where is classroom 2.0?
[dipotret di salah satu ruangan di kampus ITB]
Beberapa hari yang lalu saya terikut dalam sebuah rapat yang mana salah satu hal yang dibahas adalah masalah klasifikasi dokumen. Ceritanya ada banyak berkas materi pelajaran dari berbagai sumber yang masuk ke sebuah digital library. Masalahnya adalah bagaimana mengklasifikasikan dokumen tersebut?
Apakah klasifikasi dilakukan oleh seorang (atau beberapa) pustakawan/wati?
Masalahnya adalah mungkin mereka tidak paham isi dari dokumen tersebut. Apakah sebaiknya sebuah makalah yang membahas tentang bisnis musik digital diketegorikan ke dalam daerah bisnis? atau seni? atau teknologi? Ini hanya contoh sederhana.
Salah satu usulan yang ada adalah melibatkan dosen atau pakar bidang untuk menentukan hal itu. Saya sendiri mengusulkan agar orang banyak (folk) dilibatkan saja. Namun nampaknya usulan ini belum bisa disetujui.
Bagaimana menurut Anda? (dan bagaimana secara teori?)
“In computer science education, we tend to emphasize the knowledge that we need to impart to our students and the skills they need to develop, but we generally fail to talk about the emotional and cultural aspects of their growth.”
(David Alan Grier – “The Character of Play,” IEEE Computer, July 2009)
Semoga Anda tidak bosan dengan postingan saya yang berjudul selamat pagi ini.
Saya memang berusaha untuk memotret suasana ini dari titik yang sama. Dan, saya juga berusaha untuk mengucapkan selamat pagi setiap hari untuk membuat kita bersemangat dalam menyambut pagi.
Selamat pagi!
Saat ini beberapa dosen diminta untuk menggunakan sistem e-learning (learning management system / LMS) dalam perkuliahannya. Memang sistem e-learning ini tidak menggantikan perkulihan biasa atau konvensional, melainkan sebagai suplemen. Untuk itu saya harus mempelajari LMS ini. Bahkan saya diminta ikut untuk mempelajari roadmap dari LMS ini. Hadoh.
Waktunya untuk belajar …
Oh ya, saat ini kami menggunakan moodle sebagai basis dari LMS.
Kemarin ada pertemuan untuk salah satu kuliah yang saya ajar di semester depan. Saya baru sadar bahwa minggu depan semester baru sudah dimulai! Halah! Padahal saya belum sempat mempersiapkan materinya.
Sebetulnya kuliah ini sudah pernah saya berikan tahun lalu. Jadi, materinya sudah ada. Hanya saja saya ingin memperbaiki materinya karena saya tahu ada beberapa masalah di sana. Saya ingin memperbaiki materi presentasinya (dengan gambar-gambar, diagram, contoh) sehingga lebih mudah dimengerti dan lebih menarik untuk dipelajari. Selain itu saya ingin menambahkan soal-soal untuk quiz dan latihan (secara online). Kesemuanya ini sebetulnya tidak susah, hanya saja dia membutuhkan waktu.
Waktu semester pendek ini semestinya bisa saya gunakan untuk memperbaiki materi, tetapi ternyata saya mengajar. Habis sudah waktu untuk mengajar dan membimbing mahasiswa. Terpaksa materi kuliah tersebut akan saya perbaiki sambil jalan.
Sebentar lagi ITB akan memilih Rektornya. Pemilihan dilakukan tidak dengan cara langsung. Artinya dosen atau civitas ITB tidak bisa langsung memilih. (Tapi memang ada rektor yang langsung dipilih?)
Saat ini sudah ada banyak calon rektor yang resmi terdaftar. Lebih dari 20 orang, kalau tidak salah.
Beberapa di antaranya mulai menghubungi dosen-dosen untuk dimintai masukan mengenai program kerja, arahan, dan seterusnya. Saya pun demikian (dihubungi). Meskipun saya tidak dapat langsung memilih, saya sebetulnya ingin memberikan masukan kepada mereka. Ada banyak harapan saya terhadap ITB. Sayang sekali saya belum sempat untuk menuliskannya secara runut. Lain kali? (Tapi harus cepat ya? Soalnya kan pemilhannya juga tidak lama lagi.)
My stomach is not delicious
hi hi hi
Ya, perut saya agak gak enak pagi ini. Tapi, tetap saja kita harus semangat menyambut pagi hari. Sarapan dulu ah …
Selamat pagi … Semoga hari ini kita semua sukses dengan pekerjaan-pekerjaan kita. Hari ini ada banyak tugas mahasiswa yang harus saya baca. Maklum deadline dari sidang dan nilai sudah dekat. Sekalian mau mengurus nilai-nilai mahasiswa yang gak jelas.
Semangat!
I am trying hard to organize pictures in my tumblr blog (rahard.tumblr.com) according to the time they are taken. That’s the decision I took. So far so good.
This decision is actually hard on me, since I cannot post older images that I thought worth showing.
But, this is not a gallery. This is photoblogging. Thus, I have to stick to my decision.
Some images are sharp, but others are blurred. Up to this point I only posted sharp ones. Should I post blurred ones also? What do you think?
More (sequence of) images are coming up …
Wah kayaknya saya sekarang sudah “keracunan” dengan photoblogging. hi hi hi. Semenjak acara pertemuan BHTV kemarin, saya jadi semakin rajin upload foto ke rahard.tumblr.com. Thanks to Budi Sukmana dan Eric Setiawan yang memberikan “racun” ini. hi hi hi.
Tadinya saya ingin juga menampilkan foto-fotonya di sini, tetapi nanti malah Anda bosen dan bingung mau komentar apa. Sekarang saya ambilkan sampler dulu ya. Ini dia.
Lengkapnya lihat di rahard.tumblr.com aja ya.
Nah, gara-gara ini juga saya jadi semakin rajin motret. Kayaknya harus beli harddisk lagi untuk menyimpan foto-foto. Duh … hobby yang nyedot duit. hi hi hi. Eh, siapa tahu ada yang mau pake fotonya dan bayar? Yah lumayanlah untuk beli harddisk dan camera yang lebih bagus?
Siapa tahu …
Sedang jalan-jalan di kantor pusat ITB, menemukan ini:
Ini adalah gambar (art) yang dibuat di atas whiteboard kotor. Mungkin whiteboard ini diletakkan di sana karena ada perbaikan ruangan. Terus whiteboardnya kotor, berdebu. Nah, ada yang iseng membuat gambar dengan kondisi itu. Tapi, gambarnya kok horor begitu ya?
h i i i . . .
Memulai hari pagi sekali, pukul 4 pagi. Antar ini dan itu. Setelah itu futsal jam 8 sampai jam 10. Terus ikutan pemilu Ikatan Alumni Elektro ITB. Yang ini seru banget. Banyak ketawa. Banyak foto juga. Tapi belum selesai diproses. Mau buat ceritanya juga lagi males. Nanti ya … sekarang nyimpen tulisan ini untuk mengingatkan diri apa yang akan ditulis
Seperti sudah dibaca pada tulisan sebelumnya, gara-gara ikut acara BHTV Comic yang topiknya photoblogging maka saya sekarang asyik ber-photoblogging. Saya menggunakan jasa tumblr.com. Asyik juga.
Akibat dari ini, saya jadi lebih semangat memotret. Ke mana-mana saya bawa digital camera saya.
Tadi pagi, di kampus saya juga berburu foto. Semua mau dipotret. hi hi hi. Hasilnya sebagian saya tayangkan di rahard.tumblr.com. Sisanya belum sempat saya pasang.
Layanan tumblr.com ternyata asyik juga. Hanya saja saya masih belum menguasai semua fitur yang ada. Sebagai contoh, tadi ada yang bertanya bagaimana cara memberikan komentar di sana. Hah? Terus terang, saya tidak tahu jawabannya. Mau membaca help / how-to / guide / manual, males. ha ha ha. Akhirnya, beberapa foto saya pasang di sini saja. Jadi kalau mau ada yang komentar, silahkenn…