Archive Bulanan: September 2010

mau?

nasi kuning … mau sambelnya?


Telekomunikasi: critical infrastructure?

Baru-baru ini ada berita bahwa pak Presiden marah karena ketika ingin menggunakan intrastruktur telekomunikasi ternyata layanannya mati. Bagus lah. Biar pak Presiden sadar tentang kenyataan di lapangan :)

Kejadian ini juga untuk menunjukkan bahwa infrastruktur telekomunikasi di Indonesia belum dianggap sebagai critical infrastructure.

Tentu saja ketika kita menyatakan bahwa infrastruktur telekomunikasi (atau bagian darinya) merupakan infrastruktur yang penting maka perlakukannya (treatment) juga beda – termasuk dalam hal investasinya. Dulu ada peribahasa(?) yang mengatakan … naik beca 500 perak, minta selamet? he he he

Selamat menemukan kenyataan …


Resmi mulai kerja

Hari ini “resmi” mulai kerja lagi. Seharusnya sih hari Selasa minggu lalu ya? hi hi hi. Tapi masih banyak orang yang baru kembali dari mudik. Ada juga yang sudah ngantor mulai dari hari Selasa minggu lalu, tetapi belum bisa bekerja banyak karena rekan kerjanya juga belum ada di tempat. Jadi mereka baru sekedar hadir saja.

Bagaimana dengan Anda?


mau?


[sate pak gino]


Hobby sesaat?

Seperti sudah terlihat dalam postingan saya akhir-akhir ini, saya banyak menampilkan foto. Memang saya sedang gemarnya memotret. Pertanyaannya adalah apakah ini hobby sesaat? Mudah-mudahan tidak. Apalagi kalau hobby sesat. Oh tidaaakkk…

Sebetulnya saya mulai mencoba potret memotret sudah tiga (3) tahun yang lalu, tetapi sampai sekarang ya masih segini-segini saja kemampuannya. Maklum tidak diseriusi belajarnya :)   Kan namanya juga hobby. Tapi ada juga alasan lain, karena belum 10.000 jam atau 10 tahun. Nah kalau sudah lewat 10.000 jam, bagus lah potretan saya nanti. he he he.

Mudah-mudahan tidak keberatan kalau saya tampilkan foto-foto-nya di sini ya? Sekalian menunjukkan progress (or the lack of it).


Foto hari ini


percobaan menyambungkan tiga (3) foto dalam mode landscape … masih belum mulus. seharusnya menggunakan tripod, tetapi saya mau berlatih untuk menggunakan tangan saja.


kalau yang ini mencoba mengambil cerita dari bayangan yang ada di kaca :) ngarang aja. he he he. dikasih judul “captured (in the shadow)”. terus dioprek dikit.

atau buat foto ini seperti untuk iklan di majalah? iklan sepatu bot atau iklan mobil ya?

selamat pagi …


Yellowish


foto hari ini

Mau mulai membuat tulisan, foto hari ini (photo of the day) ah … Sekalian dalam rangka memperbanyak jam terbang memotret :) Target adalah 10.000 jam atau 10.000 foto. Harusnya sih satu foto satu hari. Sekarang disekaliguskan saja dulu ah. Soalnya masih banyak stock fotonya.

Selamat pagi …


Digital Fotografi 101

Saya masih pemula sekali dalam urusan potret memotret. Untuk itu saya mohon bantuan rekan-rekan untuk mencari informasi mengenai bacaan yang bagus untuk belajar potret memotret ini. Maksudnya yang spesifik begitu. (Untuk yang generic saya bisa mencari melalui Google.)

  • Introduction (tapi jangan yang terlalu intro banget)
  • Komposisi
  • Digital processing (tapi jangan Photoshop karena saya tidak punya program Photoshop – yang gratisan saja sepertu Gimp gitu ya, sekarang saya pakai Photoscape di Windows, Seashore di Mac, dan Gimp di Linux. Maklum, aliran yang gratisan. he he he. Kalau yang ekivalen dengan Photoscape di Linux apa ya?)

Foto yang saya ambil kebanyakan adalah alam, bunga, dan obyek-obyek tidak bergerak. Saya masih belum bisa memotret orang :( ( Kemudian, modal saya hanya kamera digital yang murah meriah. Masih belum sanggup beli SLR :)

Saran bacaan online atau buku yang pantas untuk dibaca ya.


Embun pagi

hey, matahari
kemana engkau pagi ini?
mengapa engkau masih tertidur?
bukankah seharusnya engkau sudah bekerja?
hayooo … tidur di tempat kerja ya?
hi hi hi …

selamat pagi…


Greenish


Dibutuhkan keterbukaan untuk berbagi

Salah satu syarat dalam berbagi (sharing) adalah adanya keterbukaan. Demikian pula yang terjadi di blog ini. Saya harus terbuka agar bisa berbagi dengan para pembaca (pengunjung). Demikian pula sebaliknya, pembaca terbuka dalam memberikan komentar-komentarnya. Jika tidak, maka blog ini hanya berfungsi sebagai media pengumuman saja. Repotnya, keterbukaan itu sering dianggap terlalu narsis. hi hi hi.

Hal yang sama juga dapat diberlakukan dalam mailing list (milis). Jika pelanggan milis hanya mendengarkan saja, tidak ikut memberikan kontribusi dalam diskusinya, maka (lagi-lagi) milis tersebut hanya menjadi media pengumuman juga. Milis tidak hidup, alias sekarat. Repotnya kalau sering memberikan kontribusi nanti dikira mendominasi milis. Wah, salah juga ya?

Eh, jangan-jangan sebagian besar orang memang hanya tertarik untuk membaca pengumuman saja?


Hujan Lagi

Duh, Bandung hujan lagi … Sejak awal bulan puasa sudah hujan seperti ini. Bahkan ada daerah di Bandung (daerah Bale Endah) yang terkena banjir karena hujan yang tiada henti ini.

[bagaimana memotret air hujan dengan kamera digital ya?]

Sebetulnya pembagian musim kemarau dan musim hujan di Indonesia itu masih ada atau tidak? Rasanya dulu waktu kecil, ketika belajar di sekolah, masih ada yang namanya dua musim ini. Kapan seharusnya musim hujan? Wah, kok lupa. Seingat saya adalah bulan yang ada “ber” nya :) Benarkah?

Saya termasuk yang kurang suka dengan hujan. Gloomy. Membuat hati bersedih. Aaa… Dibuat senang saja ya?


raindrops keep fallin’ on my head
but that doesn’t mean my eyes will soon be turnin’ red
cryin’s not for me
’cause I’m never gonna stop the rain by complainin’
because I’m free
nothin’s worryin’ me


Selamat pagi

Pagi tadi cuaca mendung dan dingin di Bandung. Sudah gloomy duluan. Untungnya sekarang, mendekati jam 9 pagi, matahari sudah mulai keluar. Waktunya untuk mencoba motret lagi.

Selamat pagi …


Hilangnya Logika

Beberapa waktu yang lalu ada ribut soal diusulkannya gedung baru DPR dengan fasilitas-fasilitasnya yang kontroversial (ada kolam renang, spa, dan seterusnya). Dalam diskusi atau debat tentang hal itu mulai muncul alasan-alasan yang tidak masuk akal, seperti adanya alasan bahwa air dari kolam renang dapat digunakan untuk membantu pemadam kebakaran jika terjadi kebakaran. Lucu juga alasannya. Ndak logis, blas…

Masih ada beberapa berita lain. Seputar dewan yang terhormat ini selalu banyak logika yang tidak nyambung.

Oh ya, ada juga diskusi di beberapa tempat lain yang nampaknya juga mulai kehilangan logika dalam berargumentasi (atau berpikir?). Padahal yang berdiskusi adalah orang-orang yang berpendidikan – mengingat mereka bergelar S3.

Dulu ketika masih SMA, kami punya grup diskusi. Tentu saja kami berlatih bagaimana berdiskusi, menyampaikan ide atau argumentasi, memikirkan alurnya, dan seterusnya. Diberikan sebuah statement atau pendapat, kita diminta untuk mempertahankan pendapat tersebut. (Pendapat tersebut belum tentu sama dengan pendapat pribadi kita.) Tentunya kita harus mencari alasan yang logis dan berpikir secara runut. Kalau tidak, tentu kalah dalam berdebat. Ini digunakan untuk mengasah logika. (Seperti lawyer-lawyer di film-film lah.)

Apa memang logika merupakan barang yang sudah langka?


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 514 pengikut lainnya.