itu kelak. Mungkin saja mereka salah, tetapi tidak ada salahnya kita menggunakan metode ini. Untuk yang masih sulit memahami makna dari nama masing-masing silahkan tengok: http://www.behindthename.com

    @br: budi = wise / sharp
    rahardjo = plentiful (javanese)

  • niche

    mungkin tulisan ini ada hubungannya juga dengan tulisanku yg berjudul “Apakah hidup memang sepraktis ini?” tukeran link ya http://www.deologi.wordpress.com

  • pnsgila

    pencarian jati diri…cari calon istri aja susah banget, pak…

  • Freddy Hernawan

    soal jati diri, saya sering bentrok nih pak. antara harapan, impian, orang sekitar dan banyak hal lainnya. terkadang, apa yang kita inginkan (cita-citakan) tidak di dukung oleh orang terdekat kita.

  • devry

    Gw dulu pingin jadi Lecturer :D
    Tetapi malah sempat jadi praktisi IT :mrgreen:
    Dan sekarang… Eh, jadi Public Servants ;)

    Yang jelas jalani hidup apa adanya, dan mengalir seperti air aja dech! Tetap yakin, berusaha, dan berdoa, semoga selamat di dunia dan akhirat. Bukan begitu rekan-rekan? ;)

  • zulkarmen

    untuk masalah hidup, menurut aq tidak bisa dengan rumus-rumusan. kalaw urusan kerja bisa menggunkan tehnik2 tertentu, supaya efisien dan produktif. menurut aq hidup terlalu kaya untuk bisa di rumuskan. Karena hidup jauh lebih luas dari sekedar produtivitas dan ataw efisiensi. Tuhan bisa saja memberi hidayah pada usia 60, saat aqil balik, ataw kapanpun sekehendakNya. Tapi mungkin kebanyakan memang di usia 35 keatas, hidup sudah mulai nampak tracknya. namun bukan berarti hal itu tak akan berubah. kita bisa membaca banyak kisah orang-orang yang mengalami titik balik, perubahan drastis ataw apapun namanya di masa-masa yang beraneka ragam. Lihat saja Aa Gym, tracknya bercabang sehingga banyak penggemarnya yang terkejut hehe… :)
    kalaw Tuhan menghendaki BR merubah track, siapa bisa menolak? Dia tinggal menyiapkan momentnya dan merancang keadaan2 yg akan mengarahkan BR berubah! hahaha… :)

    salam untuk semua…. :)

    http://www.zulkarmen.blogspot.com/

  • kakanda

    Kalau di usia sudah kepala 4, peta perjalanan “berubah”, namanya masih mencari jatidiri ya…
    ya sudah, aq mau ke sana…

  • Darmawan

    kalo saya di usia 40 tahun, ingin jadi pakar motivasi dalam dunia pemasaran, khususnya pemasaran property. Kita harus memetakan peta perjalanan hidup kita biar terarah dan bisa fokus kepada pekerjaan yang manjadi target pencapaian kita

  • RIRI SATRIA

    Pak, menurut saya, roadmap perencanaan perjalanan hidup memang penting, saya sepakat. Tapi terlalu banyak ketidakterdugaan dalam hidup ini yang kadang-kadang membuat roadmap itu harus direvisi seperlunya … Sehingga kesiapan menghadapi ketidakterdugaan itu sangat penting untuk jati diri kita … salam Pak ..

  • daeng limpo

    tujuan hidup saya hanya satu : ketika raga saya mati, semoga jiwa saya kembali ke asalnya tidak gentayangan

  • masadi

    Saya pingin spt pak budi,jd dosen,start-up usaha,byk bkerja dg org2 muda yg penuh energi,pnya kluarga yg mnyenangkan, tetep main futsal,sayangnya ga bisa main musik :(. Satu lg,pingin bisa design dr DC sampai microwave,spt teman seangkatan pak BR yg di jln sukarno-hatta ituh. 10 years to go to figure out what this life would be:D

  • Gandhi

    Whuaah, jwbannya ada di postingan sy di blog just2live.blogspot.com yg ‘sy rindu dgn mereka’ bs bantu pak? :d

    pak ngetan (ngulon) tuw makan ketan ya? hi8x.. (miting makan kepiting)

  • surabay82

    mmm kalo saya simpel aja mo jadi manusia seutuhnya itu aja ???
    karna saya masih bingung siapa saya ini sebenarnya ???

