Sedang memikirkan slide (materi presentasi) tentang internet yang aman bagi anak-anak. Poin utama yang ingin saya sampaikan adalah bahwa hidup di internet itu sama dengan hidup di dunia nyata;
- don’t be evil (jangan berbuat jahat kepada orang lain, sopan santun);
- street smart (detailnya apa ya?);
- don’t talk to strangers (jangan memberikan informasi pribadi kita ke orang lain yang tidak kita kenal, hindari mengunjungi situs-situs yang tidak kita kenal);
- protect ourselves (lindungi diri dengan anti virus).
Apa lagi ya?
Kita tidak bisa menemani anak kita selamanya. Mereka akan bersosialisasi dengan teman-temannya dan bahkan akan berada di jalanan sendirian. Untuk itu kita harus bekali mereka dengan kemampuan untuk bisa menghadapi jalanan.


November 12th, 2010 at 5:26 am
street smart = pandai membaca sinyal (signage, directions, etc) sehingga ngerti action selanjutnya? -tita
November 12th, 2010 at 7:36 am
internet aman asalkan selalu didampingi oleh orang tua.. salam kenal gan, kunjungan balik ditunggu di sini http://ramlannarie.wordpress.com/ dan http://ramlannarie.blogspot.com/
November 12th, 2010 at 7:43 am
Mempersiapkan Mental bahwa yang ada di Internet harus Diambil segi Posotif di antara Negatif nya
November 12th, 2010 at 9:52 am
Prinsipnya, memandang internet itu bak “pisau bermata dua”, ada sisi negatifnya, tidak sedikit sisi manfaat positifnya. Agar dua hal ini dikedepankan dan langkah selanjutnya adalah mengoptimalkan sisi manfaat positifnya dan mengantisipasi dan mengelola (migasi) sisoi negatif yang terindikasi dan teridentifikasi
November 12th, 2010 at 9:57 am
Ralat : bukan migasi, tapi maksudnya “mitigasi” sisi negatif yang terindikasi dan teridentifikasi
November 12th, 2010 at 3:09 pm
Hati-hati terhadap phising atau situs2 jahat lainnya
November 12th, 2010 at 4:24 pm
Pah, sebenernya 4 itu udah cukup. In fact, 4 point itu udah cukup sulit untuk dipenuhi anak2 jaman sekarang. Susah untuk ngebuat anak2 ngikutin peraturan.
Saran tika sih… yg pertama, orang tua harus pasang website filter kalo anak2nya di bawah 18 tahun. Ini karena anak2 pikir mereka tau apa yg baik apa yg buruk, tapi sebenernya mereka ga tau. Tika admit ini.
Kedua, make a clear definition of who’s a stranger. Anak2 jaman sekarang berpikir kalo this is a world without stranger. “Kalo A temennya temen saya, saya boleh2 aja dong add A” pikir mereka. Dan yang lebih parahnya… di facebook dan blog, anak2 mempublikasikan private information, seperti no HP, email, foto2, etc. “That’s totally normal”. Itu cara pikir anak2.
Mendidik anak2 skarang itu really a CHALLENGE karena mereka udah terlalu pintar. Mereka bisa download segala macam game, bahkan dari situs2 yg ga jelas. Mereka bisa bikin website sendiri, pake HTML lah, upload mp3 bajakan. Dan banyak remaja yang udah punya blogshop.
November 12th, 2010 at 5:10 pm
@all, thanks atas maskannya.
@tika, iya tik. gak usah banyak-banyak dulu, fokus di 4 point itu dulu aja.
November 12th, 2010 at 10:21 pm
Setuju dgn Tika:
Pasang web filter utk anak2 di bawah 18 tahun.
- untuk anak2 yg masih kecil, pasang whitelist (jadi mereka hanya bisa jalan2 di situs2 yang pasti aman).
- untuk anak2 yg sdh lebih mengerti, pasang blacklist (jadi mereka bisa jalan2 ke banyak tempat, tapi nggak terjerumus ke situs2 yg salah).
nah, mudah2an setelah itu mereka jadi mengerti hal-hal yang baik dan tidak baik dilakukan di internet.
November 12th, 2010 at 10:43 pm
Nah, sekarang … kalau online games yang aman untuk anak-anak apa ya?
November 13th, 2010 at 4:50 am
rata2 online games sekarang itu memang agak dekat dengan pronografi dan kekerasan pak.
sekarang ini cukup sulit untuk membentengi anak yang mau bermain online games di luar.
mungkin kita bisa ambil sisi positifnya, misal :
1. untuk bisa mencapai impian kita harus bekerja keras (kalau dalam games naik level, dapet rare item.)
2.berjuang sendirian itu lebih sulit dibanding kita bekerjasama dengan orang2 di sekitar (kita nyerang musuh sendiri sulit, tapi kalau bareng jadi lebih ringan)
mungkin gitu ya pak.
-perkenalkan saya ibam, yang dulu jadi MC acara starity Vaganza
November 13th, 2010 at 12:36 pm
Di internet kt hrs bs memilah mana yg baik dan mana yg buruk, jd intinya internet yg baik utk anak2 adl yg tdk ada hal negatif.
November 13th, 2010 at 12:53 pm
pak budi, gimana dgn anak2 yg udah punya account facebook padahal term of use-nya menyatakan bahwa pengguna facebook harus berusia di atas 13 taun? jadinya anak2 itu berbohong ttg tanggal lahirnya. ironisnya, kadang2 malah orang tuanya yang membuatkan account-nya. emang masalah kecil dan menurut saya facebook relatif harmless, tapi tetep aja sepertinya ada yg salah
November 14th, 2010 at 10:12 am
Jadikan internet jalan cahaya… Jalan mencari ilmu pengetahuan yg bermanfaat (street smart) oke tuch!
Duh! Jadi kayak lagunya ADA Band aja