Tidak Tahukah Kau (6)

Dialog di sebuah kampus.

jek: sar, aku pinjem buku teksmu
sar: kenapa jek?
jek: kemarin dicariin gak ada. padahal ada tugas
sar: nih. kembali gak boleh rusak!
jek: beres…

Malam harinya, jek baru membuka buku teks tersebut untuk mengerjakan tugas pak Sar. Sambil menggerutu mengapa yang lain tidak mendapat tugas seperti dia. Tiba-tiba secarik kertas jatuh dari buku teks itu. Terbaca tulisan tangan …

bagiku, memilikimu adalalah seperti
pacaran dengan pemain band
berkencan dengan seorang hacker
menghabiskan malam dengan seorang pujangga
berpetualang dengan indiana jones
berguru kepada seorang bruce lee
seraya menemukan lagi sosok sempurna
seorang lelaki yang menaungi seperti seorang raja

jek termanggu. Untuk siapa tulisan ini? Untuk diriku? Rasanya bukan. Atau iya? Ragu. Mosok sar punya perasaan seperti itu terhadapku? Lalu … siapa yang membuatnya? sar? Melihat tulisannya sih, iya.

Diletakkan lagi kertas tersebut ke dalam lipatan buku teks. jek tidak bisa konsentrasi lagi. Buyar…

[Seri tidak tahukah kau: 16, 15, 14, 13, 12, 11, 10987654321]

Tentang Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Tampilkan semua tulisan oleh Budi Rahardjo

8 Tanggapan to “Tidak Tahukah Kau (6)”

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 650 pengikut lainnya.