Banjir != Bencana Alam

Tadi saya menemani pak Hufadil memberikan presentasi tentang business continuity planning (BCP) dan disaster recovery plan (DRP). Ada beberapa jenis ancaman yang mengganggu kelangsungan bisnis kita. Salah satunya adalah bencana alam (natural disaster).

Banjir sering dikatergorikan ke dalam bencana alam. Apakah benar demikian? Kalau banjir terjadi di sebuah daerah yang belum tersentuh oleh manusia, atau belum pernah dicemari oleh tindakan manusia, maka saya bisa menerima bahwa banjir adalah bencana alam. Kalau banjir yang  terjadi di dalam kota, apakah ini masih bisa disebut bencana alam? Salah satu penyebabnya bisa jadi adalah orang yang membuang sampah sembarangan sehingga mengacaukan sistem pembuangan air dan aliran sungai. Jadi, penyebab banjir adalah ulah manusia. Jika demikian, apakah banjir masih bisa disebut bencana alam?

About these ads

Tentang Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua tulisan milik Budi Rahardjo

13 responses to “Banjir != Bencana Alam

  • Singal

    Ya namanya banjir karena perbuatan pak, dan menjadi pelajaran bagi kita. Cuma peranan pemerintah dan rakyat secara terpadu perlu ditingkatkan tentang kesadaran membuang sampah. Kantong plastik supaya dilarang penggunaannya di seantero negeri.

  • Dhimas

    Kalau yang di kota-kota itu bukan bencana alam.. ;)

  • oemar bakrie

    kalo bencana alam sudah berulang apalagi sudah ada ‘siklus’ -nya ya sudah bukan bencana alam lagi pak, itu salah urus namanya …

  • eshape

    banjir sudah menjadi budaya pak, bukan bencana lagi

    kita selalu punya pilihan untuk menimbulkan banjir atau mencegah banjir, tetapi kebanyakan orang kita lebih memilih budaya banjir yang menyebabkan banjir tidak akan pergi jauh dari kehidupan kita

    sudah banyak contoh disebut, budaya membuang sampah seenaknya, budaya menebang pohon tanpa menanam lagi, budaya memakai plastik yang susah hancur, dan masih banyak lagi budaya kita yang menyebabkan banjir selalu akrab dengan kita

    kepasrahan menerima banjir juga membuat banjir makin sulit ditanggulangi,

    kenapa harus ditanggulangi wong diapa-apain juga banjir tetep dateng

    mari kita mulai dari diri sendiri, dari yang kecil dan mulai sekarang untuk berbudaya anti banjir

    insya Allah, Tuhan meridloi doa kita
    amin

    salam

  • apiqquantum

    Penyebab bencana selalu manusia or – kl berani- malaikat. alam hanya ikutan aja.

  • inez

    hoohh.. bapak pertanyaannya kayak pertanyaan di kelas kesling saya..!! hahahaha.. =P

    iya, karna uda terlalu banyak tersentuh manusia jadinya daerah resapan air ga ada, plus saluran aer pun ktutupan ama sampah. jadi deh banjir. liat aja di jakarta sekarang tiap taon langganan banjir. jadi dag-dig-dug deh kalo uda mule musim ujan skitar bulan januari-februari gitu. =.=

  • Dicky

    disebut “alam” karena diluar kontrol kita kalo sendiri-sendiri, kali ya …
    maksudnya, kalo cuma kita yang ngga buang sampah di got sementara yang lain tetep, dan selokan2 ditutup untuk jadi mall, ya tetep aja ada banjir ….

  • EEng

    intinya kita harus berusaha buat ngejaga lingkungan biar gak banjir. Baik itu yang di alam bebas maupun di kota ^^

  • ddwijono

    Kang BR percaya nggak kalau lumpur lapindo gak berhenti selama 30 tahun, jawa timur hilang dari peta ?. Ini namanya bencana alam atawa bencana manusia ya ?, tol kita juga jadi bubar deh.

  • NONA

    kalau menurut gue. lapindo itu memang bencana alam, tapi bencana alam ini di ciptakan oleh manusia, kalau gue bilang sih, zaman dulu lapindo itu laut, karen terjadi bencana alam besar2an yag memusnahkan dinasaurus, dan daratan menjadi lautan dan begitu sebaliknya, jadi kalau menurut gue, lapindo itu dulunya laut yang terkubur oleh bencana alam yang berpotensi untuk menyimpan hasil tambang yang besar2an, akan tetapi kesalahanya adalah memetik buah yang belum matang, alias menganggu harimau yang belum siap untuk menyerang, makanya jadi kayak gini sekarang. menurut prediksi gue lapindoi akan erus keluar, karena lapindo adalah bisul yang dudah ter infeksi. seharusnya bisul kan ,merocos dengan sendirinya, tapi ini kok malah dipaksa pakai jarum yang dah karatan dah gitu kagak pake alkohol lagi ya titanus dunk.

  • abdul hamid

    Banjir sebenarnya dapat dibedakan antara banjir genangan dan banjir bandang, kedua-duanya juga berasal dari alam baik itu padat penduduknya maupun yang berupa hutan belantara, banjir itu juga merupakan sunatullah yang menjadikan tanah lebih subur maupun sebaliknya, hanya karena ada campur tangan manusia sehingga menjadikan banjir itu tidak terkendali dan mempunyai daya rusak yang sangat hebat. interaksi antara alam dan manusia bisa menjadikan banjir, begitu juga karena ulah manusia melalui mitigasi bencana banjir bisa terkendali. tergantung punya modal tidak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.597 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: