Hari ini jadi juga kami merayakan Eidul Adha. Pagi sekali kami bersiap-siap ke lapangan dekat rumah untuk shalat Eid. Kami tidak tahu jam berapa shalat dimulai. Jadi kami menebak 6:30. Untungnya tebakan itu tepat karena begitu sampai di tempat (6:30), pas instruksi shalat akan dimulai. Hadoh. Telat sedikit lewat deh.

Semalam hujan. Jadi sebelum berangkat kami siap-siap membawa plastik untuk alas sajadah. Udaranya juga masih mendung tidak seperti sebelum-sebelumnya. Wah, mudah-mudahan hujan tidak turun sampai seluruh acara selesai.
Shalat pun dimulai. Berikut ini beberapa foto suasana shalat eid.




Lepas itu langsung kami kembali ke rumah untuk sekedar mengisi perut. Cepat-cepat saya makan roti dan kemudian berpindah ke urusan domba dan sapi. Sapi dan domba harus dibayar. Selain itu saya harus membuat daftar nama yang berkurban untuk sapi dan kambing itu (untuk dibacakan nanti pas disembelih).
[Mengejar-ngejar kambing untuk kemudian diberi kalung nama.]
![]()

Setelah diberi nama, kambing kemudian dibawa ke lapangan. Di sana sudah ada beberapa kambing lagi dan satu sapi. Total ada 1 sapi dan 7 kambings.

Menyembelih sapi ternyata tidak mudah. Yang pertama harus dilakukan adalah mengikat sapi. Jadi ada acara kejar-kejaran dengan sapi untuk mengikat kakinya. Tidak mudah karena kalau ketendang kakinya, bisa gawat
Akhirnya sapi bisa juga tertangkap dan siap untuk disembelih.

Setelah disembelih, hewan qurban dikuliti dan dipotong-potong dagingnya untuk dibagikan. Pantianya ada dari karang taruna. Mereka membuat kupon yang nantinya ditukar dengan daging.
Secara keseluruhan acara berlangsung dengan sukses dan meriah. Alhamdulillah tidak hujan sampai acara selesai. Oh ya, tidak ada shalat Jum’at di masjid kami
[lihat postingan sebelumnya.]