  • pramudyaputrautama

    Saya pengen umur 40 tahun, saya pengen jadi PENGANGGURAN …!!! dengan kerjaan sampingan jadi turis / backpaker yang menjelajah ke seluruh penjuru dunia :)

  • LSM Peduli Rakyat

    pengen indonesia jadi superpower ….

    mimpi kaleee yeee

    http://keadilansosial.wordpress.com

  • gustri

    Oh, republik mimpi…………

    Bukannya tdk mensyukuri nikmatNya tetapi sbg tolok ukur keberhasilan merebut peluang di dunia, aku sempat iri thp teman2ku yg sekarang menjadi kandidat doktor, dokter spesialis dll. Ketercapaiannya yg sempurna, pd usia =< 27thn.

    Inget ceritanya kalau njahit pasien pemabuk lakalantas tanpa obat bius, atau obat bius yg bikin paling sakitt.. Puassss tenan memberikan peladjaran =))

  • marto

    Jati diri …. segitu sederhananya sebuah ungkapan tentang jati diri …. yang sering disamakan dengan identitas diri dan cita-cita. Begitu sederhananya ….. sehingga hal yang nggak penting menjadi sebuat tujuan. Tapi penting.

    Apa jatidiri yang dimaksud adalah puncak pencarian ? terminal berhentinya perjuangan manusia ?

    Yang mengenal dirinya maka akan mengenal Tuhannya. Begitu sederhanakah pembahasannya di identitas diri dan cita-cita ? jika iya … begitu banyak orang yg sudah mengenal tuhannya …. tapi lihat … hanya kemerosotan akhlak yg terjadi setiap saat, setiap saat dan setiap saat.

    Apakah jatidiri yang dipatok oleh target umur itu yg akan menyelamatkan diri ? begitu murahnya hidup kekal yg dijanjikan jika hanya ditukar dengan kebendaan dan keduniawian yang sebentar juga hancur. Tak ada yang kekal ciptaan kecuali pencipta, tak ada hidup bersanding kepada kekekalan selain mengenal kekekalan, tak ada mengenal kekekalan tanpa mengenal diri, pada saat itu pula siapa diri dan siapa yang kekal.

    Jatidiri sebuah uraian tanpa uraian, jika diurai akan salah, jika tidak diurai akan keliru. Jatidiri bukan telor yg baru menetas, jatidiri adalah perjalanan kedalam yang panjang dan penuh liku, tidak ada target dan batasan melintasinya. Target dan batasan adalah penghalang mengenal diri. Hanya yang lebih tahu tentang diri yang membawa pada pengenalan diri. Tak seorangpun yang bisa mengenal diri karena dirinya.

    emh …..

  • rosedragon

    mengetahui jati diri = mengetahui dan mengerti hal positif dan ngatif yang ada dalam diri, memaafkan keterbatasan diri, memaksimalkan potensi diri, hidup sebagai diri sendiri, terus melakukan perjalanan ke dalam dan ke luar diri, dan memperjuangkan diri sendiri itu (yang ujungnya yah masuk ke tujuan hidup/cita-cita).

    Jati diriku adalah seorang penulis, dengan atau tidak dengan profesi menulis =D . My soul and actions are based on it.

    Klo ga punya jati diri yah jdnya meloncat2 terus. Klo ada jati diri walaupun kadang ragu, kadang nengok yg laen, akhirnya balik lg ke hal yg sama.

    Yah tetap jati diri itu masih hal yang abstrak, yg ga isa dijabarkan secara mendetail krn terlalu rumit.. hehehe..

    Soal bikin visi ke depan, ada taktiknya: never go without plan and never rely on it.

    @Freddy: Sekitar saya tidak pernah setuju pada hal-hal yang saya anggap baik ataupun brilian. Tapi saya akan berpegang teguh pada apa yang hati saya ingin capai, karena saya tahu ini hidup SAYA bukan mereka dan saya tidak mau menyesal karena mengikuti saran2 mereka untuk berhenti menggapai bintang.

