Convoluted
Begitulah yang ada di kepala saya. Campur aduk. Gak tahu juga apa kata convoluted itu kata yang tepat untuk merepresentasikan apa yang ada. Pokoknya ita kata yang pertama nongol, saya ambil saja. Mohon dipersori.
Hamster yang ada di kepala ini berlari kencang, memutar roda kreativitas bagaikan tong setan. Repotnya, ide menjadi lari dan meloncat ke sana ke mari tanpa ada aturan. Misalnya rumus matematik dicampur dengan sphagheti, rangkaian digital dicampur teori ekonomi, rangkaian analog dicampur dengan politik, musik dicampur gambar (yang ini masuk akal ya – hi hi hi), programming dicampur coklat. Pokoknya pakepuk dan gak masuk akal. Bagaimana menjelaskan ini ya?
Maaf, saya jangan ditertawakan atau bahkan disingkirkan
Is this a sign of a mad man? D@rn…
Should I take a more structured or logical thinking?
Jadi teringat lirik lagu “Blackest Eyes” dari Porcupine Tree
I got wiring loose inside my head
I got books that I never ever read
I got secrets in my garden shed
I got a scar where all my urges bled
Kayak ada kabel yang lepas di kepala saya ketika saya mulai berpikir serius … hi hi hi (atau hik hik hik?).


Februari 10th, 2009 at 9:31 am
ketawa nyengir sambil keluar air mata.
Februari 10th, 2009 at 9:40 am
Tercermin dari tulisannya, ndak jelas maksudnya, ngalor-ngidul….
Februari 10th, 2009 at 11:37 am
Saatnya ambil cuti Pak Budi…:)
Februari 10th, 2009 at 12:55 pm
Pak BR, Anda disarankan untuk segera cuti sebelum ada gangguan lebih akut (dan kronis). Terima kasih kedatangannya, dan sampai jumpa untuk sesi berikutnya.
*sok2an psikolog
**hehe…
Februari 10th, 2009 at 3:09 pm
eh ada hubungannya dengan konvolusi? ha ha ha
Februari 10th, 2009 at 5:49 pm
Mungkin pak BR sudah mulai masuk ranah pemikiran ala A. Einstein, pak.
Agustus 22nd, 2009 at 8:05 pm
dibuat juice aja…bahannya kan macem-2x tuh…
politik, musik, coklat, mie baso, dll….dimasukin blander aja…
dibuat juice biar gampang dicerna…:)
jangan berhenti berfikir pokoknya…tp jangan kram otak juga karena berfikir…:)