Terkunci di WC

Hari Jum’at yang lalu, saya terkunci di WC kantor saya! Ceritanya, sebelum wudhu, saya mau ke tempat buang air kecil. Saya pilih WC saja karena urinoirnya dipakai semua.

Setelah masuk, saya kunci pintunya. Ternyata kuncinya patah bagian pemutarnya, yang kemudian jatuh … masuk di lubang drainase! Plung! Hilang dari pandangan. Waduh bagaimana nih?

Untungnya saya bersama Parmis ke toilet itu. Langsung saya minta tolong Parmis untuk mengambilkan tang. Pintu kemudian berhasil saya buka dengan menggunakan tang tersebut. Alhamdulillah. Kalau tidak, bisa terjebak sampai shalat Jum’at selesai. Atau, saya harus memanjat dindingnya (ada spasi antara dinding dengan langit-langit.) Untungnya saya tidak perlu menjadi Indiana Jones. he he he.


[foto putaran pintu dan kuncinya yang patah]

Tentang Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua yang ditulis oleh Budi Rahardjo

18 Tanggapan to “Terkunci di WC”

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 542 pengikut lainnya.