Mengatur Aktifitas di Bulan Puasa

Ada beberapa aktifitas kami yang nampaknya harus diatur lagi di bulan Ramadhan ini.

Futsal, misalnya. Biasanya kami bermain futsal hari Sabtu pagi. Tentunya di bulan puasa ini akan sangat berat kalau main futsal pagi hari. he he he. Apakah futsal sebaiknya dipindahkan sore hari (menjelang maghrib). Atau setelah isya? Atau bahkan istirahat selama bulan puasa? Kalau tahun lalu, seingat saya kami sempat futsal sekali di sore hari menjelang maghrib.

Latihan band. Biasanya band dosen latihan seminggu sekali menjelang maghrib (dan break untuk maghrib dulu sebelum dilanjutkan). Nampaknya kalau tetap mau ada skedulnya tidak bisa seperti ini. Sementara itu BandIT latihan di Jakarta setelah maghrib di kantor. Nah ini juga mungkin akan susah. Jadi? Masih belum tahu apakah akan ada latihan atau vakum selama ramadhan.

Meeting-meeting. Ada beberapa meeting di tempat kami yang dilaksanakan mulai sore sampai malam (dengan break maghrib). Nah, sekarang keinginannya sih bisa shalat tarawih. Jadi mungkin meeting-meeting harus selesai sebelum maghrib (plus some spare time to go back home - atau setidaknya masih bisa mengejar tarawih).

Apa lagi ya? Hmm… ada banyak lagi sih, seperti jadwal mengajar, dan lain-lain. Tapi kalau yang ini sih natural saja, alias tetap dijalankan karena (insyaAllah) tidak mengganggu kegiatan puasa.

Tentang Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua yang ditulis oleh Budi Rahardjo

4 Tanggapan to “Mengatur Aktifitas di Bulan Puasa”

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 542 pengikut lainnya.