Lampu Hazzard Tanda Mau Jalan Lurus???

Saya tak habis pikir. Tadi pagi berpapasan dengan sebuah mobil di persimpangan jalan. Dia ingin jalan terus. Lantas dia pasang tanda hazzard (itu lho yang nyala kiri dan kanan bersamaan). Hah? Maksudnya apa sih?

Apa yang ada dalam pikiriannya dia seperti ini: kalau belok kiri, kasih tanda kiri; kalau belok kanan, kasih tanda kanan; maka kalau mau lurus … ya kasih tanda kiri DAN kanan. Begitu??? Opo tumon?

Hayo … pasti ada di antara Anda yang melakukan hal yang sama. hi hi hi. Tahukah Anda kapan lampu hazzard itu boleh digunakan?

Satu hal lagi … sebel sama orang yang ngasih-ngasih lampu kalau dia mau ngambil jalan. Kayak dia yang paling penting dan harus duluan aja. Grrr….

About these ads

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

44 responses to “Lampu Hazzard Tanda Mau Jalan Lurus???

  • CG

    artinya dia masih pusing mau ke kiri atau ke kanan jadi mohon mobil yang di belakang jangan nyusul dari kiri atau dari kanan :))

  • Wahyo

    Kalo di Pontianak emang kayak gitu pak … mobil kalo mo lurus pasang lampu hazzard …

    Sempat kaget waktu pertama di Ponti … banyak amat mobil bermasalah di lampu merah … hehehe … ternyata mo jalan lurus … :)

  • yas

    iya kok pak, biasanya kalau saya mau nyebrang jalan lantas ada mobil yang memasang lampu hazzard, artinya saya harus membiarkan mobil tersebut lewat dulu, huh
    mobil egois…

  • Audi

    Aneh2 aja ya pak. Padahal kalo mau lurus mah nggak usah dipasang lampu apa2. huekeekek…

  • bondand

    Mungkin orang itu ke’der karena panik di nyalakan Hazzard nya takut di tangkep pulisi

  • inez

    Aturan di beberapa daerah emang bgitu pak.. klo di perempatan terus mo lurus, nyalain lampu hazzard. Papa saya dulu pernah kerja di Bali, dan katanya aturan dsitu juga bgitu. Mungkin kita ga biasa aja ya liatnya, karna masi seputar Jakarta-Bandung. Klo lurus ya jalan teruuss ga pake tanda apa-apa.. hehe

  • piecesofmythoughts

    Kayaknya boleh itu jadi bahan masukan buat POLRI yang mengatur lalu lintas ini agar seluruh Indonesia seragam peraturannya, Pak.

  • neil

    Traffic lightnya mati gak mas? biasanya kalau di perempatan traffic lightnya mati atau tidak ada traffic lightnya, kalau mau lurus pasang lampu hazzard agar mobil di belakang maupun di depannya waspada.

  • Donny Kurnia

    Wah, di kota saya, Bukittinggi, memang seperti itu pak. Mobil yang mau ambil lurus hidupin sein kanan-kiri (hazard). Dari kecil saya lihat ayah saya mengemudi mobil seperti itu, mobil lainnya juga.

    Makanya saya rada sedikit heran, di Bandung ga ada yang kayak gitu :D

  • Budi Rahardjo

    Pemahaman saya adalah hazzard untuk kondisi *berhenti*.

    Coba apa bedanya S (stop) dan P (parkir) hayo?

  • Ayub

    Kl dsini, di US, ngasih lampu blitz itu artinya ngasih kesempatan ke mobil lain tuk jalan duluan…. kalo di Indo, ngasih lampu blitz artinya merampok kesempatan orang lain.

  • mikha_v

    @Inez: aQ baru tahu lho kalo daerah2 di indo memiliki peraturan berbeda untuk lampu hazard dalam hal jalan lurus.

    @Ayub: betul sekali :lol:

  • Delta brantas

    Pak Budi maksudnya supaya mobil didepan maupun belakang agar hati2/waspada.

  • Budi Rahardjo

    @delta brantas, … kalau nyupir mah harus terus hati-hati :)

    Hazard lamp kan peruntukannya beda. Kalau gak gitu nanti semua orang pake klakson, nyalain lampu, keluarin tangan :) supata mobil depan belakang hati-hati …
    … awaaaassss gua mau lewat … :p

  • Tatas Wicaksono

    saya pernah juga seh pak, waktu bawa tetangga yg habis kecelakaan di jalan, saya bawa ke RS, eh di tengah jalan kena lampu merah.. terpaksa nyalain lampu hazard buat nyelonong, hehe :D

    (nyelonongnya pelan2 kok :D)

  • Oemar Bakrie

    Sebenarnya aturannya seharusnya sama, tapi kadang kebiasaan (yg belum tent benar) tiap daerah berbeda. Kalau kita lewat Pantura, kebanyakan kendaraan yg pelan (truk dll) justru ada di kanan sehingga kita harus mendahului dari sebelah kiri …

  • Raja Bule

    lah bukannya emang pasang sen dua2nya itu emang mau lurus?? :-) definisinya sebagai lampu HAZZARD, itu bonusnya hehe…

  • Delta brantas

    Pak Budi kalau hujan deras dan kondisi kabut atau menarik mobil mogok kebanyakan lampu Hazzard dihidupkan supaya mobil yang lain hati2/waspada

  • Andhi Kusdrianto

    Kalau si A ngasih lampu hazard di perempatan, maka kendaraan dari sebelah kanan akan mengira A akan ke arahnya (kanan) dan kendaraan di kiri jg demikian, mengira A akan belok ke arahnya (kiri). Yang keliatan dari jalur lain kan cuman samping kanan atau kiri mobil…

  • dib058

    nyalain lampu hazard waktu kemarin hujan deras banget nget (nyalain semua lampu malah) biar mobil yang lain ikut waspada

    …malah ketemu mobil nyemplung got gara-gara airnya luber dan jalannya enggak kelihatan, serem…:)

  • antyo rentjoko

    Saya sering berdebat dengan beberapa orang soal ini. Lampu hazard buat berhenti, supaya dari jauh kelihatan sehingga gak ditabrak. Tapi pas musim hujan gini pada nyalain lampu kedip yang bikin pusing mata, dan ya itu tadi, gak jelas mau belok ke mana. Di terowongan JORR juga ada saja yang nyalain lampu hazard padahal mobilnya jalan.

  • Emanuel Setio Dewo

    Wah harus lihat buku petunjuk dulu nih.
    Kalau ngga salah pas ujian SIM ada soal beginian.
    Hehehe…

  • Nugie

    Perdebatan lampu Hazzard ini adalah representasi bahwa semua yang nyetir di sini SIM (Surat Izin Mengemudi) -nya pada nembak semua alias ambil SIM tapi gak tau aturannya (termasuk saya) :p

  • Nugie

    Lampu hazzard itu adalah “lampu tanda bahaya”, menurut buku penjelasan UU lalu lintas dan jalan raya th 1992 yang pernah saya tahu (sudah lama sekali), lampu Hazzard bisa digunakan kapan saja kalau si Driver merasa keselamatan kendaraanya terancam, misal masuk terowongan yang ada kemungkinan 2 arah (agar pengendara di belakang tidak sembarangan menyalip), melintasi perempatan yang traffic-light-nya mati, berada dalam jalur kecepatan tinggi dengan komponen malfunction, berada dalam iring-iringan agar tidak terputus dan dianggap satu kesatuan, terdapat infant (bayi) atau manula di dalam kendaraan yang membutuhkan prioritas untuk mencapai tujuan, berkecepatan rendah atau tiba2 mengalami percepatan negatif (perlambatan) baik karena rem atau kerusakan tiba2, terdapat kasus kecelakaan yang terlihat (visually identified) di jalur yang akan dilalui atau upaya untuk menghindari atau memperingatkan orang lain akan kemungkinan sumber kecelakaan di depan agar pengendara di belakang waspada (misal genangan air di jalan tol di depan). Intinya lampu Hazzard adalah lampu tanda emergency / darurat, bisa digunakan jika memang kondisinya adalah darurat. Informasi lebih lanjut silahkan cari UU LLAJR berikut revisinya tahun 2009.

