Saya sedang mengajar kuliah tentang teknologi informasi untuk mahasiswa non-IT (jurusan Farmasi tepatnya). Nah, minggu lalu saya mengajar konversi bilangan dari desimal ke biner dan heksadesimal. Kemarin saya beri quiz dadakan. Ternyata dari seluruh kelas hanya satu orang yang bisa menjawab dengan tepat.
Arrrggghhh… Artinya penjelasan saya sebelumnya tidak dapat dimengerti. Berarti saya ngajarnya kurang baik. Harus diperbaiki!
Sekarang saya mencari cara menjelaskan konversi bilangan yang lebih baik; dalam format teks, gambar, ataupun animasi. Lebih bagus lagi adalah kalau penjelasan ini bisa dibaca sendiri oleh sang mahasiswa di rumahnya (misalnya animasi di komputer). Penjelasan kalau bisa dalam bahasa Inggris (kayaknya malah gampang carinya di Internet ya?) karena kelas saya ini kelas internasional yang isinya mahasiswa Malaysia.
Ada yang punya saran?
Wah kok kayanya menyedihkan ya? dulu seingat saya pelajaran basis bilangan ini diajarkan di SMU.
Kalo soal video pengajaran, coba di cari2 di teachertube.com pak.
Misalnya saya menemukan ini untuk konversi basis 10 ke basis 2: http://www.teachertube.com/view_video.php?viewkey=ba87af3c9554d94db657
smangat pak.. pasti bisa. =)
mungkin bapak kbiasaan ngajar anak2 EL ama IF aja, jadi anggepannya uda ngerti dasar2nya. mesti ngajar dari dasar banget mungkin kalo buat anak farmasi?? coba pahami cara mereka berpikir dan berhitung pak. =)
tukaran link ya, saya telah tambahkan link blog ini di blog saya
http://negerihijau.blogspot.com/
There are only 10 types of people in the world: Those who understand binary, and those who don’t
SENInya mengajar, sabar.. 3x. Jangan emosi
Mungkin baginya ilmu ini tidak penting (terapan). Hingga berlalu sj, masuk dari telinga kiri keluar ke telinga kanan.
Beri saja latihan (LKM / lembar kerja mahasiswa) yang buanyak. Biar jadi teman ngabuburit puasa. hi hi hi…
Di Indonesia, kita sudah dicekoki ini sejak SD sih. Bilangan dasar 2, dasar 3, dasar 4, dasar 5. Hidih. Dasar 16 memang belum sih, waktu SD
. Malaysia harus diupgrade nih.
Saya waktu di SD diajarkan bilangan berbasis selain 10, bahkan sampe SMA pun, cuma sekedar mengikuti aturan, tidak benar2 mengerti aplikasinya di mana.
Sekarang setelah menggeluti programming dan bidang computer baru melihat betapa powerful dan fundamentalnya konsep binary, hexadecimal, dan bahkan octal juga.
Seandainya dulu saya tau kalo berguna banget pasti saya lebih semangat belajarnya. Untung konsepnya masih mudah dimengerti.
Yang saya menyesal seperti ini juga adalah Artificial Intelligence, ternyata aplikasinya banyak sekali dan yang benar2 menggunakan secara optimal dan tepat itu jarang (kebanyakan memaksakan solusi non-AI untuk menyelesaikan masalah yg mudah/cocok diselesaikan dengan AI).
Kalo saya memahami konsep bilangan berbasis selain sepuluh itu dengan membayangkan counter digital (seperti jam digital), tetapi digitnya tidak dari 0 sampe 9, lalu disuruh menghitung mulai dari 0 sampe 100 (misalnya), dan saya harus menampilkannya di sana. Cara lain bisa dengan membayangkan kalo punya jari tidak 10 dan disuruh menghitung dari 0 sampe 100.
Kalo konsep itu udah paham barulah diajari shortcut2 untuk mengkonversi secara cepat. Kalo gak percuma, cuma tau rumus doang tanpa pemahaman.
Mungkin karena ngajarnya terlalu cepat Ooom, makanya banyak yang tidak mengerti.
Siswa (atau mahasiswa) memiliki kemampuan yang beragam (ada yang daya tangkapnya cepat, sedang, ada juga yang lamban).
