Archive Bulanan: Maret 2011

(bersemangat untuk) manggung malam ini

Saya sedang bersemangat untuk manggung malam ini (di Hotel Sawunggaling). Sekarang sedang menyiapkan lagu-lagunya. Akord sudah ditata oleh pak Ofyar. Tinggal diprint saja. Atau sebetulnya bisa dikonversikan ke PDF dan ditampilkan dengan menggunakan iPad seperti yang dilakukan oleh Adi. Hmm… Latihan bentar ah sebelum berangkat latihan futsal.

Jreng.


Kisah Seekor Cicak

Seekor cicak terlihat lemah. Sementara di sekitarnya banyak nyamuk yang gemuk-gemuk. Sang cicak tidak begitu bersemangat.

“Hai cicak, mengapa engkau lemah?”
Saya lapar. Sudah lama belum makan“, jawab sang cicak.
“Hah? Bukankah disekitarmu banyak nyamuk? Apakah engkau tak bisa menangkap nyamuk lagi?”
Aku bisa menangkap nyamuk, tetapi nyamuk ini tidak bisa kumakan
“Kenapa, wahai cicak?”
Karena mereka menghisap darah dari orang yang mendapat nafkah dari cara yang tidak halal. Aku takut darah itu menjadi bagian dari diriku


Hanging low …

[taken on the way to Jakarta]


Apa iya world class?

Kampus-kampus di Indonesia ingin menjadi world class university. Perusahaan telekomunikasi ingin menjadi world class operator. Kemarin saya mencari orang-orang IT (atau bidang  teknis lainnya) yang world class. Sebenarnya apa definisi dari world class ya? Dan, apakah kita ini memang world class?

Sebagai contoh, jika Anda memiliki kemampuan programming Java dan PHP, apakah memang kemampuan (skill) programming Anda itu world class? Apa bedanya dengan yang sekedar ikut kursus pemrograman singkat?

Saya tidak ingin meremehkan kemampuan kita-kita. (Saya tahu ada beberapa orang yang memang world class.) Saya justru ingin agar kita percaya diri, tetapi apakah kita ini benar-benar world class? Kan lucu kalau mengaku world class, padahal hanya RT/RW class. he he he.

Bagaimana?


An evening with Bandos

Bandos (band dosen ITB) akan manggung di Dacosta Cafe, Bandung.

Tanggal: 12 Maret 2011
Waktu: 19:00 – 22:00 (malam Minggu)
Hotel Bumi Sawunggaling
Jalan Sawunggaling no 13
Bandung 40116

Diharapkan datang, makan di sana (bayar sendiri-sendiri tentunya, hi hi hi), dan yang paling penting melihat dan mendengar Bandos.

Be there or be square … :)

Kalau nanti memang sukses, ya mungkin bisa dilanjutkan menjadi rutin.


Ujian Online

Saat ini (ketika tulisan ini saya ketikkan), sedang berlangsung ujian online untuk kelas security saya. Ujian – sebetulnya quiz – dilakukan dengan menggunakan Learning Management System (di ITB saya megngunakan layanan blendedlearning) berbasis moodle.

Kelas saya bagi dua karena jumlah mahasiswa (149) melebihi jumlah komputer yang tersedia (100). Di kemudian hari saya ingin mencoba memberikan ujiannya melalui handphone, dan sebetulnya sistem sudah bisa diakses melalui handphone. Waktu untuk mengerjakan kuis adalah 30 menit. Soal terdiri dari multiple choice dan mengisi sederhana.

Hanya ada satu glitch saja, yaitu ada soal yang ada jawabannya tapi tidak ada pertanyaannya :)   Selain itu semuanya berjalan dengan smooth. Tahun lalu kami punya masalah dengan kinerja server yang ngehang waktu banyak mahasiswa menggunakan layanan ini. Sekarang sudah tidak lagi. Hore…

Masalah yang mungkin perlu saya perhatikan adalah dalam hal membuat soal. Akan susah membatasi akses ke internet dan tentunya search engine. Jadi soalnya yang harus bisa open book :)


Fonts untuk slides

Saya lagi mencari alternatif fonts untuk slides. Sudah mulai bosan dengan Georgia, Cambria, … dll. (Arial sih menyebalkan ha ha ha.) Ada usulan? Maunya fonts yang sans serif ya.

Hoi … orang desain, tuluuunggg…  Sekarang saya mau browsing di slide share dulu ah.


Memberikan Kuliah Audit IT di IT Telkom

Minggu lalu saya diminta untuk memberikan sedikit kuliah tentang Audit IT di IT Telkom. Meski badan sedang tidak begitu fit, saya sempatkan juga ke sana. Kelas berjalan ok, meskipun jarang yang bertanya. Malah sekarang saya terima email pertanyaan dari mereka :) hi hi hi

Nah, ini dia materi presentasinya (di scribd dan di slideshare). Sementara foto kelasnya ini …


to catch the sun …


Menjual Kompetensi Indonesia

Gak bisa tidur karena terlalu excited memikirkan kelanjutan dari pertemuan kemarin. (Ya, kemarin karena sekarang jam 2 pagi sehingga secara teknis sekarang sudah hari berikutnya. hi hi hi.) Saya ingin menunjukkan kepada dunia betapa hebatnya manusia-manusia Indonesia. Mungkin tidak semua, tapi cukup banyaklah yang hebat. Cukup untuk menjadi penarik atau pemicu.

Ada banyak cerita yang ingin saya tuangkan. Akibatnya saya tidak bisa tidur. Maka ngeblog-lah saya. hi hi hi.

Yang pertama ingin saya tulis adalah apakah memang benar Indonesia memiliki SDM yang excellent?  (Khususnya yang terkait dengan bidang teknologi.) Kayaknya saya bisa mengatakan iya. Percayakah saya terhadap itu? He** yes! Saya melihat diri saya sendiri dan rasanya kualitasnya tidak kalah dengan orang lain di dunia. he he he, muji diri sendiri. Apakah ini too good to be true?

Tentu saja kita masih punya masalah untuk lebih banyak menghasilkan SDM yang world class. Bagaimana memotivasi anak muda agar mereka mau meraih tingkat kemampuan teknis yang lebih tinggi ya?

[Sorry kalau tulisannya agak convoluted. Maklum, jam 2 pagi. hi hi hi.]


Kemampuan Teknis (orang) Bandung?

Saya baru selesai diskusi (informal meeting) dengan Steven Koltai, Senior Advisor for the US State Department, in charge of Global Entrepreneurship program. Dia datang khusus dari Jakarta untuk ketemu saya. Saya ajak ngopi di Oh La la Dago Plaza saja. Saya dijemput di kampus ITB pakai Alphard bernomor CD :)

Dia menjelaskan misinya, yaitu adanya keinginan Amerika untuk membantu beberapa negara dalam mengembangkan entrepreneurship karena ada kekhawatiran akan timbulnya pengangguran intelektual. (Dan ini artinya kekacauan.) Indonesia merupakan salah satu negara yang mendapat perhatian. Nah, untuk itu dia datang mencari informasi mengenai situasi di Indonesia.

Saya kemudian menceritakan mengenai diri saya (kenapa kok dia disarankan ketemu saya – hi hi hi). Kemudian saya bercerita mengenai potensi SDM kota Bandung, khususnya di bidang teknologi dan seni (yang terkait dengan kreativitas). Salah satu pertanyaan yang masih teringang di telinga saya adalah:

Sejauh mana kemampuan teknis SDM Bandung? Apa memang excellent? Kelas dunia?

Wah, saya ingin menunjukkan bahwa kualitas SDM kita itu world class. Saya ingin tunjukkan kemampuan mahasiswa saya di ITB, yang technical skill-nya luar biasa. Ada yang jagoan di bidang IC design, ada yang di bidang robotics, dan seterusnya. Ini baru yang di ITB. Saya ingin juga menunjukkan yang di perguruan tinggi yang lain, tidak terbatas ke ITB atau Bandung saja. Gemes juga ditantangin kayak gitu. he he he.

Kayaknya saya harus buat daftar karya teknis orang-orang Indonesia ya? (Mungkin bisa di kampus, tempat riset, dan bahkan di perusahaan.) Hanya untuk menunjukkan bahwa kita hebat juga lho dan sepantasnya masuk di radar dunia.

Bulan July (atau Juni? wah catatan saya ada di Mac yang lagi off, nanti saya update) akan ada rombongan venture capital sungguhan (dalam artian mereka yang mendanai Google, dan sejenisnya) datang ke Indonesia. Saya akan tunjukkan kepada mereka kemampuan kita.


(Tidak) bolos nulis

Saya baru sadar bahwa kemarin saya tidak menulis (posting) di blog ini :( (  Wah, jadi bolong di postaday2011. Sebenarnya saya tidak bolos menulis, karena saya menulis juga tetapi tempatnya di layanan blog ITB. Di sana saya membuat blog baru: blogs.itb.ac.id/rahard

Tapi memang kemarin itu saya tidak begitu sehat. My body was not delicious. he he he. Belum lagi ada beberapa kegiatan yang menyibukkan diri saya sehingga akses ke wordpress tidak bisa saya lakukan. Akibatnya saya bolos nulis di sini. Punten ah …

Mudah-mudahan saya tidak bolos di sini lagi :) (dan juga nulis di blog-blog lain? wah…)


(persiapan) Menguji Mahasiswa

Sekarang ini di kampus kami sedang masanya sidang tugas akhir / thesis. Artinya saya akan menguji beberapa mahasiswa. Besok ada satu yang akan saya uji.

Bagi saya menguji mahasiswa ini agak berat juga karena (1) harus membaca tulisannya (padahal saya sudah terlalu banyak membaca akhir-akhir ini sehingga agak muak he he he) dan (2) harus memberikan penilaian. Tidak mudah keduanya, tetapi itu tetap harus saya lakukan. Oh well…

Kadang mahasiswa mengira bahwa dosen yang menguji hanya santai saja menguji. Padahal, si dosen juga harus kerja keras. Eh, tapi jangan-jangan dosen lain gak gitu ya? Datang, duduk, tanya (atau ngomel), kasih nilai, terus pulang.  Hmm… kayaknya boleh dicoba? he he he.

Terakit dengan kesibukan saya… Perlu persiapan inilah yang membuat saya juga banyak menolak permintaan untuk memberikan presentasi, seminar, kuliah umum di beberapa tempat. Masalahnya itu ada di persiapan.


mau?


(I will guard you) forever

[photo taken a few minutes ago in the backyard]


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 514 pengikut lainnya.