Banyak waktu saya habiskan untuk mengelola kuliah-kuliah yang saya ajarkan. Ada banyak hal yang harus saya lakukan manual, yang sebenarnya dapat diotomatisasi dengan sebuah sistem pengelolaan kuliah. Saya belum mencari secara ekstensif apa yang ada saat ini, tetapi saya sudah mencoba beberapa sistem (berbasis moodle, joomla, dan kawan-kawan). Sayangnya saya belum menemukan yang cocok dengan kebutuhan saya.
Saya tahu sistem yang saya sebutkan di atas bisa dikembangkan untuk mendukung kebutuhan saya, namun saya belum memiliki waktu untuk ngoprek. Untuk itu saya buatkan daftar kebutuhan (requirement) saya. Siapa tahu ada yang bisa mengembangkan sistem yang saya butuhkan.
Tulisan ini akan saya perbaharui secara berkala.
Daftar kebutuhan (belum disusun secara prioritas).
Multi kuliah. Dalam satu saat biasanya saya mengajar dua (2) mata kuliah. Jadi sistem harus bisa digunakan untuk banyak mata kuliah sekaligus. Yang ini dugaan saya tidak terlalu sulit untuk diimplementasikan.
Kuliah sebelumnya (sejarah, history, multi years). Dalam sebuah kuliah saya, saya memberikan tugas kepada mahasiswa untuk membuat makalah. Topik makalah bebas tetapi tidak boleh topik yang sudah pernah dibahas pada kuliah-kuliah sebelumnya. Nah, mahasiswa harus dapat melihat kuliah sebelumnya (semester sebelumnya, tahun sebelumnya). Dalam kasus saya, saya terus yang mengajar kuliah tersebut sehingga mungkin tidak terlalu sulit mengimplementasikannya. Yang sulit adalah apabila dosennya berganti. (Hak, rights, untuk mengubah kuliah sebelumnya mungkin ada di dosen yang lama.)
Daftar mahasiswa. Sistem harus dapat menyediakan daftar mahasiswa. Saya mewajibkan mahasiswa menggunakan blog untuk menuliskan sebagian dari tugasnya. Jadi daftar mahasiswa ini harus dilengkapi dengan email dan blog dari mahasiswa yang bersangkutan. Blog dapat disediakan oleh sistem atau menggunakan blog dari layanan lain di luar sistem. Mahasiswa harus bisa memasukkan daftar blog dan emailnya ke dalam sistem.
Account mahasiswa. Mahasiswa diberikan account untuk memberikan informasi mengenai dirinya (alamat email. blog, dll.) serta nantinya digunakan untuk mengirimkan (submit) tugas.
Tempat materi kuliah. Materi kuliah saya berbentuk berkas elektronik (presentasi, tulisan, dll.). Harus ada tempat untuk menyimpan berkas-berkas tersebut dan mahasiswa boleh mengambilnya. Ada mekanisme untuk mengurutkan materi kuliah (sesuai dengan urutan perkuliahan). [Fitur ini mudah diimplementasikan]
Sistem Penilaian. Dalam perkuliahan – selain UTS, UAS, quiz – saya juga memberikan tugas pekerjaan rumah yang kadang dibuat dalam bentuk tulisan di blog dan kadang dibuat dalam bentuk tercetak (hardcopy). Sistem harus mampu mencatat dan mengelola nilai yang dimasukkan secara manual ataupun langsung mengambil dari tugas yang online.
Bobot dari masing-masing ujian harus dapat diset secara manual. Nilai akhir bisa ditentukan secara otomatis (menggunakan fitur what-if dengan data batas nilai untuk A, AB, B, …, dst.) atau manual.
Kadang ada mahasiswa harus mengambil ujian tambahan (remedial). Sistem harus bisa mengakomodasi hal ini.
Masih terkait dengan penilaian, salah satu yang membuat saya repot adalah ketika saya menilai tugas dalam bentuk blog. Seharusnya ada mekanisme yang memudahkan saya dalam menilai. Misalnya, untuk PR ke 3 mahasiswa saya minta untuk menuliskan tugasnya di blog. Mahasiswa kemudian mengirimkan (submit) alamat blog (URL) ke daftar penyerahan tugas ke 3. Saya tinggal melihat daftar tugas ke-3 tersebut siapa-siapa yang sudah mengirimkan tugas dan sekaligus tinggal klik saya dibawa ke blog mahasiswa. Kemudian saya tinggal klik untuk mengatakan bahwa tugas sudah sesuai. (Misalnya nilainya hanya pass/fail saja.) Saat ini hal ini saya lakukan secara manual dan menghabiskan banyak waktu.
Di bawah ini adalah kebutuhan yang sifatnya tidak wajib (optional).
Blog. Sistem bisa menyediakan layanan blog. Bisa juga blog menggunakan layanan lain tetapi setidaknya sistem dapat membuat link antara mahasiswa dengan blognya. Bagusnya jika sistem menyediakan layanan blog adalah semuanya menjadi terintegrasi. Jeleknya, mahasiswa mungkin sudah lebih terbiasa dengan blog yang dia gunakan di tempat lain.
Sepertinya asyik jd mahasiswanya pak rahard ya? Gaul abis, baru kali ini saya dengar ide penggunaan blog sebagai media evaluasi..
ah, mantap bgt klo semua bisa diselesaikan secara online … kuliah 2.0 gitu pak
dibookmark dl, klo sempet bikin jg
wuih, mantaf! kek gini neh mustinya para dosen di indonesia berpikir. visioner! rapi! ya, seenggaknya ada pemikiran untuk berusaha rapi. hwehe…
v(^_^)
bisa juga nih dijadikan inspirasi untuk proyek e-learning.
waduh, pak Budi harusnya masuk Tema Blended Learning ya..
botak juga ya ternyata ngurusin kuliah
pak Budi, sebagian besar requirement Anda sudah difasilitasi dengan Moodle
info yang sangat menarik, trims
hehehe.. jaman dulu belum kaya begini yaa pak
Salam Sayang
Bisa di-TA-kan tuh pak. Lumayan menantang buat mahasiswa S1, dari menganalisa permasalahan sampai menghasilkan produk. Siapa tahu sukses, bisa dijual & rilis open source