Tidak Tahukah Kau (4)

Sebuah SMS terkirim.

sar, dimana? gw udah di kantin

Balasannya

jek, lu makan dulu. gw terlambat

Maka sang co mengambil makanan dan mencari tempat duduk di kantin yang masih sepi. Ada satu dua mahasiswa lain di sana. Mulai sang co makan perlahan-lahan. Tidak lama kemudian mulai berdatangan orang-orang karena memang sebentar lagi waktu makan siang.

Dua orang ce mendatangi meja sang co.

Boleh duduk di sini? [kata salah satunya]

Sang co lihat kiri dan kanan. Masih banyak tempat lain, kenapa mereka mau duduk di sini. Ah, gak tahu lah. Terserah mereka aja. Akhirnya dia mengangguk, sambil meneruskan makan. Melirik ke dua ce itu. Mereka anteng di depannya, tapi ada gerakan memainkan rambut yang demonstratif. Apa sih …

Gak ganggu kan? [kata salah satu ce itu lagi, agak kecentilan]

Co menggeleng. Kemudian menunduk sambil memainkan makanannya. Kwetiaw meloncat ke sana kemari. Dia memberikan gesture tidak ingin bicara.

Di pojok kantin, seorang ce yang sedang bergegas mendadak berhenti. Dilihatnya sang co yang berada di depan dua ce. Bergemuruh hatinya. Kok bisa ya? Dia kan hanya teman biasa. Hmm… Terdiam. Khawatir. Akhirnya perlahan melangkah menuju meja co.

jek!

Co mendongak, tersenyum, dan menggeser duduknya untuk memberikan tempat untuk ce. Ce duduk dengan mata tajam, seperti belati, memandang dua ce di depannya. This is my teritory!, mata itu berkata. Kedua ce itu gelisah dan tanpa ba-bu, mengambil makanan mereka pindah ke meja lain.

fans baru, jek?
gak tau tuh
kecentilan!
lah kan emang cewek gitu semua
gua kan gak centil
emang lu cewek? kan nama lu juga sarimin. ha ha ha.

Sang ce ikut tertawa, meski dalam hati berkata; tidak tahukah kau bahwa kadang aku ingin juga kau lihat sebagai seorang perempuan

[belum selesai, masih ingin diedit, tapi gak selesai-selesai ... tulisan dilepas apa adanya saja.]

[Seri tidak tahukah kau: 18, 171615141312, 1110987654321]

yang lain … tidak tahukah kau (3)

About these ads

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

14 responses to “Tidak Tahukah Kau (4)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.726 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: