Pusing Dengan Sampah Plastik
5 Juni 2009 oleh Budi Rahardjo
Ditulis dalam Curhat, TI, Teknologi Informasi, foto | & Komentar
14 Tanggapan
Tinggalkan Balasan
-
Statistik
- 1,999,122 hits
-
Komentar terbaru
kategori
Blogroll
-
Top Clicks
-
Top Posts
Meta
Pagerank
yah beginilah negeri kita bos
telpon petugasnya donk pak
emang plastik mah susah diuraikan..
biarpun sekarang udah ditemukan bio-plastic, tapi biayanya mahal..
yang terpenting, diri kita masing2 mau menjaga lingkungan..
dengan tidak buang sampah sembarangan, terutama sampah anorganik..
ajakin yang lain juga yah boss..
terusin postingannya..
saya dukung tuk posting dengan tema ‘go green’ ini
Semangat!
Setiap kota idealnya punya recycling station sendiri.
Di Bandung ada di mana coba?
Selamat hari bumi
Sedikit menyampaikan sesuatu, Boss. Yang jadi masalah bukan saja sampah plastik. Sampah organik juga buruk. Tumpukan sampah organik tidak terdekomposisi dengan baik, mengakibatkan proses fermentasi, dan melepas metana ke udara. Akibatnya, selain bau busuk luar biasa, adalah efek rumah kaca. Metana mengefekrumahkacai atmosfir jauh lebih kejam daripada karbon dioksida.
Penanganannya? Kompos di rumah tangga.
Selamat hari bumi!
tidak ada yang sulit dengan sampah plastik. sampah plastik bisa dijadikan sebagai bahan bakar untuk memasak. Nyala api dari plastik akan tahan lama. Memang cara pembakarannya biasa dengan tungku tradisional biasa. Anak camping juga biasa menggunakan plastik untuk memasak makanan mereka disamping kayu dan daun-daunan.
Payah nih kalau nggak ada kesadaran dari masing2 individu…
Kesadaran dari masyarakat masih sangat kurang… jadi ya begitu jadinya…
Yuk kita hijaukan bumi ini…. Kurangi penggunaan pembungkus makanan dengan bungkus plastik
bawa tas belanja sendiri kalo ke supermarket.
biar ga nambah2in kantong plastik di rumah.
simpel toh?
Hukum pancung buat yang buang sampah sembarangan, bayangin berapa orang yang meninggal gara2 sampah??? banjjir, penyakit, puih banyak bat!
Udah bisa…….
masyarakat kita memang ga pernah sadar akan kebersihan.