    Just my two cents..

  • drjt

    dah banyak sih buku-buku yang ngebahas masalah ini, pak dhe. beberapa pernah aku baca. tapi ya itu. susah juga.

    keinginan saya mungkin ingin jadi dubes. tinggal di negara asing, menjadi semacam “presiden” di situ. kelihatannya enak banget, gitu. yah, tapi keknya jalan untuk menuju ke sana itu yang belum kupikirkan. susah mikirinnya. gimana, ya?

    (^_^)v

  • gio

    wah ……..mo jadi apa ya…..bingung juga neh
    ini masih berusaha cari makan …..agar bisa nabung aja ……..masih blm kepikiran yang laen2 ………haha.

  • mluthfi4nshori

    Jati diri, dalam pencarian jati diri apakah terpengaruh dengan lingkungan ? klo ya, berarti sulit sekali mencari di lingkungan ini ( Indonesia ). ?????

  • yogie

    saya bingung ni pak, hati saya ingin melakukan sesuatu tp gk tau hrus mlakukan apa dan saya suka cepat jatuh mental. sebaiknya saya gmn ya pak?

  • adeheri

    jati diri……

    hanya yg sabar yg dapat mengenalnya
    tidak pernah mengeluh dan menyesal

  • GOMBLOH

    bagi saya,. buat apa kita susah susah mencari jati diri,,
    gitu aja ko’ repot

    kita ini cuma makhluk, jadi kalau macih hidup, ya jalani aja

    gak usah mikir aneh-aneh;; ntar bisa-bisa jdi gila (kaya’ tetangga2 saya),
    pokoknya kalau kita macih percaya ama Ruhan za kira taat kepadanya
    kalau g’ percaya za jalani hidup ini seadanya

  • elly

    Assalamu’alaikum pak, telat kali pak saya baru komentar sekarang, hbis pas search jati diri liat blog bapak.
    Haha… saya skarang sedang kebingungan mencari arah yang benar-benar ingin saya tuju. Karena setiap apa yang saya raih, saya merasa tidak puas, dalam hal terlalu banyak tekanan (menurut saya).
    Sudah lama saya mencari jati diri tapi knapa rasanya lum ktemu ya pak? Kabutnya terlalu tebal kali yak?!

  • Ricky

    Kalau bahas tulisan yg paling atas intinya ada disini bapak,

    ”Saya memiliki banyak mimpi dan mimpi-mimpi tersebut kemudian saya petakan dalam sebuah peta perjalanan. Saya memang tidak menggambarkan secara visual di atas kertas, tetapi saya bayangkan secara visual di kepala saya. (Katanya sebaiknya digambarkan secara visual. Itu untuk lebih memfokuskan dan mendorong tercapainya mimpi atau cita-cita tersebut.) Saya ingin (jadi) ini atau itu. Soal jalannya bagaimana? Itu urusan kedua. Nanti kita pikirkan.

    Keren bapak, mimpi tak dapat kita minta coz itu suatu gambaran yg berjalan dengan sendiri, antara ada dan tidak. tapi mimpi itu tak kan bisa ketemu klw tidak dg perjalanan.

    Nah berawal dari situlah kita akan faham, TAPI SEBUAH Hp TIDAK AKAN TAU BAHWA DIA ADALAH Hp. tanpa sebuah kaca

    Zero_net_jaken@yahoo.co.id

  • wisnu

    lalu bagaimana dengan orang yang baru menyadari/muncul sebuah kesadaran untuk sungguh2 ingin mengetahui “who am i” setelah usia 40 th ya..?hehehe………

  • deden ahmad

    berbagai cara (jalan ditempuh) untuk mencari jatidiri, berbagai tujuan ingin dicapai.
    semuanya dicoba untuk itu.
    andai saja tahu bahwa semua itu ada awalan yang kadang kala kita lupakan, ada awalan yang sederhana namun sulit diungkapkan (“katanya”) semudah membuka pintu rumah.
    Jika ingin mencari jalan/cara, buka dulu pintunya, jika ingin membuka pintu cari dulu kuncinya, jika ingin punya kunci tahu dulu lubang kuncinya, jika ingin tahu lubang kuncinya setelah tahu itu semuanya belajarlah mempraktekkan cara buka pintu dulu. nah ini yang “lumayan” karna ini membutuhkan seorang pembimbing yang bisa membimbing untuk itu semua.

    from deden ahmad email dedenahmad@gmail.com

  • kp

    saya bingung pak jati diri aku seperti apa yaa??
    baru dpat masalah dikit ak lgsung hancur
    agar jadi orang kuat gmn ya???