Yang perlu diingat dalam mengajar adalah bahwa, kemampuan mereka tidak sama dengan kemampuan kita sebagai pengajar (guru, dosen, etc). Kita sebagai pengajar (sudah mempunyai pengalaman belajar lebih dulu dari mereka), sedangkan mereka (barangkali) baru belajar, baru bertemu dengan hal-hal baru yang mereka terima saat belajar di perkuliahan. Dengan perkataan lain, kita sebagai pengajar perlu menenempatkan diri pada posisi siswa (atau mahasiswa). Barangkali, kita juga dulu, saat menjadi mahasiswa (siswa) juga mengalami hal serupa.
**duh barusan saya ngomong apa ya? Maaf Oom kalau ada perkataan yang kurang berkenan
**
Mungkin bisa lihat2 di HowStuffWorks juga. Umumnya penjelasan mereka lumayan bagus. Mungkin bisa ambil ide dari sana.
Saya search “binary” di sitenya dapet salah satunya: http://computer.howstuffworks.com/bytes3.htm
mumpung ramadhan
maaf pak dosen … OOT
KEPADA PARA BLOGGER YANG SEDANG BERPUASA ..SEKALIAN …..YANG MAMPIR KESINI..
SAYA MINTA TOLONG DI BANTU,….
COBA KE
http://galeter.wordpress.com
coba cari-cari pentingnya konversi bilangan bagi farmasi.
jangan-jangan memang gak ada perlunya?
atau sangat perlu?
siapa yang sudah kuat “why” maka akan lebih mudah “how”, kata filosof.
Kan di Google lengkap banget, Boss?
Kalau di pemrograman PHP, sudah support untuk konversi bilangan BINER, HEKSA, maupun OKTAL
Buku pelajaran SMA dan SMP.. kalau gak salah kelas 2.
Memang harus kembali ke pemahaman tentang bilangan kalau mengajarkan tentang biner dan heksa.
Misalnya
1027 = 1 ribuan + 0 ratusan + 2 puluhan + 7 satuan = 1 (10^3) + 0 (10^2) + 2(10^1) + 7 (10^1)
kalau sudah paham dasarnya, abis itu mestinya baru konversinya. Seingatku ada beberapa cara dari cara standar, cara cepat, atau cara mengingat.
(oh.. maaf baru menyadari bahwa targetnya orang Malaysia.. tetapi terlalu malas mengedit baris paling atas.. hehehe)
betul, tuh. dasarnya dulu diajarin.
yah, apa mungkin bahasa mempengaruhi juga, pak? bahasa inggrisnya orang malay kan rada2 aneh gitu. hwehe…
(^_^)v
Hahaha, orang farmasi dicekokin materi itu juga ya? Pantas ndak nempel…
(Super mudah bagi yang lain, boleh jadi merupakan super sulit untuk yang lainnya)
ha.. ha.. ha…
ngakak saya…, mungkin pikiran mereka sama seperti saya. angka ya.. angka.. ha..ha.. ha..
sulit…
ni juga yang macet pas mata kuliah sistem biner semester lalu
sudah bagus cara ngajarnya, Pak. mereka saja yang bodoh.
baru saja saya scan dengan kekuatan paranormal yang saya miliki. sudah bagus.
postingan yang berat.. Pak Br selalu posting yang berbobot terus yah? hehehe..
Itu mah muridnya aja kali dongdong// Hahahaha.. Maklum, mengalami hal serupa
smangat pak..
di buku the language of mathematics – frank land ada sedikit filosofi tentang basis bilangan.
mungkin bisa membantu, nanti dipinjemin ke mas ya.
Dulu emang udah belajar si dasarnya, tp untuk mengonversi lom ngertos jg…
Pak Budi memang dosen teladan, mahasiswa yg kagak ngarti malah pak Budi yang susah, kalau saja semua dosen di Indo seperti sampeyan….
http://rotyyu.tk
Jujur Pak, saya juga pernah dikasih kuliah itu tapi saya ga berhasil mengerti dengan baik. Kalau berhasil sharing disini alangkah baiknya, karena saya merasa berdosa tak berhasil menguasainya.
hehehe susah juga tuh, dikasih bahan bacaan teks + video/animasi aja ke mereka kali yah
Pake aja metode cepat, tanpa perlu menjelaskan detail satu persatu, dan kasih contoh palikasinya..
mudah2an berhasil..
sepakat sama #21, perasaan saya jarang nemu dosen (indonesia) yg menyalahkan diri sendiri
maaf pak, numpang nge-junk aja ga ngasi solusi
)
Serem juga yang benar cuma 1 orang.
Tapi salut sama Pak Budi.
Jarang ada dosen seperti Pa Budi…
Saya belum diajari biner karena masih semester 1. Tapi saya yakin bukan mahasiswanya yang bodoh. Soalnya yang namanya mahasiswa, apalagi di tempat pak Rahard ngajar, pasti pandai. Mungkin cuma kurang konsentrasi saja.
BTW, boleh minta modul Pengantar Teknologi Informasi nggak, pak? Kalau boleh via e-mail saja. Buat referensi ngerjakan tugas, tapi saya ndak punya bukunya.
yah sabar aja pak…emang kl ngajar yg ada angka2nya kudu pelan2…
sok tau bgd ya gw…..
[...] menjelaskan mengenai Sistem bilangan ini menjadi sesuatu yang susah-susah gampang. Bahkan seorang Budi Raharjo sendiri agak kesulitan untuk memberikan [...]
Konversi bilangan ya, Pak?
Hem.. sejauh ini sih (semester ini ada ding).. untuk macam2 karakter mhs/i yg pernah di-handling.. cara konversi “primitif” (cara yg sy kenal di zaman masih SMP dulu kala..) masih ampuh & sebenarnya modal spidol & whiteboard jg masih ampuh (meski mgkn ga terlalu keren)
Kuncinya cuma.. sabar & atur kecepatan.. ^_^ (Ya itu tadi.. karena orang beda2 kecepatan pemahamannya.. blm lagi ini beda kultur kan ya..)
Kadang2 karena tidak sadar akibat terlalu biasa, manusia itu sering lupa
–> ini berlaku sebagai rambu u/ setting kecepatan di atas tadi..
▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄
▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄
▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄
▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄
BERITA BAIK!!!
Mari kita liat nich blog. keren abiss!
Masuk sini= http://mustahil-kristen-bisa-menjawab.blogspot.com/
▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄
▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄
▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄
▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄
Pak Budi, coba buku ini:
http://www.amazon.com/Digital-Arithmetic-Kaufmann-Computer-Architecture/dp/1558607986
Saya dianjurkan pakai itu oleh pembimbing saya.
*ubek-ubek harddisk eksternal*
… Ifah masih punya bahan belajar untuk RS dulu, yang bagian konversi bilangan biner, oktal, desimal, heksadesimal.
Bapak mau?
Saya kalo mengajar mahasiswa di kelas tentang konversi bilangan saya menggunakan Excel pak…
And kalo buat pembanding saya buat program sendiri dengan menggunakan Pascal/Delphi…
mau program saya pak?
Saya ingat membaca buku “Cerdas Jenaka Cara Nobelis Fisika”. Sebuah cerita tentang jenius Fisika, Richard Feynman. Beliau pernah mengkritik buku-buku matematika SD yang mengajarkan cara mengonversi bilangan biner ke desimal dan sebaliknya. Bahkan di buku pelajaran itu juga diajarkan cara mengonversi dari satu basis bilangan ke bilangan lain. Nah, Feynman mencibir materi ini. Tak ada relevansinya sama sekali dengan kehidupan. Jangan ajarkan matematika secara teoretis. Ajarkan matematika yang berkaitan dengan kehidupan. Seorang anak cukup tahu aritmatika desimal. Jika dia tertarik dengan basis bilangan lain, silahkan dia pelajari sendiri.
Intinya, ajarkan sesuatu yang relevan. Tentu saja bagi orang elektro, bilangan basis 2 itu relevan. Tapi untuk orang farmasi?
Kalau orang Telkom bilang : Karena mahasiswanya dari Malaysia dan bukan dari Indonesia, maka Ilmunya harus di Combo dulu pak.
Dulu, dosen saya mengajarkan dengan model rumus praktis semacam kaya di bimbel gitu.
Sebagai orang yang pernah diajarin tentang bilangan biner, alhamdulillah saya merasa cukup beruntung dengan cara dosen saya mengajar dulu.
Kalo untuk saya, kuncinya adalah: sistematis.
Jadi, “nyebrang” dari konsep bilangan ke teknis konversinya lebih bisa dimengerti (terbayang) sama mahasiswa. Dirunut step per step karena kadang masalah konversi gini suka ngerti-ngert-ngga. Nangkep konsepnya, tapi pas teknis bingung lagi.
pak,saya anak IT di binus semester pertama,kemaren waktu pelajaran algoritma,dan dosennya nerangin tentang konversi bilangan dari biner,desimal,oktal dan heksa desimal banyak banget yang g tau pak,paling yang mereka tau cuma biner aja,saya kan dari stm sedangkan yang lain nya kebanyakan dari IPA.kayanya yang dari jurusan ipa ga di ajarin de pak,jadi ya dosennya musti ngajarin dari awal…
iy baik amat ini dosen…. ampe nyari2 di internet sgala….
mantab2…..semangat….
klo ga bs jg…. emang anak2 nya aj yg malez…digalakin aj…
klo menurut saya ada baiknya sebelu mengajar mahasiswa diberikan pre-test dulu, jadi setidaknya kita mengetahui kemampuan dasar yang dimiliki oleh mahasiswa tersebut.
weh salut dech buat bp.
itusih siswanya aja aja pa pada ngutak ngutik angka.
)
coba aja selidiki pak ada bandarnya ga di sekitar situ
canda deng
halo pak..
sangat bermanfaat tutornya
tolong kasih sample konversi bilangan desimal ke biner, dan sebliknya,,,, kasih deeeeeeh
jika kita mengajar kurang di mengajar ada hal yang mesti di pahami tentang murid yang anda ajari yang terpenting daya tarik anda dan gay bahasa yang mudah di pahami,, see you nexz
@SOERYANS RAHMAT
masa nggak bisa sih? Di buku-buku banyak kok…
Pak dosen, mohon bantuan nya donk untuk script convert heksadesimal ke desimal…
Butuh buat bahan ujian nih…
Tengkiu..
sy sdh mengerti
sy dah ngerti mslh itu tp knpa semua orng tdk bisa ngerti
!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
gX da contoh codingNya yach,,,??
wah..nih mata kuliah ku… yg aku paling kurang paham memang… tp aku ga paham karena dosennya kurang begitu bagus jelasinnya….
1 langkah pasti harus banyak kasih contoh mungkin Mas
waahh… dari SMK saya sudah belajar sistem bilangan. cukup mengerti. bisa mengerjakan. tapi kurang tau aplikasinya di mana. baru setelah kuliah (sekarang masih semester1 sih) dijelaskan aplikasinya.
ditanya oleh orang non-IT tentang sistem bilangan. banyak yang belum saya ketahui. gengsi dong masa anak IT gak tau?? akhirnya saya berusaha cari tahu sendiri.
dari sanalah saya mulai paham soal sistem bilangan.
jadi… semangat pak!! jelaskan lebih detail kegunaan sistem bilangan, aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. ^^
Bang………… bs mnt bwt program konvesi dgn delphi 7 y…… * konversi biner ke desimal * konversi biner ke oktal * konversi biner ke hexadesimal * konversi desimal ke biner * konversi desimal ke oktal * konversi desimal ke hexadesimal * konversi oktal ke biner * konversi oktal ke desimal * konversi oktal ke hexadesimal * konversi hexadesimal ke biner * konversi hexadesimal ke oktal * konversi hexadesimal ke desimal bang, mohon petunjuknya ya……. thks. klo bs mnt bntu d krim d emalq bidal_araujo24@yahoo.co.id
Weleh-weleh, ini sih berkaitan erat sama logika algoritma.
Ada buku lokal yg cukup baik karangan Wasito,judulnya kalau tdk salah Elektronika denyut (digital electronic). entah masih ada apa tidak.
basik lah……………………………..