Sebagai bagian dari kegiatan di kampus, saya membimbing mahasiswa. Salah satu yang saya perhatikan (dan bimbing) adalah presentasi yang mereka lakukan.
Salah satu kesulitan yang dihadapi mahasiswa ketika melakukan presentasi adalah memilih kapan memberikan topik mikro dan makro. Memang ada dua ekstrim, tetapi mahasiswa sering terlalu mikro dalam presentasinya. Maksud saya, dia bisa tiba-tiba menceritakan tetang sesuatu hal yang detail (rinci) dan sangat dalam mengenai hasil penelitiannya. (Kalau di istilah algoritma komputer mungkin adalah depth first search. hi hi hi.)
Sebetulnya hal ini tidak salah, tetapi ada masalah besar. Penguji (atau pendengar) sering tidak paham dengan apa yang dipresentasikan. Penguji bukan orang yang bodoh (mereka Doktor dan/atau Profesor), tetapi mereka belum tentu menguasai bidang ilmu yang dipresentasikan sehingga mereka tidak dapat memahami atau mengapresiasi apa yang dikerjakan oleh sang mahasiswa.
Untuk itu perlu adanya sebuah penjelasan yang sifatnya makro (high level), yang menjelaskan peta apa yang dikerjakan. Saya pikir ini hal yang mudah, tetapi pada kenyataannya seringkali mahasiswa kesulitan. Mungkin karena saya sudah melalui banyak jalan (baca: tersesat) sehingga bisa melihat dengan lebih jelas?
Jadi, saran saya, di awal presentasi coba buatkan sebuah peta atau overview mengenai apa yang Anda lakukan sehingga kerjaan Anda lebih diapresiasi. Semoga sukses.
Setuju.
Paling asyik membuat outline-nya dulu.
setuju ama pakar seminar & presentasi … kekeke
Semoga tips persentasi saya bisa membantu dikit *Budi Rahardjo Minded…
http://teknoinfo.web.id/membuat-materi-persentasi/
Saat presentasi mengingat keterbatasan waktu, saya pikir “big picture” -nya dulu lalu bahas salah satu aspek yg ingin ditonjolkan (pivoting). Aspek lain baru akan didetailkan kalau ada yg menanyakan.
Hhmm…Presentasi saya sampai sekarang masi amburadul nich….
Pengn dunk trik2 agar presentasi bisa dipahami audiens….
Salam hangat Bocahbancar…..