  • Id4ko3

    Susah sih klo nyari jati diri, klo ngyari duit gampang tinggal berkarya dan kerja keras

  • niko yulfiyanto

    emang susah mencari jati diri?

    tp yang ada dalam angan2 dan pikiran saya ingin menjadi seorang pengusaha sukse (wira usaha),tetapi yang dalam pikiran saya juga ngak tau,mau usaha apa?

    gmana donk solusi nya pak?

  • kakang zazat

    Assalamu a’laikum

    Ngiringan ngaos jati diri, biasanya hal ini selalu bersentuhan dgn kemelut kehidupan, hingga coba tuk cari jati diri.pertama masalah kemelut kehidupan dan misteri kehidupan adalah sesungguhnya satu bentuk ujian umat manusia tentang apa yg tlah diberikan- Nya berupa nikmat, musibah,pangkat ,jabatan,kekayaan dan kemiskinan.Biasanya yg sering dikeluhkan adalah masalah kesusahan dan kemiskinan.Karena kalau lagi senang dan jaya lupa tuh sama Tuhan.Problem hidup adalah bagian dr perjalanan kehidupan yg selamanya akan berdampingan, bertemu dan bersua dan akan selalu bergelut dengannya, tak mungkin terpisahkan dan terhindarkan.Orang yg takut dg masalah berarti dia takut dg kehidupan dan orang ini bisa disebut” eleh samemeh dipacok” ( kalah sebelum bertarung ) yaa pecundang.Untuk mencari jati diri, mungkin maksudnya mencari sejatinya diri atau mengkaji diri sendiri sebenarnya tidak susah, ini diperlukan waktu kurang lebih 4 bulan pasti akan mengenal siapa diri ini,unutuk apa hidup ini,dari mana asal dan hendak kemana kita ? kapan berakhirnya perjalannan hidup ini atau selamanya kita akan hidup terus ?Pertama temukan yg akan dijadikan sebagai pemandu / Pedoman.Mudah sekali mendapatkannya karena setiap hr pun ketemu, cuma selalu dicuekin ditaruh diatas lemari.Karena yg menciptakan manusia adalah ALLAH SWT, Maka dptkan manual booknya pasti didalamnya sdh tersedia apa yg dicari dan diperlukan, mudahkan!.Kitab yg hrs dijadikan pedoman ialah Alqur’an. Caranya gampang ; BACA mulai dari surat AlFatihah ( surat ke 1 ) sampai surat An Naas ( surat ke 114 ) – baca isi dan terjemahannya saja,kemudian dibalik bacanya dimulai surat ke 114 ke surat ke 1. Laksanakan baca setiap selesai shalat pardu.walaupun lama pasti hasilnya insya Allah akan ketemu yg dicari, dan selalu berdo’a : Allahumma ikhdinashiraatalmustakim – shiratalladziina ‘an amta alaihim. Sebagia pembuka pengenalan diri :
    1. – Surat Al Isra : 85. surat 7 : 172. kemudian surat 86 : 5 – 6 – 7. surat 76 : 2. Surat 23 : 12 – 13 – 14. surat 22 : 5. surat 80 : 18 , surat 17 : 70. dan banyak lagi keterangan dlm alqur’an yg menjelaskan tentang proses kejadian manusia.
    2.-TUjuan diciptakannya ; – surat 51 : 56.
    3.-Memahami apa kehidupan surat 7 : 24 – 25./ 57 : 20 / 3 : 185. / 6 : 130 / 7 : 51 / 10 : 24 / 11 : 15 / 13 : 26 / 17 : 18 – 19. / 18 : 45 . Kehidupan dunia seperti itulah & banyak lagi yg lainnya.
    4.-Mengenal siapa yg menciptakan diri Yaitu Allah swt. Surat 2 : 2186 / surat 50 : 16 / surat 13 : 11 / surat 2 : 255 /Surat 20 : 8 / 59 : 22 – 23 – 24. / 7 : 54. Dan banyak keterangan yg lainnya. Mengenal jati diri setiap orang juga bisa mencarinya, Tetapi tingkatan yg sulit adalah membawa diri, yang lebih sulit adalah memenuhi kewajiban diri sebagai hamba. Perjalanan hidup seorang manusia itu panjang sekali dimulai dari alam arwah, alam rahim , alam dunia dan alam selanjutnya sampai kealam kekal akhirat , surga atau neraka. Yg pasti jati diri dan perjalanan hidup seseorang tdk akan sama.Demikian mudah – mudahan bermamfaat, bukan maksud menasehati tetapi cuma berbagi hati. Wassalam

  • mencari jati diri

    mencari jati diri ni ye…sama dong, bisa bagi2 caranya ga ya…

  • santoso

    he…he…
    sebelumya saya minta maaf dulu ya..ini sich menurut saya…
    sebenernya jati diri itu menyangkut diri pribadi itu sendiri….bukan pribadi orag lain..
    jadi saran saya kalo mau mencari jati diri…banyak2lah mengkaji(merenung) apa yang sudah kita alami…saya yakin suatu saat kita akan menemukan jawabannya…walaupun jawaban kita tidak sama dengan orang lain..
    —-intinyanya—-
    1. banyak2lah bersyukur dengan apa yang kita jalani selama
    ini, walaupun perjalanan hidup kita tidak selamanya sesuai
    dengan keinginann kita
    2. pelajarilah ilmu IKLAS

    Insyaallah kalian akan mengetahui JATI DIRI ITU ….!!!!

  • joko lelono

    saya tambah pusing..

  • yulis

    saya sangat setuju dengan topik yang dibahas dalam artikel ini,,,saat ini saya juga dalam masa mencari jati diri!

  • Aldo Dheo Sofyan

    saya setuju dgn @kp

    saya pernah baca dium,ur 19 tahun memang penuh kelabilan. malah jiwanya belum sempurna.
    apa betul?
    ada referensi? buku? apapun?

  • The Ibliiiz

    aku bingung aku tidak mimpiku aku tidak tahu mau ku?

  • suburmuadi

    saya merasa susah untuk mencri jati diri saya harus bagaimana mbah

  • Miss Galau

    Jati diri kita akan tiba dengan sendirinya jika ada keyakinan dan usaha,tapi menurutq jati diri itu ada di dalam diri kita masing2,jika kita sudah emmahami diri kita pasti akan menemukan jati diri yang sesungguhnya…..

  • Putrii Shofa

    saya ingin jadi penyanyi,, tp mungkin itu tak pernah bisa terwujud..

  • Ratu Rosdiana

    Maaf bukan saya sok pintar saya sadar ada yg lebih pintar lagi dari saya krn di dunia ini manusia tuh penuh dg kehilafan. Manusia punya kehendak namun ALLAH SWT yang menentukan perjalanan hidup. Jadi itu terkadang keinginan kita tdk sesuai dg harapan krn ALLAH SWT Maha mengetahui apa yang terbaik untuk umatnya.
    JATI DIRI itu adalah ttg tujuan akhir kita menghadap Allah SWT.Sebab JATI DIRI itu wajah batiniah kita. Wajah ukhrawi kita.
    Seperti apa wajah kita di hari kiamat kelak masih manusiakah atau berbentuk binatang.
    Krn umumnya kita belum bisa melihatnya secara kasat mata.Mungkin nanti pd saat menghembuskan nafas yg terakhir disitu kita akan terbelalak spt di dlm firman ALLAH SWT:
    QS.Qaf (55):22
    “Maka kami singkapkan tirai yg menutup matamu dan tiba-tiba matamu menjadi amat tajam”
    Ada hadist RASULULLAH SAW yg dikutip dari tafsir Mayma Al-Bayan 10:43 yg mengisahkan bgmna wujud manusia pd hari kiamat kelak.
    Pada suatu hari Muadz bin Jabal duduk di dekat Nabi SAW di rumah Ayub Al-Anshari.
    Muadz bertanya:
    “Ya RASULULLAH SAW apa yg dimaksud dg ayat pada hari ditiupkan sangsakala dan kalian datang dalam bergolong-golongan”
    QS.An-Naba (78):18
    RASULULLAH SAW menjawab:
    “Hai Muadz,kamu telah bertanya ttg sesuatu yg berat. Umatku akan dibangkitakn dalam 10 golongan. ALLAH SWT memilah mereka dari kaum muslimin dan mengubah bentuknya sebagian berbentuk monyet,sebagian lagi berbentuk babi,sebagian lagi berjalan terbalik dg kaki diatas dan muka dibawah lalu diseret-seret,sebagian lagi buta merayap-rayap,sebagian lagi tuli bisu tdk berpikir,sebagian lagi menjulurkan lidahnya yg mengeluarkan cairan menjijikan semua orang,sebagian lagi mempunyai kaki & tangan terpotong,sebagian lagi disalibkan pd tonggak-tonggak api,sebagian lagi punya bau yg lebih menyengat dari bangkai,sebagian lagi memakai jubah ketat yg mengoyak-ngoyakan kulitnya”
    Uraian tsb berkaitan dengan amal perbuatan kita di dunia.
    Na’udzubillah…..
    Jangan sampai kita menghadap ALLAH SWT menjadi binatang berbungkus manusia.
    Lalu saya ingin tahu wujud batiniah/bentuk sejati kita tidak saat menghembuskan nafas yg terakhir apakah bisa???
    Tentu bisa dalam pandangan beberapa orang shaleh,bentuk sejati/bentuk batin kita ini sudah tampak olehnya.
    Imam Ja’far (cucu Nabi SAW generasi ke-5) pernah memperlihatkan kpd sahabatnya Abul Bashir saat musim haji,betapa banyaknya binatang berputar-putar disekitar ka’bah (tawaf),sedangkan yg terlihat sebagai manusia hanya sedikit sekali & itu pun tampak bagai kilatan cahaya.
    Amal-amal kita apapun itu yg baik/yg buruk,semua menjelma mewujud dan membentuk ukhrawi (wujud batiniah) JATI DIRI kita.
    Apakah saat ini ada yg sdh mengetahui JATI DIRI menurut pandangan beberapa orang shaleh??? Sudah ada dan orang shaleh tsb sudah tidak ke duniawian.
    Apakah bisa dibuktikan perkataan beberapa pandangan orang shaleh tsb??? Inipun sudah bisa dibuktikan atas berkah dan ridho dari ALLAH SWT krn manusia selalu ingin bukti kebenaran.
    Tidaklah sulit kita adalah manusia yang ALLAH SWT ciptakan sbg makhluk yg sempurna kita diberi akal dan pikiran. Uraian di atas sangat jelas bhw amal perbuatan kitalah yg akan menjelma mewujud dan membentuk tubuh ukhrawi (wujud batiniah) JATI DIRI kita.
    Bila kita sudah banyak berbuat salah selagi masih ada kesempatan mari kita kembali ke jalan ALLAH SWT dg memperbaiki semua perbuatan kita di dunia. Menjadi manusia yang BENAR,JUJUR & LURUS.
    Bagaimana cara utk bisa tahu JATI DIRI tsb???
    Saya rasanya tidak etis memberitahu disini nanti saya di bilang sok tahu. Buat yg ingin mengetahui lebih jauh saya bisa mengamalkan ilmu saya dan sekaligus bersilahturahmi sbg orang muslim kita berkewajiban mengelingkan dan membantu memberikan ilmu bagi yg belum tahu.
    Saya pun tidak meminta imbalan apa2 serta bukan dari padepokan karena saya hamba ALLAH SWT yg atas ijin dan ridhonya sudah diberi pencerahan sehingga tahu JATI DIRI tsb.

  • Rizky Elfanhadi

    RIZKY BER KATA: bagi ku jati diri yang pertama dalam menjalani hidup di dunia ini. jati diri bagai kan sebuah selang air yang menyemprot ke arah kita masing-masing entah kita suka/tidak dan kita tidak pernah meminta nya.

  • jokombelynk

    Cita2 ingin ketemu aku sejaati

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.903 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: