Semalam, kami (BandIT) manggung lagi. Kali ini kami manggung di Hall A, Gelora Soekarno(?), Senayan (pas di depan Hotel Mulia), Jakarta. Kami mengisi penutupan acara pertandingan basket antar alumni SMA Jakarta angkatan 80-an.
Bagi saya sebetulnya manggung kali ini agak berat karena beberapa alasan. Alasan yang pertama adalah kami sudah lama vakum, tidak latihan. Maklum, kami orang sibuk semua dengan berbagai kegiatan yang tersebar. Bagi saya repotnya adalah tempat latihan di Jakarta (karena semua pemainnya tinggal di Jakarta), sementara saya tinggal di Bandung. Jadi saya harus menyempatkan diri untuk latihan ketika saya di Jakarta.
Untuk manggung kali ini, saya hanya sempat bertemu dengan teman-teman satu kali latihan. Bahkan pas latihan itu tidak ada drummernya. Repot juga latihan band tanpa drummer. he he he. Itu pun saya harus buru-buru ke Bandung lagi karena mengejar travel. Akhirnya band latihan sendiri (hari-hari berikutnya), sementara saya latihan sendiri di Bandung. Saya sudah khawatir banget dengan manggung kali ini karena kurang latihan ini.
Yang kedua, acaranya ada di Jakarta pas hari Sabtu. Artinya saya harus berangkat dari Bandung Sabtu pagi, manggung, terus pulang lagi. Itulah akhirnya yang saya lakukan. Berangkat ke Jakarta hanya untuk manggung.
This is what I call … passion.
Yang ketiga, kami tidak sempat checksound. Padahal menurut saya, checksound itu sangat penting. Sebelum main biasanya saya melihat setingan dari amplifier, monitor, dan kondisi ruangan. Kali ini kami tidak bisa checksound karena tempatnya digunakan untuk acara (pertandingan basket) dan kami tidak bisa datang pagi harinya ketika alat dipasang. Jadi kami hanya bisa mengandalkan setingan yang dilakukan oleh teknisi sound (atau band sebelumnya).
Sesampainya di sana ternyata alat kami juga baru bisa naik panggung pas break. Jadi pasang alat sambil melihat pertandingan basket. Dan kami tidak boleh ribut pula! Bagaimana mau nyetel alat ya? Untungnya semuanya berjalan lancar.
Manggungnya menurut saya sukses berat, mengingat persiapan kami yang minim dan suasana panggung yang berada di hall basket (bergema, suara di monitor tidak terlalu terdengar sehingga saya menyanyi dengan mengandalkan feeling suara saya tidak meleset dari musik he he he).
Kesuksesan manggung kali ini ditentukan juga dengan pemilihan lagu yang pas. Lagu yang kami bawakan adalah:
- Europe – The Final Countdown
- Manfred Mann’s Earth Band – Question
- Chicago – Saturday in the Park
- Van Halen – Jump
Sedaaap … Saya senang karena bisa nyanyi sepuasnya di depan banyak orang. Lebih dari seribu orang kayaknya ada di sana.
Oh, saya jadi teringat reminder yang dikirimkan oleh 43people bahwa saya pernah menulis di sana merencanakan untuk manggung di depan ribuan orang. Done! he he he. Nah, sekarang tinggal target manggung di Budokan, Jepang. he he he. Mimpi boleh kan?
Jreng!