Melanjutkan cerita di sini dan di sana.
Sang cewek menemukan sobatnya, sang cowok, duduk di kantin. Dia tertunduk sambil memainkan nasi goreng di hadapannya.
Cewek: Halo Jek. Apa kabar?
Cowok menatap sejenak, kemudian tertunduk kembali.
Cewek: Kenapa sih? Ayo cerita. (Sambil meletakkan tas dan buku di meja)
(Cowok enggan bercerita, tetapi berbicara)
Cowok: Kemarin dia minta anter aku. (Sambil menunjuk ke seorang gadis cantik yang berada di meja lain bersama 3 gadis lainnya.)
Cowok: Trus kita pergi ke bioskop…
Sang cowok kemudian bercerita bagaimana ternyata dia dimanfaatkan oleh sang gadis cantik. Ternyata dia digunakan untuk memanas-mananasi hati pria lain, yang (entah?) kebetulan juga ada di tempat bioskop tersebut. Ternyata memang dia menjadi cemburu dan gadis cantik tersebut mendapatkan apa yang dia maui. Dengan entengnya dia berkata bahwa dia akan nonton dengan sang pria tersebut, meninggalkan cowok pengantarnya (bengong!).
Cowok: Gitu ceritanya. Ternyata dia iblis! (sss… mendesis)
Cewek: Bentar Jek. Aku mau ke kamar mandi.
Sang cewek berdiri menuju ke toilet, melewati meja kumpulan gadis cantik itu. Dekat dengan meja, sang cewek tiba-tiba seperti terpeleset … menabarak meja dan menjatuhkan gelas di gadis cantik. Air minuman tumpah ke baju gadis cantik.
Gadis cantik menjerit! Melotot!
Cewek: Aduh maaf, maaf, maaf… (mencoba mengambil gelas yang menumpahi baju gadis)
Gadis cantik masih melotot, tidak percaya…
Cewek … ngeloyor ke toilet. Di depan pintu toilet, berhenti sejenak, melihat ke sang cowok dan memberikan kedipan mata.
Cowok terbelalak … dan muncul senyum kecil di bibirnya. Sesuatu mulai tumbuh di hatinya.
[Seri tidak tahukah kau: 18, 17, 16, 15, 14, 13, 12, 11, 10, 9, 8, 7, 6, 5, 4, 3, 2, 1]

April 24th, 2008 at 4:32 am
hi hi hi. i would do the same thing for you
(the girl – bestfriend)
mess with my friend and i’ll put you into troubles!
April 24th, 2008 at 5:59 am
Mmmm, ceritanya agak kurang realistis… Ooom… pas saat cewek mengedipkan mata…
April 24th, 2008 at 6:11 am
Kayaknya saya salah komen deh… maaf Oommm (duh jadi malu nih…
) Maklum lagi ngantuk nih, begadang ngerjain tugas ga beres2 stress.. ngomennya jadinya asal-asalan…
Ha ha ha ha.. cari alesanSekali lagi maaf…
April 24th, 2008 at 7:14 am
Demi sahabat apapun dilakukan. Indahnya persahabatan..
April 24th, 2008 at 7:48 am
ataukah di hati cowok mulai timbul rasa jatuh cintah?
April 24th, 2008 at 8:44 am
Perasaan yang diungkapkan dengan perbutan, bukan sekedar kata-kata.
Jauh di relung hatiku, aku tersenyum.
“Indahnya perasaan ini”
April 24th, 2008 at 8:46 am
Indahnya persahabatan itu.
April 24th, 2008 at 9:47 am
Ha ha ha , kayaknya pengalaman pribadi nih. perlu di cari tau sama si teteh. kayaknya si cewek tersebut adalah si teteh. bener teu A’
April 24th, 2008 at 9:59 am
oh bangus itu berarti kita perlu orang laen dalam segala lah eh nyambung gak yah?
April 24th, 2008 at 10:04 am
Nice story..
Idenya simpel, tapi dituliskan dengan menarik. Jadi bikin penasaran, meski kita bisa menebak-nebak akhir ceritanya.
April 24th, 2008 at 11:00 am
Ah cowok memang sulit dimengerti ….
April 24th, 2008 at 11:06 am
Pintarnya si cewek tebar pesona
April 24th, 2008 at 12:28 pm
itu cowoknya harusnya nyadar bahwa cewek yg terpeleset itu adalah anjelinya kuch kuch hota hai
April 24th, 2008 at 1:23 pm
belum sampai ke
and they live happily everafter?
hihi
April 24th, 2008 at 4:18 pm
biarkan cinta yang bicara
itu bukti cinta itu datangnya dari dalam relung hati
pak BR anda berbakat jadi penulis NOVEL
April 24th, 2008 at 4:21 pm
ditunggu lanjutannya, Pak. Penasaran saya tuk tahu apa yang mulai tumbuh di hati si pemuda. cintakah? dan saya harap bukan.
April 24th, 2008 at 4:35 pm
tulisan 2 pak BR sangat menarik penuh dengan pengalaman serasa tinggal di bandung dan menikmati kopi starbucks juga cheasecake
salam dari jogja(yang katanya kota pelajar hihihihi)
April 24th, 2008 at 5:28 pm
ooouuwww…. sooo sweeet…
* abg mode : on *
April 24th, 2008 at 6:40 pm
hehehe…
good story…
April 24th, 2008 at 7:27 pm
salam kenal dulu ya dengan blog ini
April 24th, 2008 at 7:57 pm
Hm.. hm…

Scene “terpeleset” itu kaya’nya trik lama dech
Kontras dg bagian pertama, kali ini di dalam toilet ia ketawa
Btw, cerita yg “dulu” itu udah ada sambungannya lom pak?
April 24th, 2008 at 8:38 pm
Wah… bisa jadi cerbung nich…
April 25th, 2008 at 10:52 am
April 25th, 2008 at 4:44 pm
pak buat buku aja…
atau nongol di kompas..
cerbung atau apa gitu…
semangat pak budi…
April 25th, 2008 at 10:22 pm
hmmm, nice…
berharap suatu saat ada cwe yang ngelakuin hal yang sama kyk tuh cwe,
hehehe….
persahabatan itu indah
April 26th, 2008 at 10:56 am
pendek …
menarik.
ditunggu kelanjutannya
April 29th, 2008 at 9:04 pm
Salam,
Baru baca, asyik gimana terusannya, kasihan akh si cowoknya kalau tahu sohib ceweknya ternyata…………
Januari 27th, 2010 at 1:42 am
hahaha… pinter banget pak bud, motongnya…
Juli 12th, 2011 at 9:01 pm
pengalaman pribadi ………….Om bud