Archive Bulanan: Oktober 2010

Bongsang

Kita mestinya lebih banyak menggunakan bongsang (seperti foto di bawah ini) daripada menggunakan tas “kresek” plastik. Tapi sayangnya jarang ya …

Ada yang tahu tempat memproduksi bongsang? Rasanya tempat penjualan tahu Sumedang masih memakai bongsang ya.


Sisa-sisa Pasar Seni ITB 10.10.10

Inilah sisa-sisa Pasar Seni ITB 10.10.10.

menara sepeda koleksi dari Paguyuban Sapedah Baheula.


Images from Pasar Seni ITB 2010

[dari samping stage]


Makan di Kafe Dacosta

Sebetulnya saya tidak berniat makan di kafe Dacosta sore kemarin. Saya ke sana hanya untuk membeli kopi, coffee latte tepatnya. Saya akan latihan bersama BanDos setelah maghrib, tetapi saya merasa agak ngantuk. Nampaknya perlu kopi.

Saya suka ke kafe Dacosta karena pertama dia milik ITB (terletak di jalan Sawunggaling yang dekat dengan ITB) dan kedua memang saya cocok dengan menu dan situasinya. Entah kenapa kafe ini sering tidak banyak pengunjung. Padahal makanannya oke menurut saya.

Sesampainya di sana saya langsung pesan coffee lattee untuk dibawa. Sambil menunggu, saya melihat ada menu baru; pancake, sosis, dan orange juice. Hmm… menarik juga. Sekalian untuk makan malam saja ya? Akhirnya saya pesan juga.

Ternyata ini adalah menu baru. Mereka baru mengeluarkan menu itu hari itu. Managernya, pak Yudi(?), datang mengantarkan sendiri menu baru itu sambil meminta saya untuk mengomentari makanannya.

Setelah selesai, saya komentari bahwa makanannya enak. Saya suka rasa pancakenya. Hanya saja saya tidak terlalu suka cokelat (sepertinya ini susu cokelat?) yang terlalu manis. Jadi saya lebih suka pancakenya yang plain saja. Mungkin ada orang lain juga yang seperti saya. Jadi saya usulkan agar ditawarkan apakah mau diberi cokelat, atau mungkin selai strawberry?

Sosisnya juga enak tetapi waktu saya coba kurang panas. Enaknya kalau sosisnya panas :) he he he. Secara keseluruhan menunya oke. Layak untuk dibeli lagi kalau saya lapar. Dan tentu saja, saya suka dan cocok dengan coffee latteenya (that’s why I went there  in the first place).

Setelah kenyang … menuju tempat latihan BanDos. Siap latihan sampai malam … :)


Pasar Seni ITB 10.10.10

Hari Minggu, tanggal 10 Oktobor 2010 kemarin, digelar Pasar Seni ITB (tentunya) di kampus ITB. Acara dilakukan tepat tanggal itu untuk mendapatkan angka cantik, 10.10.10 :)

Acaranya: SUKSES!

Dinilai dari jumlah pengunjung yang datang, acaranya sangat sukses. Pengunjungnya mludak dari pagi sampai sore. Namun jumlah pengunjung yang terlalu banyak ini membuat masalah tersendiri; hilangnya kenyamanan. Susah untuk bergerak dengan banyaknya jumlah manusia itu. Sampai-sampai ada yang berkata bahwa ini lebih persis pasar daripada seni-nya. he he he.

Saya sendiri sampai ke lokasi jam 11 pagi. (Berangkat dari rumah jam 10 pagi karena tahu bakalan kena macet di Bandung hari Minggu ini plus karena ada pasar seni. Jadinya saya hanya sempat main sepak bola 1 babak saja, dari jam 8 sampai jam 9. hik hik hik.) Kendaran kami bisa masuk ke dalam kampus karena ada stiker “Performer” ini. Kebetulan saya ikutan manggung dengan BanDos (Band Dosen ITB).

Sesampainya di kampus, saya sebetulnya ingin ke stand face painting dan minta dicat muka seperti tokoh di band Kiss. he he he. Tapi apa daya, untuk menuju ke stand tersebut harus melewati lautan manusia. Rasanya tidak mungkin sampai ke stand tersebut dengan tepat waktu karena kami manggung jam 12:20. Akhirnya saya kembali ke belakang panggung saja.

Jreng! Manggung! Done manggung.

Setelah manggung. Pusing cari makan karena susah banget untuk mencapai stand makanan dan antrinya luar biasa. Untungnya dapat jatah makanan satu biji. Cape. Kami putuskan untuk shalat di kantor saya saja. Setelah itu ditimbang-timbang mau pulang atau balik lagi mencoba melihat stand-stand yang ada. Oke diputuskan untuk mencoba melihat. Ternyata … tetap masih crowded. Padahal ini sudah jam 3. Bahkan menurut pengamatan saya, banyak orang yang baru datang jam segini.

Akhirnya setelah mengitari satu putaran, kami pulang. Sementara pengunjung baru masih berdatangan. Wah, kayaknya orang-orang haus acara seperti ini. Harus lebih sering nih diadakannya. Tapi … dibuat lebih luas lagi areanya sehingga tidak berdesak-desakan. Juga mungkin bisa dipisahkan tempat makan agak berjauhan lagi sehingga yang makan dan yang menikmati stand bisa ada jarak. Tapi acaranya tetap sukses kok.

Selamat! Kapan lagi?


Hari-hari Yang Sibuuukkk

Beberapa hari terakhir ini memang saya menjadi super sibuk lagi. Banyak lah kegiatannya, tapi saya mau cerita 3 yang terakhir saja. Atau dua yang terakhir karena yang hari Jum’at sudah saya ceritakan sebelumnya.

Hari Sabtu cukup sibuk juga. Pagi hari memang tidak berapa sibuk tetapi menyiapkan ini dan itu. Siang harinya saya memberikan presentasi di Seminar Politeknik Telkom (di bagian Call for Papernya). Perlu diingat bahwa hari Sabtu, Bandung macet (kedatangan banyak tamu dari luar kota). Jadi perjalanan dari rumah ke Poltek Telkom itu memakan waktu lebih dari 1 jam, bahkan mendekati 1 jam 40 menit. Untungnya saya sudah memprediksi kemacaten ini sehingga saya berangkat lebih awal. Sampai di sana pas jam 2. Presentasi dimulai jam 2:30. Saya mendapat giliran yang ketiga.

Setelah presentasi selesai, waktu sudah menunjukkan jam 4 sore. Saya cepat-cepat masuk jalan tol untuk menuju kampus ITB. Saya harus cheksound untuk manggung di acara keesokan harinya (hari Minggu). Tempat panggungnya di plaza Widya. Tadinya checksound harusnya dilakukan jam 4 tetapi karena belum pada hadir (mungkin kena macet), akhirnya dilakukan jam 5 meski degan personil yang kurang komplit.

Tidak lama di sana, kami harus pindah ke Aula Barat untuk checkson main band malam harinya. Sesampainya di sana sudah maghrib dan nampaknya panggung sudah tertata. Tapi kami coba sedikit saja alatnya. Masing-masing tanpa perlu mencoba dengan sebuah lagu. Malamnya … kami manggung di acara reuni ITB 90.

Jam menunjukkan pukul 10 malam setelah selesai acara di sana. Beberes alat untuk persiapan berikutnya dan pulang menuju rumah. Sudah malam lagi dan tentunya sudah cape. zzzZZZzzz…

Cerita hari berikutnya, hari Minggu, di artikel lain ya? Soalnya sudah zzzZZZ nih


mau?


foto kemarin

maunya buat foto hari ini, tapi fotonya sebetulnya diambil kemarin. jadinya … foto kemarin.

diambil di jalan tol di sore hari, dari buah batu menuju pasteur (sebetulnya menuju ITB). main jepret aja pake kamera. hasilnya kurang maksimal sih. biar ah.

sementara yang ini adalah foto panggung tempat kami ngeband hari ini. foto saya ambil malam hari ketika mau manggung di aula barat :)


foto hari ini

selamat pagi …


BanDos akan tampil di Pasar Seni ITB

Ada titipan pesan dari rekan-rekan BanDos bahwa kami akan tampil di acara Pasar Seni ITB hari Minggu ini (10-10-10). Kami akan tampil jam 12:20. Kata pak Yopie … kerahkan mahasiswa untuk menonton :) hi hi hi. Kata saya sih kayaknya sudah banyak orang di sana. Jadi tanpa mengerahkan mahasiswa pun kayaknya sudah rame (orang yang pergi ke pasar seni).


Semalam di BSD City

Kemarin malam saya diminta untuk memberikan presentasi tentang security (security awareness) di Hotel Santika yang ada di BSD City. Rasanya saya pernah ke sana (ke German Center), tapi itu sudah tahunan yang lalu. Akhirnya saya putuskan untuk berangkat dari Jakarta jam 4 saja karena mengantisipasi macet. (Kemarin itu hari Jum’at dan sore pula.)

Benar juga saya berangkat jam segitu. Arus lalu lintas sudah padat. Saya putuskan untuk mengambil jalan tol saja; dari dalam kota menuju ke Jagorawi kemudian masuk ke Simatupang, dan terus sampai habis tolnya. Sore itu juga hujan deras, tapi mobil tetap ngebut.

Setelah tol yang ke Bintaro terlewati arus kendaraan mulai sepi. Untungnya demikian karena ada mobil di depan saya (3 mobil di depan) yang tiba-tiba menghantam batas tengah jalan. Dia kemudian berputar seperti baling-baling di tengah jalan (untung gak jungkir balik). Untungnya jaraknya jauh dari saya, sekitar 100 meteran jadi saya bisa ngerem dan tidak menghantam dia. Dan untungnya bagi dia adalah lalu lintas sepi. Kalau tidak, mungkin dia dihantam atau terhantam mobil lain. Nampaknya dia tidak apa-apa. Saya meneruskan perjalanan.

Sampai di BSD city cukup kaget juga dengan keramaiannya. Rame juga. Hotel Santika tidak terlalu sulit dicapai. Dia tepat di dekat mall Teras Kota. Sampai di sana dengan waktu yang luang untuk makan malam dan siap-siap. Makan malam dulu di Duck King. (Wuaahhh edun lah menunya!)

Acara presentasi saya dimulai jam 8-an karena menunggu peserta yang kena macet dari Jakarta menunju lokasi. Mereka berangkat dari Jakarta sudah lewat jam 5 sih, jadi sudah kena macet. Presentasinya ok juga. (Hi hi hi memuji diri sendiri.) Acara berakhir jam 10-an. Jam 10:30 malam saya mulai berangkat menuju Bandung.

Ternyata jalan tol ramai. Nggak bisa ngebut :) Sampai di Bandung jam 1:30 pagi! Tapi sempat berhenti dulu beli kopi di Lawton Coffee, km 72 Cipularang. Phew … Hmm… judulnya kayaknya gak cocok ya? Ah biar saja …


mau?

tahu isi … plus cengek (rawit). Saya sih gak mau, perut sensi … ini kebetulan lihat di kantin, langsung dipotret :)

atau yang ini? tahu sumedang yang saya beli di km 42 cipularang. asyik juga ngegayem sambil jalan … :)


Patah …

Anak saya pulang dengan membawa gitar dalam kondisi seperti ini …

Hik hik hik …

Untungnya gitar akustik satunya sudah kembali dari reparasi (baru kembali sehari sebelumnya!). Hadoh …


foto hari ini

tadinya mau mengejar cahaya (merah) pagi hari, tapi sudah terlanjur kesiangan (mendekati jam 6 pagi). sudah banyak cahaya lain. tapi biarlah.

selamat pagi …


mau?

kalau masih kurang pedas, tambah ini …


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 514 pengikut lainnya.