Tidak Tahukah Kau (7)

seorang kawan perempuan sar:
hei sar, bajumu bagus sekali. kamu jadi kelihatan tambah cantik deh.

sar: makasih
kawan: belinya di mana?

sar tersenyum sambil melambaikan tangan dan bergegas menuju kantin. dia sudah terlambat janjian ketemu dengan jek.

sesampainya di kantin, jek sudah menunggu sambil duduk membaca sesuatu. catatan kuliah mungkin.

sar: sori telat
jek: gak papa (sambil matanya terus membaca buku catatan kuliah)

sar mengambil tempat duduk di seberang jek. sar kemudian terpikir sesuatu.

sar: jek, kenapa sih kamu gak pernah muji?
jek: maksudnya? (bingung)
sar: ya, sekali-sekali bilang kek bajuku bagus
jek: bajumu bagus (sambil tertawa)
sar: yeeee… bukan gitu. kurang ajar.
jek ketawa
jek: iya gak tahu kenapa. gak suka aja muji-muji.
sar: kenapa gak suka?
jek: soalnya kebanyakan orang muji juga hanya basa basi
sar: iya sih, tapi kan yang dipuji seneng
jek: emang kamu suka dipuji gitu?
sar: ya iyalah … (ketawa)

akhirnya mereka tertawa bersama dan mulai disibukkan dengan catatan kuliah.

dalam hati jek berkata, sebenarnya ada banyak hal yang ingin kukatakan. tapi itu semua akan merusak persahabatan kita. dia jadi teringat lirik lagu “something stupid”. yeah, something stupid like I Love You.

jek bersenandung …

[Seri tidak tahukah kau: 18, 171615141312, 1110987654321]

About these ads

Tentang Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Tampilkan semua tulisan oleh Budi Rahardjo

11 Tanggapan to “Tidak Tahukah Kau (7)”

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.071 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: