Sabtu sore kemarin kembali tim futsal kami (tim INDO CISC) bertanding. Bagi saya pertandingan ini merupakan ajang uji coba lagi setelah kemarin cedera. Sebetulnya cedera saya belum pulih. Hanya saja saya ingin mencoba. Jadi saya ingin pemanasan dulu saja sebelum bermain sungguhan minggu depan.
Ha ha ha … niatnya sih “mencoba saja”. Ternyata main betulan. Baru mulai babak pertama, saya sudah harus menggantikan kiper kami Kun karena tangan dia juga cedera (kejepit sebelumnya) sehingga tidak bisa main dengan sempurna. Langsung saya ambil sarung tangan kiper dan menuju goal.
Tendangan pertama dari lawan sangat keras dan cukup mengejutkan saya. Tendangan bisa saya tepis, tetapi tendangan tersebut terlalu keras dan juga saya menjatuhkan diri dengan menopang menggunakan tangan kanan. Akibatnya pergelangan tangan (wrist) yang sebelah kanan nampaknya agak terkilir. Saya kesakitan tetapi tidak bisa berbuat apa-apa kecuali main terus. Gak ada yang tahu tangan ini sakit. hi hi hi. Untungnya Yudhie, kiper kami yang sebelumnya bermain menjadi penyerang, datang. Dia dengan cepat melakukan pemanasan dan menggantikan saya. Skor sudah 5-0 untuk kemenangan lawan.
Saya kemudian bermain menjadi penyerang. Tanpa disangka-sangka. Saya menyarangkan dua gol! Halah. hi hi hi. Gol tersebut juga memberi semangat dan harapan baru. Kemudian saya digantikan pemain lain. Saya sendiri tidak keberatan karena permainan saya hari itu sudah melebihi ekspektasi saya. Hasil akhirnya adalah kami kalah 10-8.
Saya puas karena (1) saya sudah bisa bermain (rusuk kanan saya tidak sakit ketika saya meloncat mengambil bola); (2) saya ikut memberi sumbangan dua gol. Artinya sebetulnya saya sudah bisa bermain lagi. Sedihnya, pergelangan tangan kanan saya sakit. Aduh … cedera tambahan. Wah, mudah-mudahan bisa sembuh sebelum pertandingan selanjutnya.
Ada juga seorang kawan yang mengingatkan saya bahwa saya harus hati-hati karena tangan dibutuhkan untuk memainkan gitar. Wah, betul juga ya. Hmm…
apa kabar pak budi, udah lama gak bersua, 2 bulan saya sakit jadi gak aktif didunia yang absurd…dunia maya…
semoga selalu selalu semangat walaupun di Solo ini panasnya luar biasa karena global Warming…..
Msih maen band pak….saya kemarin dapat dvdnya camel,seneng bagt bisa liat Andy Latimer maen gitar……..
Keep yourself Alive………..
hei tomy … aduh…
sakit apa? good to see you’re back! jaga kesehatan, man. wah saya belum punya dvd camel. senang juga mendengarkan andy latimer…
mendingan jadi striker aj terus atuh pak, biar lebih banyak lagi gol tercipta…
kapan ya bisa main bareng pak budi?
salam
Futsal emang menyenangkan, tetapi ternyata rentan ama cidera juga ya pak….
Wah Pak BR mah Keeper tangguh…..loh…mirip petr chech lah….
kalo temen2 kantor saya pas sewa lap futsal, cuma 15 menit di awal doang dipakenya. Selebihnya duduk2 di pinggir lap dan adu pinalti doang
(nafas rokok
)
Mudah-mudahan sabtu ini pak Budi udah full sembuh dari cedera. Amin.
Cerita terkait:
http://diodachi.com/liga/?p=19
[...] Cerita Futsal Lagi [...]
Wah, sayang waktu melawan Suteki pak Budi tidak ikut main. Mudah-mudahan dipertandingan Suteki vs Indocisc part2 Indocisc dan Suteki bisa tampil full team