Semalam saya beberes meja karena mejanya akan digunakan untuk komputer. Saat ini di atas meja itu berserakan berbagai dokumen. Ada tugas-tugas mahasiswa semester lalu, hasil cetak (misalnya ada perl reference manual yang saya cetak dari berkas PDF, ada catatan tentang protocol YM!, css reference card, dan sejenisnya), fotocopy beberapa artikel dari berbagai majalah (kebetulan yang ada kali ini terkait dengan masalah bisnis), dan dokumen kerjaan yang sudah selesai.

[potret meja berantakan]
Dokumen tersebut ada yang masih saya butuhkan dan ada yang memang sudah harus dibuang. Yang masih saya butuhkan akan saya simpan. (Maksudnya, menyampah di tempat lain – ha ha ha.) Nah, yang harus dibuang ini bagaimana ya penanganannya?
Ada dokumen yang bisa dibuang demikian saja tanpa masalah, misalnya hasil cetak manual. Namun ada dokumen yang harus dimusnahkan karena alasan kerahasiaan (misalnya hasil pekerjaan) atau kerahasiaan juga ya[?] (misalnya nilai mahasiswa). Yang ini saya masih sering bingung. Kalau dikilokan dan jadi bungkus gorengan kan bisa gawat. hi hi hi.
Dulu kami membeli shredder yang bisa menghancurkan kertas. Namun ternyata usianya tidak lama. Ternyata alat ini gampang sekali rusak. Jumlah kertas yang bisa dihancurkan (dipotong-potong kecil) pada satu saat tidak banyak. Salah sedikit, macet. Pokoknya repot lah. Sekarang alatnya rusak. Jadi bagaimana sekarang? Dibakar saja?
Untuk mendelegasikan pekerjaan penghancuran dokumen ini juga agak susah. Mereka (yang disuruh) juga kadang tidak boleh tahu isi dokumennya. Jadinya kita atau tim yang harus menghancurkan dokumen itu sendiri.
Salah satu solusinya mungkin adalah dengan menggunakan dokumen elektronik. Hanya saja saya masih lebih suka menggunakan dokumen konvensional dalam bentuk kertas. Untuk manual, saya tidak terlalu keberatan dengan dokumen elektronik, tetapi untuk reference masih lebih enak pakai cara konvensional. (Meskipun saya sudah mulai lebih banyak menggunakan dokumen elektronik.)
Sebetulnya kalau kita pindah ke dokumen elektronik, ada masalah tambahan. Kita cenderung untuk menyimpan dokumen-dokumen tersebut. Padahal ada kalanya dokumen memang harus dimusnahkan; baik dalam bentuk fisik maupun bentuk elektronik. Karena ukurannya yang relatif kecil, biasanya kita biarkan dokumen elektronik berserakan di harddisk kita. Menyampah juga …
Duh, nampaknya saya masih harus belajar membiasakan untuk membuang dokumen; kertas maupun elektronik.