  • Nugie

    Oh ya, lampu Hazzard juga biasa digunakan (kalau di luar negeri) untuk memberi tahu pengendara lain agar tidak terlalu dekat dengan si driver yg menyalakan hazard agar tidak timbul kecelakaan, misalnya driver-nya adalah seorang manula dengan jarak penglihatan terbatas. Intinya adalah agar kita dan orang lain tidak mendapat kecelakaan.

    @antyo rentjoko, di musim hujan memang seharusnya dinyalakan lampu hazzard apabila :

    – Jarak pandang kurang dari 10 meter (hujan sangat deras, sebaiknya menepi, kalaupun harus jalan lampu hazzard wajib dinyalakan dgn kecepatan max 60km/jam).

    – Kabut, selain lampu hazzard juga lampu kabut harus dinyalakan dan juga kecepatan max 60 km/jam).

    Bagi yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut silahkan meminta informasi lebih lanjut ke Polsek/Polres terdekat bisa juga beli bukunya di pasar senen, banyak dijual buku2 penjelasan atas UU LLAJR, karena isi UU sendiri sangat singkat dan masih perlu penjelasan.

    Jangan salah, polisi aja (yang bukan di lalin) banyak juga kurang update mengenai aturan2 ini.

    Intinya, di saat anda merasa anda akan memasuki keadaan darurat, silahkan nyalakan lampu hazzard anda, agar diri anda dan orang lain dapat berhati2 dan selamat dari kemungkinan kecelakaan.

  • Nugie

    @BudiRahardjo,

    Kalau kita akan meminta jalan (akan menyalip) memang harus kasih lampu pak (malam hari), kalo kasi klakson bisa kena tilang (seharusnya).

  • Budi Rahardjo

    hi hi hi … seru …
    bukannya aturan menggunakan lampu hazzard adalah *berhenti*? kalau dia jalan, maka orang akan kaget / bingung kok lampunya bergerak … :D jangan-jangan saya mabok.

    sama dengan memasang lampu warna merah di depan mobil. bisa terjadi kecelakaan karena justru dikira buntut mobil.

  • Budi Rahardjo

    @nugie … kenapa harus kasih lampu? kan nggak usah kasih lampu juga gak papa. nanti semua orang kasih-kasih lampu.

    – gua mau lewat, kasih jalan! [kasih lampu]
    = enak aja, gua duluan [kasih lampu]
    – eeehhh gimana sih [kasih lampu]
    = gak bisa tauuu [kasih lampu]

    he he he … perang lampu

  • Triyani

    Baru semalam bertanya2..gara2 sopir silver bird hidupin lampu hazard pas saya bilang “pertigaan depan lurus pak”.. ehh kok ada bahasannya di sini.

  • Nugie

    @Budirahardjo,

    Wahaha, iya pak, saling kasih lampu konsekuensinya emang begitu, kadang kalo terjadi saling kasih lampu salah satu harus ngalah, yg waras ngalah ^^.

    Tapi kalo bapak sering lewat pantura ato lintas jawa sumatera, kalo nyalip bus/trailer gak kasi lampu begitu, si trailer (yg bannya 12) gak bakal memperlambat kecepatannya dan akan berbahaya buat kita kalo tiba2 di arah yg berlawanan muncul kendaraan yg cukup kencang dan kita tidak / belum bisa melewati panjang badan trailer tersebut, mau ngebut terus si trailer juga gak memperlambat dia punya kendaraan mo withdraw ke belakang antrian di belakang trailer juga sudah diisi kendaraan lain, akhirnya kita harus banting stir ke kanan bisa nabrak atau masuk jurang :p

  • agoeng

    kalo di denpasar bali , lampu hazard sering dipergunakan utk jalan lurus (pengalaman 20thn disana)..he he he habit atau…

  • Beasiswa Acakadut

    lampu sbg tanda … lebih sebel lagi org yg mo belok tapi gak ngasih tanda lampu pak :p

  • Rifki Setyadji

    Di Mataram, tempat domisili saya, pun begitu. Mulanya saya merasa aneh pas datang kesini 3 tahun lalu, tapi lama-lama … masih terasa aneh juga, karena :
    – Di peraturan lalu lintas, lampu itu memang tidak pernah diatur sebagai lampu penanda jalan lurus di traffic light
    – Kalau kebetulan kita berada di belakang dan melihat satu sisi lampu, karena terhalang sesuatu, maka kita jadi berasumsi bahwa mobil di depan kita itu akan berbelok ke arah kiri atau kanan sesuai sisi lampu yang kita lihat
    – Kalau diharuskan begitu, bagaimana dengan sepeda motor, kasihan mereka tidak pernah bisa menyeberang di traffic light gara-gara tidak bisa menyalakan lampu sign kanan-kiri bersamaan :-)

    Yang jelas, di Kota Mataram … pendidikan berlalu lintas masyarakatnya masih sangat, ma’af, rendah. Aturan menyalakan lampu siang hari dan berjalan di sisi kiri bagi pengendara sepeda motor sama sekali tidak digubris. Siswa SMP hampir 90% menggunakan sepeda motor, padahal mustahil mereka memiliki SIM.

  • leo darmawan

    Untuk berjalan lurus di persimpangan amat sangat tidakdiperkenankan menyalakan lampu hazard. Jika kita menyalakan lampu hazard untuk berjalan lurus di persimpangan, maka kendaraan yang ada dari arah kiri di persimpangan tersebut akan mengira kita akan berbelok ke kiri (ke arah kendaraan tersebut) karena dari arah samping kendaraan kita terlihat seperti menyalakan sein kiri/kanan bukan hazard. Karena hanya terlihat seperti sein kiri, maka kendaraan tersebut tidak perlu menunggu kendaraan kita, langsung dapat melanjutkan berjalan (baik berbelok ke kanan atau lurus). Namun fatal akibatnya: ternyata bukan sein yang menyala tapi hazard dan berjalan lurus, sehingga terjadi tabrakan.

  • leo darmawan

    Lampu hazard juga bukan untuk dinyalakan ketika kita berjalan menembus terowongon karena gelap (contoh: terowongan Pasar Rebo di jalan JORR selatan), cukup kita menyalakan lampu malam saja (lampu besar bukan dim atau lampu kecil). Hazard digunakan untuk kendaraan yang berhenti karena darurat. Bisa kita bayangkan kalau kita berjalan menyalakan hazard di dalam terowongan, kendaraan dari arah belakang yang sedang melaju berjarak agak jauh dari kita akan mengira kita (terlihat) sedang berhenti di lajur kanan karena sedang mogok. Dan kendaraan tersebut akan sesegera mungkin mengerem atau membuang ke kiri untuk menghindari mobil “mogok” yang sedang menyalakan hazard tadi. Hal ini amat sangat mungkin terjadi karena terowongan yang berkelok dan kondisi yang gelap di dalam terowongan terutama di malam hari. Mungkin hal ini tidak sampai terpikir oleh kita namun dapat dikatakan bahwa hal ini dapat menjadi bom waktu.

  • leo darmawan

    Lampu hazard juga tidak diperkenankan dinyalakan pada waktu sedang berjalan. Karena akan membingungkan pengendara lain. Pengendara lain tidak dapat membaca apakah kita akan berbelok atau berjalan lurus atau bahkan akan berjhenti. Jika hujan besar cukup nyalakan lampu besar (bukan dim atau lampu kecil) bukan hazard. Atau jika hujan lebat, nyalakanlah lampu kabut (baik lampu kabut depan maupun lampu kabut belakang yang berwarna merah). Tapi kendaraan Polisi, Ambulance, Rombongan, dll sering menyalakan hazard pada waktu berjalan. Bagaimana ya?

  • leo darmawan

    Jaman sekarang banyak kendaraan yang tidak berterima kasih jika kita beri jalan. Berterima kasih dengan melambaikan tangan, memberi dim lampu sekali jika malam hari, atau klakson sekali.

  • leo darmawan

    Pengetahuan mengenai saat-saat kapan penggunaan lampu dim atau klakson juga mulai berkurang. Dim dan klakson yang menyala atau berbunyi mempunyai arti atau maksud yang berbeda. Dim yang menyala atau klakson yang berbunyi sekali tentu berbeda arti dengan yang beberapa kali ataupun yang terus-menerus. Dim dan klakson terus-menerus menandakan (bisa jadi) bahwa pengendara tersebut marah. Maka dari itu penggunaan dim dan klakson yang menerus berkesan tidak sopan atau arogan. Atau dapat berarti: “Awas kalian, jangan ambil jalan saya, jalan ini milik saya!”

  • leo darmawan

    Jika sedang mendahului, tidak diperkenankan menyalakan lampu dim menerus dan atau berkali-kali. Lampu dim akan menyilaukan pengendara yang datang dari arah berlawanan. Cukup sekali-kali saja untuk memberi tanda kepada pengendara yang kita dahului dan nyalakan sein kanan tanda kita sedang menggunakan (meminjam) lajur berlawan arah kepada pengendara dari arah berlawanan. Dim yang menerus dan atau berkali-kali kepada pengendara dari arah berlawan ketika kita sedang mendahului, akan menimbulkan kesan arogan: “Minggir-minggir kalian, saya lebih berhak menggunakan jalan ini daripada kalian!”, padahal posisi kita adalah meminjam jalan mereka bukan merampok jalan mereka. Cukup beri sein kanan yang berkesan meminta jalan kepada pengendara yang datang berlawanan. Itu lebih baik, arif, dan sopan tentunya.

  • leo darmawan

    Banyak pula dijumpai pengendara yang tidak menyalakan lampu di malam hari baik tidak disengaja (rusak/mati) ataupun disengaja, baik kendaraan roda dua ataupun mobil. Tanpa rasa bersalah atau tanpa berasa sedang menjadi bom waktu (berbahaya) bagi sesama pengendara, tetap melaju. Khususnya kendaraan roda dua, cukup banyak yang sengaja mencopot lampunya dengan sengaja. Entah apa maksudnya namun hal ini sangat membahayakan pengendara lain. Di malam hari saja mereka sengaja tidak berlampu apalagi, jika diwajibkan menyalakan lampu di siang hari? Hargai pengendara lain di sekitar kita!

  • leo darmawan

    Semakin lama, kita kembali ke jaman primitif dalam berkendara. Sungguh menyedihkan. :(

  • leo darmawan

    Semakin banyak pengendara yang kurang mampu mengukur laju kendaraan mereka atau kendaraan lain atau kurang dapat membaca situasi sekitarnya. Kapan harus mengambil jalan orang lain ketika kita sedang menunggu. Tidak memberi prioritas kepada pengendara yang berada di jalan utama sedangkan kita datang dari jalan yang lebih kecil untuk masuk ke jalan utama. Terutama pengendara motor yang keluar dari jalan kecil/gang langsung main masuk aja ke jalan utama tanpa tengok-tengok. Semakin jarang pengendara roda dua yang waspada ketika akan bermanuver terlebih dahulu melihat arah belakang, main belok aja atau menyerong memotong kendaraan lain di belakangnya. Pernah ada kejadian di dekat rumah saya. Seorang pengendara motor tewas seketika dihantam bus dari arah belakang karena berbelok kanan tanpa melihat situasi belakangnya. Sungguh sikap negatif yang tragis.

  • Hardian

    setelah saya tinggal di jogja kurang lebih 2 tahun lamanya, saya amati klu di perempatan jalan ada mobil yg mau jln lurus dia menyalakan lampu hazard. mobil berhenti atau mogok pun juga menyalakan lampu hazard…
    itu sudah menjadi kebiasaan sehari2 di jalanan jogjakarta..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.764 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: